Selir Xiao Yue

Selir Xiao Yue
kembali ke ibu kota


__ADS_3

xiaoyue dan kaisar Lian bersiap siap untuk kembali ke ibukota dan kini mereka sedang keluar dari penginapan menuju ke ibu kota


"kaki mu sudah baikan yue'r?"


"ya, kira-kira kita sampai ke ibukota membutuhkan waktu berapa?"


"tidak terlalu lama sebelum sore kita akan sampai jika pakek kuda" sambil melirik xiaoyue


"lalu?"


"apa kamu masih ada uang simpanan?"


"baik lah aku mengerti" sambil menyerahkan uang pada kaisar Lian


,,,,


mereka sampai ke ibu kota


"lebih baik kita pisah disini Lian"


"ya udah aku harus ketemu dengan teman teman ku"


xiaoyue pergi meninggalkan kaisar Lian yang sedang menatap sedih di dalam.hatinya merasa tak rela berpisah dengan xiaoyue, dia tak tau kapan lagi akan ketemu dengannya


tapi tak ada pilihan lain untuk menyuruh nya pergi tak jauh berbeda dengan kaisar Lian xiaoyue juga terlanjur nyaman di sisi kaisar lian tapi dia sadar kalau ini salah harus di hentikan sebelum perasaannya berkembang


xiaoyue sampai di penginapan tempat yin dan para pengawal yang mengantarkan dari istana dan di sambut hawatir oleh semua bawahannya


"nona nona tidak papakan? gak ada yang sakit? luka? atau sejenisnya?" tanya yin yang paling hebo karena khawatir


" Aku baik semuanya yin"


"yang mulia selir xiao maaf karena melalaikan tugas" ujar pengawal istana kompak

__ADS_1


"tidak masalah lagian aku baik baik ajah"


"yin sebelum kamu ke istana kamu beli beberapa kain sutra yang elegan kalau bisa berwarna hitam, biru dan ( tersenyum) merah muda" dalam pikirannya menghayal memberikan hadiah untuk Lian baju yang berwarna merah muda hingga tak sadar xiaoyue tersenyum kecil


"dan usahakan warna hitam yang paling banyak dari yang lain" imbuhnya lagi


"baik nona"


di tempat lain


kaisar Lian mencari Zhou ke tempat biasanya Zhou bertugas dan duduk di sampingnya


sambil menghela nafas


Zhou menghelah nafas lega ketika melihat siapa yang ada di depannya


"yang mulia" tutur Zhou


"Hem"


"ya syukur aku bisa melarikan diri, oh ya kenapa bisa kabar aku hilang tersebar kemana-mana?" tanya kaisar Lian


"maaf yang mulia karena kepanikan ku sampai tak sadar membuat kabar itu tersebar kemana-mana tapi saya sudah berusaha meredam nya"


"yaudah tak apa lain kali hati-hati, takutnya orang yang tak tanggung jawab memanfaatkan situasi"


"baik yang mulia"


"dan sekarang bersiap siap lah kita akan segera kembali ke istana"


"baik yang mulia"


,,,,,...,..,.,.,.,.,..,

__ADS_1


"lapor nona semua kebutuhan yang nona pinta sudah di beli apa kita kembali ke istana sekarang juga?"


"iya kita akan kembali sekarang yin, siapkan kereta kuda"


"lapor nona kereta sudah siap saat saya datang kemari"


"baik, sekarang kita langsung ke istana"


xiaoyue menaiki kereta kuda bersama yin dan yang lainnya mengiringi dari luar


"nona apa kita akan berkunjung ke kediaman xiao?"


"tidak jangan sekarang, aku sudah tak punya waktu lagi untuk menyiapkan hadiah kaisar yang hanya tinggal sekitaran 2 Minggu lagi"


.


"nona bukannya nona sudah menyiapkan hadiah untuk yang mulia?" bingung yin


"hadiah pedang cantik itu hilang saat aku pergi" bohong xiaoyue


tak mungkinkan aku bilang aku kasih sama orang yang baru ku kenal beberapa hari yang lalu, bisa-bisa yin sok, pedang semahal itu di kasih sama orang yang baru ku kenal


"oh"


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2