Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat

Season 1 Legenda Sang Dewa Jahat
Hey aku ini penjahat


__ADS_3

" Kalian beli apa?" tanya feng yin yang sambil duduk di kursi kosong.


" Aku tidak membeli apa apa hanya berjalan jalan mengikutimu" jawab Bai zhi


"hahaha aku baru inget kau ada dibelakang ku, Bai zhi" jawab feng yin yang sambil terkekeh


" Feng Yin ini untukmu, walaupun tidak sebagus liontin itu" ucap Xiao fei yang menyerahkan liontin ke arah feng yin


feng Yin masih tertegun dan melihat liontin yang terlihat bagus mengkilap berwarna putih ke hijauan.


feng Yin langsung menggambil dan memakaikan dibajunya " Terima kasih Xiao fei, liontin sangat indah" jawab feng yin ke arah Xiao fei dengan tatapan lembut.


" Tuan anda jangan menatap wanita lain dengan tatapan seperti" ucap Bai zhi


" Kenapa?" tanya feng yin


" Jika kau melakukan, para gadis mungkin mengira bahwa menyukai dia dan berlaku semua gadis kecuali dia" ucap Bai zhi yang menunjuk arah Xiao fei.


" Apa maksudmu naga jelek hah?" ucap Xiao fei yang sedang kesal.


Aku tadinya ingin memujinya tapi mendengar kata terakhir, aku menarik perkataan ku, batin Xiao fei yang sedang dilanda kekesalan.


Pertengkaran merekapun terjadi lagi karena 1 minggu mereka berdamai dan sekarang sudah mendirikan bendera perang. Dan hal itu feng yin hanya bisa menggelengkan kepala namun sedikit terhibur.


...----------------...


" Boss" teriak Bai zhi untuk memesan makanan


" Boss, pesan 3 mie, 1 mangkuk daging" ucap Bai zhi dengan seksama


" Baik Tuan, mohon ditunggu" ucap punya tempat makan itu.


Dan mereka sambil menunggu dan berbincang dengan seru dan tanpa disadari makanannya sudah di antarkan meja mereka.


" Terimakasih" ucap feng yin


" Tentu tuan, silahkan menikmati" ucap pemilik toko.


dan mereka mulai mengambil mangkuk mie yang panas dan harum terlihat sangat enak dari bau mie itu.


slupppp


sluppp


" Wahhhh....ini.... sangatlah....-" ucap Xiao fei namun perkataannya terpotong.


" Tidak enak?"celetuk Bai zhi


" Yaaaa, naga jelek jangan main potong potong napa sihhh" ucap Xiao fei dengan nada yang kesal.


sedangkan feng yin hanya memakan daging yang mereka pesan barusan dan tekturnya sangatlah enak.


" Enakkkk....benarrr kan feng yin" ucap Xiao fei dengan sedikit menyantap makanannya dan feng yin hanya menganggukan kepala saja.

__ADS_1


Dan mereka menyudahi perdebatan karena perut mereka tidak bisa di ajak kerja sama untuk perdebatan antar sekte yang sudah 5 tahun tak berantem.


Dan taklama kemudian ada 3 pria yang menghampiri mereka dengan wajah yang terlihat garang tapi menurut feng yin lebih garang Xiao fei ketika saat marah.


Brugg


(menggebrak meja)


" Serahkan uang beserta benda berharga kalian atau aku menghancurkan kalian " ucap pria itu.


" Cepat serahkan" sahut yang lainnya


Mendengar dobrakan meja itu pemilik tempat itu langsung bersembunyi agar tak menjadi imbasnya lagi. Karena, biasanya pemilik tempat itu di minta uang.


" Kau Siapa???" tanya feng yin santai bahkan sambil minum teh dengan anggunnya.


" Aku adalah penguasa disini bernama lou fan, setiap yang ada didaerahku harus memberi uang keselamatan" ucap lou fan dengan angkuh percaya dirinya tanpa tahu di depan matanya ada di tingkat apa.


Feng Yin mendengar hal itu hanya terkekeh karena menggap dirinya seorang penguasa padahal Kaisar tidak berani berbicara sembarangan.


Mereka bertiga bukannya takut tapi melanjutkan makanannya karena mereka lagi lapar hanya mengacuhkan perkataan preman pasar.


Hey aku ini penjahat, kenapa diam gitu aja sihhh, batin lou fan dengan kesalnya.


Dengan tanpa basa basi lou fan menendang meja itu yang berisi makanan yang mereka bertiga santap dan alhasil jatuh berserakan


trangg


" Kalau saya ngomong dijawab lah" teriak lou fan sampai terdengar di toko toko lainnya.


Dan akibat dari ke hebohan itu membuat para warga disana berhenti dan melihat ke arah feng yin berada sedang seperti di tindas.


" Ehhh Lou fan dia mulai lagi?" ucap penjual manisan.


" Apa kau tak tahu kalau lou fan emang bajingan dia merampas harta orang lebih lemah" jawab penjual sebelahnya.


" Jangan kencang kencang nanti dia dengar" bisik nya


pria itupun langsung menutup mulut dan menganggukan kepala langsung melihat ke arah kedai makan sederhana yang terkenal dengan masakannya yang gurih.


feng yin hanya menghela nafas panjang namun masih tetap duduk. tapi, Bai zhi Dan Xiao fei langsung berdiri di depan feng yin seperti melindungi seorang raja dari perampok.


" Tuan jika anda ada masalah bicarakan dengan baik baik, jangan menganggu kami sedang makan" ucap Bai zhi dengan nada kesalnya.


lou fan maju ke depan " Bukankah aku sudah bilang serahkan uang kalian" teriak lou fan


" Tidak tahu malu" celetuk Xiao fei dengan tanpa sadar


lou fan pun menengok ke arah sebelah Bai zhi ternyata ada seorang wanita muda dan cantik yang belum pernah ini temui sebelumnya.


" Ehhh.... Ada gadis cantik... bagaimana ikut dengan kakak? aku akan memberimu kenikmatan tiada duanya" ucap lou fan dengan tatapan mesumnya dan mendekati ke arah Xiao fei


Namun saat sebentar sedikit lagi mendekati kearah Xiao fei tangan lou fan di tahan oleh bai zhi Dan di lempar 2 temannya juga ikut terlempar sampai di jalanan untung saja jalannya sepi kalau tidak sudah jadi ayam penyet sendiri tadi.

__ADS_1


breakkk


tuakkk


Xiao fei melihat ke arah Bai zhi yang penuh dengan raut wajah yang kesal, marah yang menghiasi wajah putihnya.


" Bai zhi kauuuu" ucap Xiao fei yang menatap kearah Bai zhi namun dia hanya tersenyum terhadap Xiao fei.


Dan di tengah jalan lou fan meringgis kesakitan karena terlempar sejauh itu dan membuat lebam beserta darah segar keluar dari kulitnya.


" Sialan kauu" ucap lou fan yang menuju ke arah kedai itu dengan tatapan murka.


" Apa sakit tuan??" ucap Bai zhi muka tanpa dosa.


lou fan menggertakan gigi dan mengepal tangannya menandakan dia sudah marah atas perlakuan orang itu terhadapnya apalagi dia orang pertama yang berani memperlakukan terhadapnya seperti itu.


" Kau yang pertama yang berani memperlakukan seperti ini" ucap lou fan sambil mengeluarkan aura merah beserta pedang besarnya itu.


aura itu membuat mereka bertiga tidak berefek apapun dan hanya merasa ada angin lewat didekatnya.


" ohhh!!! bukankah aku jadi orang terhormat" ucap Bai zhi dengan polosnya.


" Terhormat apanya Bai zhi" ucap Xiao fei


"Tentu saja terhormat...... Karena aku yang pertama menghabisi mereka bertiga" ucap Bai zhi lalu menyerang ke arah mereka bertiga dengan cepat.


" Dimana dia" gumam lou fan dengan kebingungan.


Dan tiba-tiba Bai zhi sudah di dekat mereka " ehh bagaimana bisa dia cepat sekali" gumam lou fan yang menangkis serangan dengan pedang miliknya.


trang


tangg


tranggg


Terlihat Bai zhi menyerang secara bertubi tubi tanpa memberikan celah dan akibatnya hal itu membuat dipukul mundur dengan memuntahkan darah segar.


uhukkk


" Kau berani menyerang tuan" ucap perampok lainnya.


" Siapa kauu" tanya Bai zhi


" Lei yi" ucapnya salah satu dari mereka bertiga.


" Lei yi, dengan kekuatanmu berani bicara denganku" ucap Bai zhi.


" memangnya kau siapa hah" teriak Lei yi dan langsung menyerang dengan pedangnya tanpa menghiraukan eksekusi di depannya


" Hiakkkkk" teriak Lei yi.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2