Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat

Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat
Proses pengobatan Feng yin


__ADS_3

Dalam ruangan yang luar tercium bau obat yang menyengat dan para pelayan bolak balik membawa pakian juga membawa baskop membersihkan darah yang berjujuran di mulut feng yin.


Dan tak kalah paniknya Xiao fei, merawat feng yin dengan menutikan air mata, banyak pelayan yang belum mengenal gadis itu dan hanya diam tidak berani bersuara.


Xiao fei memfokuskan dirinya dalam pembuatan pil, khusus menyelamatkan hidup feng dengan energi murni dirinya, dan hanya bisa dibuat dengan energi murni.


Xiao fei menitikan air matanya saat memasuki tahap terakhir pemurnian, melihat feng yin tambah parah, pelayan disana juga sangatlah cemas, darah dari mulutnya keluar terus menerus tanpa henti.


" Nona, pendarahan tuan muda, tak kunjung berhenti! apa yang harus kami lakukan!" semua pelayan disana yang panik melihat darah terus keluar dari mulutnya.


Boommmm


Breakkk


Suara ledakan terdengar begitu keras hingga Xiao fei terlempar dan Pil sudah di padatakan bersinar terang, berati pilnya sudah jadi.


" Agrhhh" erangan Xiao fei mulutnya berdarah dan melindungi pil itu dari ledakan tungku yang tak sanggup menahan kekuatannya.


Xiao fei perlahan berdiri dan melangkah maju ke arah feng yin yang di bantu oleh beberapa pelayan.


Terlihat keadaan feng yin tak begitu bagus,bibir yang membiru, Badan sedingin es lalu sepanas api neraka dan darah keluar dari mulutnya.


Uhukk....Ini tak begitu bagus, Dengan keadaan kak yin seperti ini, tidak bisa meminum pil ini dan menyerap khasiatnya...kekuatan murni nya saat ini sangat sedang berantakan, dia butuh orang yang membantunya, tapi siapa?, batin Xiao fei yang mengkerutkan dahinya sambil melihat keadaan feng yin yang begitu bertambah parah.

__ADS_1


Tiba-tiba terlihat seseorang yang ada dalam pikirannya " Kak Bai, benar diaa..."Xiao fei langsung berjalan keluar kamar dan mencari keberadaan kakaknya itu.


Kreakk


Banyak orang melihat arah pintu yang terbuka, sedangkan Xiao fei sibuk mencari keberadaan kakak angkatnya itu.


" Kak, ikut denganku dan kalian semuanya!" perintah Xiao fei menarik tangan Hei Long masuk kamar Feng Yin dan disusul oleh yang lainnya.


Saat mereka masuk ke kamar kaget melihat tempat tidur feng yin yang berlumuran darah dan terlihat semakin parah.


" A fei, apa yang bisa aku bantu" Hei Long melihat tuannya yang semakin parah.


" Kak, kau bantu Kak Yin dengan menyalurkan kekuatannya seperti pernah yang dilakukan dulu dan untuk kalian ber 4 tolong dukung dengan menggunakan kekuatan kalian saat kakakku sedang menyalurkan kekuatannya ke Kak yin! kalian paham?!" Xiao fei yang memberikan arahan dengan secara detail.


" Mulai" perintah Xiao fei


Wushh


Hei Long berada di belakangnya feng yin, menyalurkan kekuatannya di tubuh feng yin dan dikudung oleh banyak orang disana.


Sedangkan Xiao fei hanya melihat dengan cemas dan mengenggam tangannya ke depan, sedangkan Chang yi ingin menolong gurunya tapi dengan kemampuan saat ini tak mungkin


Chang yi juga mulai berpikir, perkataan orang tua angkatnya benar, guru sedangkan melakukan hal sesuatu hingga terluka seperti itu dan mungkin menyerahkan aku berlatih dengan orang lain, karena guru sedang melakukan hal yang penting hingga sampai ingin merenggut nyawanya.

__ADS_1


" Guru harus baik-baik saja, aku belum melakukan sesuatu untuk guru" lirih Chang yi pelan melihat pemandangan gurunya kesakitan.


Xiao fei mendengar seperti suara bisikan yang terdengar pelan yang sayu namun terdengar sangatlah jelas dan xiao fei langsung menengok kebelakang, ternyata ada anak kecil yang sedang menangis. Xiao fei melihat itu langsung menghampiri bocah itu.


"Nak apa kau murid dari feng yin?" jongkok berhadapan dengan Chang yi dan berusaha tersenyum senyata mungkin.


Chang yi hanya bisa menganggukan kepala dengan pelan dan mengusap air mata miliknya sendiri.


Xiao fei langsung memegang tubuh Chang yi, lalu menatap wajah Chang yi dengan lekat tapi penuh dengan rasa ke ibuan.


" Pasti kamu sangat hebat, hingga Kak Yin menerimamu sebagai muridnya" Xiao fei mengelus lembut yuwen.


Yuwen menggelengkan kepala dengan mata tertutup " Aku bahkan belum di ajari guru...tapi aku tahu, guru pasti memiliki hal yang begitu besar dan juga guru memiliki tanggungjawab di alam semesta" yuwen yang berusaha tegar tak menangis


Memiliki tanggungjawab di alam semesta, apa maksudnya? apa yang terjadi sebenarnya!, batin Xiao fei bertanya tanya.


Xiao fei berusaha mengendalikan dirinya, fokus menghibur murid kekasihnya, bagaimanapun proses penyerapan pil itu lumayan menyakitkan.


" Kak Yin, dari dulu suka menolong orang lain tanpa memperdulikan dirinya sendiri, bahkan kekuatannya sangatlah tak tertandangi di alam bawah dan tengah! bahkan Kak yin tidak memiliki murid sebelumnya, aku sungguh iri padamu bocah" Xiao fei tersenyum ke arah yuwen dengan iri yang tergambar di matanya.


boommm


Xiao fei mendengar suara keras langsung menengok kebelakang terlihat proses penyerapan pil itu sudah selesai dan terlihat wajah pucat feng yin agak berkurang, hanya saja banyak banyak keringat di wajahnya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2