
boom
" Guru, apa ini" ucap Chang yi sambil memegang dahinya.
Feng Yin langsung kembali lagi ketempat duduknya berada " Itu simbol kau muridku yang sesungguhnya dan juga simbol pelenyap bagimu jika kau berniat berkhinat, jadi apa kau takut ?" tanya feng yin dengan aura yang mencekam.
Chang yin menggelengkan kepalanya dengan cepat dan percaya diri " Yin'er tidak takut, guru " ucap dengan tegas.
" Semangatmu aku suka" ucap feng yin dengan tersenyum ramah membuat aura diruangan disana kembali dengan semula.
" Namaku feng yin, Aku Dewa semesta yang baru" ucap feng yin memperkenalkan diri.
" Aku tidak berniat menjadi pahlawan dengan memperlihatkan wajahmu, aku sudah berjanji pada Dewa leluhur, aku akan menjaga seluruh alam dan tak menampakkan identitas asliku" ucap feng yin memberitahukan tentang dewa leluhur dengan nada tanpa beban. sedangkan Chang yin tak percaya memiliki guru seorang nomer 1 di seluruh alam itu membuatnya hampir pingsan.
Dengan perintah feng yin semua bawahan keluar dari simbol feng yin dan membuat Chang yin mengeluarkan pedang namun di hadang oleh bai hu.
" Mereka adalah bawahanku, Anak itu adalah muridku. kalian perkenalkan diri kepadanya, jangan membuatnya takut." ucap feng yin dengan tenang.
Bai hu yang semulanya telah duduk kini langsung berdiri menuju ke arah mereka bertiga
" Saya Jinzi,Kura emas"
"Saya Bai Yi Ular putih"
"Saya Mei Li Rubah 9 ekor biru"
"Saya Bai Hu harimau putih, kau sudah mengenalku Chang yin"
Ucap mereka memperkenalkan diri dan menghormati murid tuannya, walaupun mereka tak tahu apakah akan anak di depan meraka, akan membantu tuannya dimasa depan atau tidak.
" Saya Chang Yin, senang bisa bertemu dengan para senior semuanya" ucap Chang yin dengan menunduk hormat.
__ADS_1
Mereka ber 4 hanya bisa tersenyum untuk membalasnya dan mereka beralih kepada feng yin saat ini.
Feng Yin langsung mengibaskan tangannya dan memperlihatkan sebuah 2 gambar perempuan dan laki-laki.
" Guru mereka siapa?" tanya Chang yin dengan sopan.
" Yang laki-laki itu adalah tangan kanan ku Bai zhi, naga hitam"
" Sedangkan perempuan itu Xiao fei, yang sudah lama mencintaiku tapi pura-pura tidak menyukai ku setiap saat. mereka kini ada di alam menengah dan aku sudah mengurung mereka harusnya sekarang sedang kultiviasi" sambung feng yin memperkenalkan mereka dengan secara virtual.
4 Dewa monster kaget mendengar kata. 'Naga Hitam' siapa yang tak mengenal kehebatan naga Hitam, tak ada moster manapun berani melawan naga emas apalagi naga Hitam mereka tak berani.
" Aku ingin kalian melakukan se-....." ucap feng yin terpotong
brukkk
boomm
" Siapa kalian?" teriak pelayan
braukkk
Terdengar suara pelayan melihat orang datang dan menghadang namun suara pertarungan sangat sengit.
" Apa yang terjadi??"
" Mari lihat apa yang terjadi" sambung feng yin langsung keluar dari ruangan.
Banyak barang barang yang telah disusun rapi rapi serta taman bunga yang di siapkan oleh bai hu hancur berantakan.
brukkk
__ADS_1
Terlihat pelayan melakukan 2 sosok itu dengan sengit dan membuat membuka celah kelemahan mereka.
" Bai hu, pilihanmu memang sangat bagus!!! bahkan para gadis itu sangatlah ganas" melihat pemandangan pertempuran antara laki laki dan perempuan membuat mengingat momen saat bersama bai zhi dan xiao fei membuatnya rindu.
" Berkat Chang yin juga tuan" ucap Bai hu yang seperti biasa selalu merendah.
Feng Yin melihat mereka langsung menggunakan topeng dan hampir lupa, bai hu juga melupakan itu untung saja feng yin tak lupa.
bommm
2 pria utama dan bawahannya sudah dikalahkan 3 gadis dengan mudah " Bagaimana performan kami tuan muda?" ucap salah satu pelayan dengan bangga nya.
" Sangat bagusss" ucap fengyin dengan tersenyum ramah.
bruggg
wushhh
3 gadis pelayan langsung terhempas berbagai arah dan menyebabkan memuntahkan darah segar dari mulut mereka" uhukkkk.. aggrhhh" lirih mereka mengeluarkan darah dari mulut mereka ber tiga.
berbagai tempat dan 4 monster dewa langsung mengelilingi feng yin dan Chang yi untuk melindungi.
muncullah 2 pria dari atas dan turun kebawah bai hu menurunkan kewaspadaan karena tahu kekuatan mereka berdua tak sebanding dengan dirinya.
" Chang yin, cepat bantu para pelayan sedang terluka itu" perintah Bai hu dengan memberikan 3 botol kepada Chang yin langsung pergi.
" tuan xu shen dan tuan Zhao fan, kenapa anda bisa datang kemari? dan melukai orang ku? sungguh semakin ingin membunuh kalian!!!" geram feng yin melangkah maju dan pria yang di hajar tadi langsung melangkah kebelakang mereka berdua itu.
" Apa tuan weiheng, ingin membunuh kami?" tanya xu shen dengan asal asalan yang sedang tak paham tengah jatuh dalam Jurang tak berujung.
" Benarr!!!! sebenarnya aku sudah lama ingin membunuh kalian, karena datang menanyakan identitasku, aku tak suka orang mencari informasi diriku dan harusnya kalian tak tahu tentang itu!!!" ucap feng yin dengan rasa ingin membunuh.
__ADS_1
" Tuan, serahkan pada Jinzi , sudah lama aku ingin bertarung" ucap jinzi yang meregangkan badannya dan maju.
Bersambung.....