
malam semakin larut kaisar Lian pusing sendiri melihat kondisi xiaoyue apa lagi badan nya yang menggigil,
api yang di buatnya tak menjamin kehangatannya sedangkan kain yang di pakainya sama sama masih basah
setelah beberapa kali berfikir
'tidak ada cara lain lagi'
kaisar Lian membuka pakaian Xiaoyue dan dirinya diraihnya xiao yue kedalam pelukannya dan menutupi tubuh mereka dengan beberapa kain untuk sedikit menghangatkan
dibelainya rambut xiaoyue untuk menenangkannya
kaisar Lian pusing sendiri atas kelakuan yang menurutnya tak wajar tapi lagi lagi dia hanya tersenyum geli
dalam pikirannya sekarang bagaimana dirinya bertahan untuk tidak berbuat macam-macam walau bagaimanapun dirinya pria normal
semalam kaisar Lian berusaha untuk tidak terlelap takut terjadi sesuatu dengan xiaoyue
hingga hari telah menjelang pagi kaisar Lian memakai pakaiannya dan memakaikan baju xiaoyue supaya xiaoyue tidak curiga dan marah marah
susah payah kaisar Lian menahan hasrat nya hingga pakaian yang di pakai xiaoyue sudah lengkap di tubuhnya
kaisar Lian menatap pemandangan indah di pagi hari sambil mencari makanan yang bisa untuk di makan sesekali dia juga mengejar ayam hutan
"andai ada panah dan busur tak akan sesusah ini" ucap kaisar Lian
tapi tidak ada penyesalan dalam dirinya malahan senyum indahnya terbit karena dari dulu dia ingin sekali hidup sederhana tanpa harus bersikap hati hati atau menjaga reputasi nya
__ADS_1
kaisar Lian kembali dalam keadaan sangat kacau tanah ada di mana-mana bahkan di wajahnya pakaian yang dikenakan nya juga sangat berantakan dan kaisar tidak memperdulikannya
kaisar Lian menyiapkan segalanya ini pertama kalinya dia tidak di bantu seseorang , kaisar lian merasa dirinya tidak ada beban ketika menjadi dirinya sendiri
tak lama setelah makanan nya masak.xiaoyue bangun
"ughhh" suara xiao yue lemah
"kamu sudah bangun?" kaisar Lian datang menghampiri xiaoyue
"Hem"xiaoyue memandang kaisar Lian sendu dan sedikit senyum
"kenapa? aku tau kalau aku sangat tampan" katanya percaya diri
tapi Xiaoyue hanya menanggapinya dengan senyuman, perlahan Xiaoyue duduk dan di tariknya tangan kaisar Lian untuk duduk di sampingnya
"terimakasih" satu ucapan lolos keluar di mulut xiaoyue setelah melihat perjuangan kaisar Lian yang merawat dirinya
"Hem" kaisar Lian menatap Xiaoyue dengan intens sedang yang di tatap tidak menyadarinya baru ketika usapannya berpindah Xiaoyue menyadarinya
susah payah Xiaoyue mengabaikannya dan melempar kain kepada kaisar Lian
"bersihkan sendiri" ucapnya gugup dan mencoba bangun tapi tak jadi karena kepalanya pusing
kaisar Lian terkekeh atas kelakuan Xiaoyue dan membersikan dirinya sendiri
tapi Tampa aba aba kaisar Lian memeluk xiaoyue dengan erat
__ADS_1
"terimakasih dan maaf, terimakasih telah menyelamatkan ku dan maaf membuat mu begini" kaisar Lian berucap dengan penuh penyesalan
Xiaoyue tak bisa mengontrol dirinya sendiri wajahnya semakin memerah atas kelakuan sang kaisar
"Hem." cuma itu yang keluar dari mulut xiaoyue dan berusaha melepaskan pelukannya
"sebentar ku mohon sebentar sajah" kaisar Lian memohon kepada xiaoyue "aku sangat takut kamu kenapa kenapa karena diriku kalau itu terjadi aku tak bisa memaaf kan diriku sendiri"
"tidak masalah tapi Lian apakah kau mencium sesuatu?" tanya xiaoyue setelah terlepas dari pelukan kaisar Lian
kaisar memandang xiaoyue bingung
"sesuatu yang hangus?" lanjut xiaoyue
seakan tersadar akan sesuatu kaisar Lian berlari ke luar alangkah kagetnya ayam hutan yang di carinya susah payah hampir gosong
"ahhh tidakkkkkk"
.
.
.
.
.
__ADS_1
.