Selir Xiao Yue

Selir Xiao Yue
misi harus berhasil 2


__ADS_3

pagi hari xiaoyue terbangun dari tidurnya karena merasa gerah dan kepanasan


"oh astaga panas sekali, aku harus cepat cepat menyuruh yin membeli obat demam" ucap xiaoyue pasti


"yin masuk lah" ucap xiaoyue


"baik"


"siapkan kamar mandi aku sudah sangat gerah"


"baik nona" yin menyiapkan kamar mandi sedangkan xiao yue menggerutu


"sial, walau ini bisa mencegah kaisar berbuat macam macam tapi ini sungguh menyiksa, badanku juga terasa kaku"


"nona kamar mandi telah siap"


xiaoyue bergegas mandi beberapa waktu kemudian xiaoyue telah selesai dan menghias diri


"yin pergilah ke pasar dan belilah obat yang membuat panas atau demam"


"baik, tapi apa tidak apa nona sendirian?" tanya yin


"aku bukan bayi yin jadi tak apa" kesal xiaoyue


"baik setelah ini yin akan ke pasar"


"bagus"


setelah xiaoyue menghias diri, xiaoyue pergi ke taman favoritnya sendiri jangan lupa Zhou yang selalu mengikutinya


sementara yin pergi ke pasar diam diam tanpa sepengetahuan siapapun tapi dugaannya salah ada yang mengikutinya dari belakang

__ADS_1


yin sampai di apotek obat dan membeli apa yang disuruh oleh xiaoyue dan bergegas kembali ke istana


sementara pengawal yang di belakangnya menyeringai sambil melihat obat yang ada di tangannya


pengawal tersebut menghampiri Zhou dan memberitahukan apa yang di ketahui nya


"lapor ketua" sambil membungkuk hormat


"bicaralah" ucap Zhou tegas


"pelayan yin mengunjungi obat apotek dan membeli obat menaikkan suhu panas dan demam"


"bagus, lanjutkan" Zhou menyeringai dengan sorot mata tajam


"dan juga saya telah membeli apa yang ketua inginkan" pengawal itu memberikan obat pada Zhou


Zhou melihat obat yang di mintanya Zhou menyeringai dan tapa sadar melamun


sedangkan pengawal yang ada di depannya melongo melihat pemandangan yang jarang di temukan karena Zhou jarang tersenyum


"ketua" ucapnya pelan


tak ada sahutan dari Zhou sehingga pengawal mengeraskan panggilannya


"ketua" teriak pengawal itu


Zhou yang kaget atas teriakan tersebut terjungkal balik kebelakang


pengawal tadi menahan tawanya yang hampir lepas andai sajah di depannya bukan ketuanya mungkin dia sudah ketawa sambil guling guling


"aduh du Du , sial kenapa selalu sial saat ingin mengerjai selir xiaoyue, belum sembuh yang kemaren sekarang tambah lagi, ini mungkin aku kualat karena durhaka eh tapi kan selir xiaoyue bukan ibuku" Zhou mengoceh sendiri tanpa sadar telah menjadi tontonan anak buahnya

__ADS_1


sedangkan pengawal tadi seperti akan menjatuhkan rahangnya kebawa melihat tingkah aneh Zhou untuk pertama kalinya


setelah beberapa saat akhirnya Zhou menyadari sesuatu


'ah sial aku menjatuhkan reputasi ku' Zhou kembali dengan muka datarnya seperti semula hingga membuat jantung pengawal itu berdetak dengan cepat jangan salah bukan detak jantung jatuh cinta tapi detak jantung karena takut


perlahan pengawal itu meneguk air liurnya pelan karena gugup


"saya terima laporan mu dan kembalilah bertugas dan ikuti pelayan yin" perintah zhou


"baik ketua" pengawal itu buru-buru pergi takut ketua nya marah


sedangkan Zhou menimang nimang obatnya dan tersenyum senyum sendiri


'sebentar lagi aku mungkin akan mengasuh pangeran atau putri kecil hahahha' pikir zhou yang tak sabar ingin mengasuh pangeran kecil atau putri kecil


'aku harus segera menukar obat itu dengan obat ini' secepat kilat Zhou masuk kekediaman xiaoyue dan menukarkan obat tersebut


.


.


.


..


.


.


. terimakasih telah mendukung author

__ADS_1


__ADS_2