Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat

Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat
Pavilium Bunga


__ADS_3

Tiba-tiba Bai zhi berhenti dan sontak langsung kepada Xiao fei terbentur di punggung Bai zhi dengan lumayan keras.


" Aduhh Bai zhi kenapa kau berhenti" keluh Xiao fei.


"Kau lihat sendiri" balas singkat Bai zhi.


Lalu Xiao berjalan ke arah samping Bai zhi disuguhkan dengan pertengkaran yang lempar lembaran makanan sungguh di luar ke normalan.


Biasanya saat bertarung menggunakan kekuatan mereka punya atau menggunakan pedang atau yang lainnya tapi yang di lihat lempar lempar makanan.


"Xio-..."


Boommm


"Fei jangan membuat onarr" lanjutan ucapan Bai zhi namun terlambat.


Kini pertengkaran lempar lempar makanan mereka berhenti karena Xiao menggunakan kekuatannya untuk memecahkan pertempuran itu.


" Kau gadis sialan..." ucap pemuda itu.


" Kami sedang bertengkar kenapa kau menghalangi kami hah?" sahut pemuda lainnya.


"Kalian bertengkar? yang aku lihat Kalian seperti sedang bertengkar seperti gadis kerajaan bukan pemuda" ucap Xiao fei yang membuat mereka terbakar emosi.


" Kauuu"


" Aku berbicara sejujurnya... jika kau laki-laki Kalian pasti bertarung dengan kekuatan bukan melempar makanan bahkan mengotori tempat ini" celetuk Xiao fei dengan percaya diri.


Hahhhh, sepertinya aku harus membereskan ini tanpa bantuan tuan muda, batin Bai zhi yang resah dengan sahabatnya ini.


...----------------...


Terlihat Feng yin berjalan jalan dan menemukan pavilium bunga atau rumah bordil terbesar di kota Qin Qun dan langsung masuk ke dalam rumah bordil disambut dengan senang.


" Ahhh tuan muda, marii masuk" ucap pemilik rumah bordil dengan menggoda itu


" Aku pesan kamar" ucap feng yin dengan dingin


" Baik, silahkan ikuti denganku tuan muda" ucap pemilik rumah bordil.


Feng Yin mengikuti pemilik bordil dibelakangnya sampai dilantai 3 dan dikamar mewah elegan khas zaman dulu.


" Tuan tunggu disini saya akan menyuruh pelayan mengambil makanan dan cemilan juga arak yang berkualitas" ucap pemilik rumah bordil pergi


" Nyonya... aku disini hanya mencari informasi" ucap feng yin dengan singkat.


" Panggil saya Ling'er, saya akan membawa seseorang yang bisa menjawab semua pertanyaan anda tuan muda" ucap nyonya ling.


Feng Yin hanya bisa menunggu Dan berkeliling kamar yang sambil menunggu pemilik pavilium bunga ini.


Penginapan Mawar


Bai zhi langsung menarik tangan Xiao fei untuk mencari tempat duduk agar tidak bertambah masalah.


" Bai zhi kau kenapaa menarik ku aku belum selesai" teriak Xiao fei yang keras.


breakkk


" Jika tuan tahu ... masalah ini mungkin akan jadi panjang, tapi sanalah jika kau tak peduli" ucap Bai zhi yang acuhh


" Lagi pula fengyin masih diluar sana bahkan tak tahu kapan dia kembali.... biarkan aku pergi yahh" ucap Xiao fei dengan sembrono.

__ADS_1


" Pergilah..." ucap ketuss Bai zhi


" Gadis sialan kau kemariiii, dasar ******" ucap pemuda yang berpakaian mewah dengan nuansa berwarna merah hitam.


" Dasar Gadis penakut" balas pemuda berpakaian mewah dengan nuansa berwarna hijau.


" Oke aku datanggg" ucap Xiao fei dengan nada tengilnya.


Xiao fei berjalan ke arah mereka berdua dengan gerakan yang cepat dan 2 pemuda tidak takut karena mereka berpikir bahwa Xiao fei hanya wanita arogan kaya saja tidak lebih dari itu.


Xiao fei langsung menarik kursi dan langsung menduduki dengan berhadapan dengan mereka dan menyilangkan kakinya.


" Mau bertarung?" tawar Xiao fei sambil merebut teh seseorang.


" Kau hanya seorang gadis arogan kenapa aku tak berani?" ucap pemuda itu


" Kalian siapa bagaimana kalian tahu aku seseorang gadis manja dan arogan?" ucap Xiao fei dengan percaya diri.


Sepertinya gadis ini belum pernah melihat tatapan naga yang sedang marah, baik liat nanti. batin Bai zhi.


" Ck -...." ucapan Xiao fei terpotong dan melihat ke arah Bai zhi.


" PELAYANNNNNN TOLONG ANTARKANNNN MAKANAN YANG BISA DIMAKANNNNN SEKARANGGG HMPHHH." Teriak Bai zhi yang mentap ke arah Xiao fei yang tajam seperti ingin melahapnya.


" Ahhh-.... ehh...i-iyaa tuan Mmohon dittunggu" balas pelayan dengan gemetar.


Deghhh


Gluggg


Oh sepertinya aku harus menyelesaikan ini dengan cepat, liat tatapan Bai zhi seperti ingin menyantapku dengan hidup hidup, batin Xiao fei dengan gemetar pasalnya belum pernah merasakan ini saat feng yin disekitarnya.


" Aku ini Tuan muda klan Yi tertampan, Yi lang" ucap pemuda ber pakaian warna merah


" Heh, mengandalkan keluarga. Cihh... pengecut" Cibir Xiao fei yang didengar Yi lang dan Xin Yu.


Dengan emosi Yi lang melepaskan kekuatan ke arah Xiao fei Namun ditangkis dengan gampang dan disusul Xin Yu lagi lagi ditangkis dengan gampangnya.


" Kalian terlalu lemah bagiku" ucap Xiao fei sambil menyeruput teh


" Kauuuu" ucap mereka kompak lalu menyerang ke arah Xiao fei dengan Aura pedang mereka dan Xiao fei terbang menghindar.


" Kalau ingin dengan kekerasan maka aku tak sungkan lagi" ucap Xiao mengeluarkan pedangnya.


Pertengkaran mulai terjadi dan membuat kekacauan, kerusakan yang besar disana membuat Bai zhi yang geram.


Bai zhi mulai meramal mantra dan mulai mengucapkan beberapa perkataan lalu menerbangkannya.


bruggg


booomm


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pavilium Bunga


30 menit kemudian....


Feng Yin memutuskan untuk duduk saja dan menuangkan teh tak lama saat meminum tehnya lalu tiba-tiba kupu kupu Spiritual menghampiri feng yin.


Tuan, cepat selesaikan urusan anda!!! aku tak bisa mengendalikan suasana disini

__ADS_1


" Masalah apa lagi yang terjadi kepada mereka sampai Bai zhi tak bisa mengendalikannya" gumam feng yin


kreakkk


" Maaf tuan apa lama?" ucap Ling'er membawa seorang gadis membawa alat musik dan di belakangnya ada seorang pelayan membawa makanan, cemilan dam arak.


" Tidakk" ucap feng yin yang sambil minum teh.


" Silahkan nikmati tuan" ucap pelayan yang meletakkan makanan


" Hmmm"


" Tuan muda apa boleh tahu siapa nama anda? biar memudahkan saya memangi anda" ucap nyonya ling'er dengan sopan.


" Feng Yin" ucapnya dengan nada yang jelas.


" Tuan Feng silakan nikmati dan Cai'er tolong layani tuan muda ini dengan baik" ucap Ling'er pergi.


Cai'er mulai memainkan masiknya dengan merdu dan feng yin menikmati dengan baik sebelum menanyakan dengan baik.


" Nona Cai'er apa yang kau ketahui tentang kota ini" ucap Feng yin sambil menuang 2 gelas arak.


" Aku hanya tahu bahwa banyak tahu bahwa kota Qin Qun mempunyai banyak aula pelelangan, penggoda kultiviasi dan makam pedang"


" Dimana letaknya?" ucap singkat feng yin.


" Jika aula pelelangan ada 2 sekitar sini semuanya memiliki kualitas yang baik, penggoda kultiviasi ada dekat sekte bulan sabit bukan dekatnya tapi sampingnya sedangkan makam pedang ada di belakang kerajaan ini tepatnya belakang istana dingin" ucap Cai'er dengan teliti sambil memainkan musik.


Feng Yin berjalan ke arah Cai'er dengan membawa 2 arak untuk dirinya dan Cai'er yang sedang memainkan musik merdu.


" Nona terimakasih atas musik penggoda ini dan ini arak untukmu" ucap feng yin


tingg


Bagaimana tuan muda ini tahu kalau aku memainkan musik penggoda ini, batin Cai'er yang bingung


Feng Yin setelah memberikan arak kepada Cai'er lalu pergi duduk dan bergegas ingin kembali tapi di belakang ada yang memeluk dirinya.


" Tuan kenapa buru buru? Aku disini untuk melayanimu bukan?" Bisik ke telinga dan meraba raba ke perut, dada bahkan sampai menyentuh situ 🙂.


Feng Yin menghela nafas panjang dan dengan cepat mencengkram tangan Cai'er dengan kuat dan membanting ke dinding.


" Kau jangan menggodaku, aku tidak akan tergoda kepadamu"


Breakk


" Ini 3 batang emas 2 untukmu dan 1 untuk sewa kamar, makanan" ucap feng yin pergi dengan menghilang.


" Pria sialan.... tapi dia Menawan, saat kita bertemu kembali aku tak akan melepaskanmu" ucap Cai'er yang mengambil 2 emas itu.


Feng Yin kini berjalan ingin langsung penginapan tapi melihat toko baju memutuskan untuk mampir terlebih dahulu.


" Tuan anda perlu apa?" ucap pelayan disana


"Aku perlu pakaian Pria 2 set dan wanita 1 set yang terbaik" ucap feng yin


Pelayan disana langsung mengambil pakaian rekomendasi dan terbaru feng yin melihat itu langsung membelinya.


Kini Feng yin memutuskan kembali dan memasukkan pakaian itu di cincin ruang penyimpanan tapi saat sampai di penginapan itu sangat sepi harusnya saat sore akan ramai pengunjung tanpa berpikir banyak langsung masuk.


Saat masuk feng yin di kagetkan dengan suasana sepi, tindakan Xiao fei, Bai zhi yang sedang makan namun dengan aura naga marah dan tindakan Xiao fei membuat pelayan disana takut.

__ADS_1


" Ada Apa ini?" ucap feng yin yang dingin.


Bersambung .....


__ADS_2