Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat

Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat
Tubuh Dewi Es


__ADS_3

" Harumnya, kau bisa masak Xiao fei?" tanya Bai zhi dengan polosnya.


" Heyy, aku pernah memasak buat kalian 5 tahun yang lalu, dasar naga kejam!!!" ucap Xiao fei dengan kesal.


kini Xiao fei membelah dagaing kelinci agar mereka mudah untuk memakannya dan disamping itu ada buah sebagai penyegar nantinya.


" Xiao Fei, kauuu..... kenapa bisa tahu aku seorang naga?" tanya Bai zhi yang menatap mata Xiao zhi dengan intens.


" Karena paman xu memberitahuku, dan selalu seperti itu" ucap Xiao fei.


Deghh


" Lalu tentangku apa yang paman cerikan tentangku?" tanya feng yin.


" emmm Tidak ada hanya 1 saja"


" apa itu?"


" Kau gagal 20 kali di air terjun" ucap Xiao fei yang sedikit terkekeh.


" Ah baiklah "


Mereka mulai menyantap kelinci bakar lalu menikmati api unggun serta bercerita satu sama lagi dengan sambil memakan buah yang baru di petik.


Dan malam mulai larut angin malam mulai semakin dingin dan embun mulai padat dan bertebangan diluar goa. Mereka memutuskan untuk tidur agar siap untuk hari esok.


...****************...


Hutan kematian


Mentari pagi kini sudah tiba tapi bedanya di hutan itu matahari tidak bisa masuk sama sekali hanya ada rasa hangat saja. dan mereka bertiga sekarang sudah bangun dari tidurnya. Mereka sedang bersiap siap untuk menghadapi sidang petir beserta kenaikan alam.

__ADS_1


" Ayo berangkat....." ucap feng yin


mereka mengikuti feng yin yang menelusuri hutan. Hingga, sampai di tempat luas tidak ada pepohonan dan hanya ada 1 buah batu halus rata disana.


" Tempat yang sangat cocok" ucap mereka bertiga dan kompaknya.


" Xiao fei kau mulai dulu" ucap.feng yin


Tanpa berdebat Xiao fei melangkah menuju baju itu dan mulai membuka segel kekuatan dan akhirnya dapat memicu petir.


" Aku siapp" teriak Xiao fei


jdearr


jdrarrr


bommm


jdearrr


petir itu menghantam tubuh Xiao dengan ganas dan membuat beberapa bagian bajunya sobek seketika. bahkan membuat dirinya memuntahkah darah segar dari dirinya. Petir dibagi menjadi 5 ; petir putih, petir merah, petir biru, petir emas dan petir hitam.


" Petir biru?? bagaimana bisa muncul" ucap Bai zhi.


" Hanya orang mempunyai fisik istimewa yang berhak menerima petir itu dan bahkan petir itu dijuluki srigala biru!!! yang keganasan sama seperti srigala"


"Agrhhhh..... 2 petir lagii..... Xiao fei kau ... harus menahannya...." ucap Xiao fei yang penuh darah dibajunya.


jdearrr


" Ahhhkhhhh" teriak Xiao fei

__ADS_1


" Xiao feiii" teriak Bai zhi


" Bai zhi kkkkauuu... jangan khawatir akhh... aku bisa melewatinya" ucap Xiao fei dengan senyuman percaya dirinya.


Feng Yin menarik tangan Bai zhi agar tidak menuju ke arah Xiao fei saat ini " Bai zhi, jangan lakukan itu kita harus percaya pada Xiao fei. Aku tahu dia bisa" ucap feng yin


Dan Xiao fei mencoba berdiri dengan tegak dang menghela nafas disembarang sana terlihat Bai zhi yang cemas dan feng yin, walaupun wajah dingin feng yin sangatlah datar tapi dalam hatinya dia paling cemas dan menyiapkan sebuah pil untuk berjaga jaga.


" Mariilah... petir terakhirku...." ucap Xiao fei.


petir itu berubah menjadi petir emas dalam seketika dan mulai menghantam tubuh mungil Xiao fei.


jdearrr


boom


seketika feng yin terbang menuju ke arah Xiao fei dan langsung memasukkan pil tersebut ke mulut Xiao fei dengan menyalurkan tenaga dalam untuknya.


" Feng Yin, maafkan aku jadi merepotkanmu lagi haha" lirih Xiao fei dengan sudah tak bertenaga dan fengyin menggendong tubuh Xiao fei ke tempat yang aman.


" Apa dia baik-baik saja tuan??" ucap Bai zhi yang panik tak karuan.


" sudah aku berikan pil yang dapat melindungi tubuh, jantung dan paru parunya hanya butuh beberapa jam dia akan pulih kembali" ucap feng yin.


" Tuan kenapa Xiao fei bisa memicu petir emas?" ucap Bai zhi .


" Karena tubuh dewi es dalam dirinya" ucap feng yin.


" Apaaa" teriak Bai zhi.


" Sudahlah untuk apa kau teriak seperti itu, lebih baik kau bersiap kini giliranmu Bai zhi" ucap feng yin.

__ADS_1


" Ahhh ... iya ...baiklah tuan" ucap Bai zhi


Bersambung.....


__ADS_2