
liyue sangat kesel dengan kedua orangtuanya yang bisa bisanya menjodohkannya.
ya memang dirinya belum mempunyai kekasih tapi bukan berarti liyue tidak bisa mencari kekasihnya sendiri.
kerena kesal liyue pergi ke tempat kesukaannya sambil tiduran di dahan pohon persik dengan santainya sambil meminum arak kesukaannya.
"huh sungguh membosankan, tugasku menyegel ketua iblis telah selesai dan sekarang aku tidak tau apa yang harus ku lakukan, apa kembali ke perguruan naga putih atau bertemu dengan ibunda ayahanda dan para saudara?" liyue berpikir keras dengan ini karena walau bagaimanapun, liyue tidak memberikan kabar pada seniornya selama kurang lebih 300 tahun, takut membuat para seniornya khawatir padanya.
menghela nafas
"sebaiknya aku kembali pulang dulu lalu kembali ke perguruan, aku ingin tau perkembangan dari gurunya di perguruan naga putih di gunung abadi" ucapnya lalu dengan santai nya menjatuhkan dirinya di dahan pohon persik dengan sengaja.
liyue memejamkan matanya sambil tersenyum santai tak khawatir sedikitpun dan hap
seseorang menangkapnya membawa liyue kedalam pelukannya.
"gadis bodoh kebiasaan" keluh laki-laki itu
liyue membuka matanya dengan cengengesan.
"aku tau itu kamu kakak kelima" ucapnya santai lalu turun dari gendongan kakaknya
"huh kebiasaan, kalau aku tidak menangkap mu bagaimana?" keluh Li Yun kakak kelima liyue
"kau mana berani hahaha" ejek liyue
Li Yun memukul pelan liyue dengan jarinya
"kebiasaan selalu menindas ku dan melaporkan pada kakak pertama" liyun sedikit kesal
liyue menjulur kan lidahnya mengejek liyue
"ada apa kemari?" tanya liyue pada liyun
"ayah dan ibu menyuruh mu pulang, mereka sangat hawatir saat melihat tanda bintang mu tiba-tiba menghilang lalu muncul lagi dalam redup, sebenarnya apa yang terjadi?" tanyanya pada adik kesayangannya walau kadang nyeselin
"aku juga bingung kak, karena aku meminum ramuan pelupa setelah mengalami sidang langit" jelas liyue
"oh kau mengalami sidang langit" liyue mengangguk ngangguk kepalanya
__ADS_1
"dan jangan bilang selain penjemput untuk pulang mereka ingin membahas soal per jododohan itu?"
liyun mengangguk tak berniat untuk membantah
liyue tak bisa berkata-kata lagi "huh baiklah"
.
.
.
.
.
liyue kembali ke istana rubah bersama dengan kakak kelimanya dengan dongkol
liyue masuk langsung merebahkan kepalanya di pangkuan ibundanya manja sambil merengek
keluarga nya hanya geleng-geleng maklum kepada liyue si bungsu.
mereka yang disana kompak menghelah nafasnya
"yue'r, rencana ini sudah di atur sejak lama Bahkan sudah lebih dari 300 tahun, ibunda dan ayahanda tidak bisa memutuskan secara sepihak tanpa alasan" ibunda ratu rubah menjelaskan hati hati pada anaknya.
"tapi, diakan masih bocah" elak liyue
"liyue kau berbeda dengannya hanya sekitar puluhan tahun, dia bukan bocah, dia laki-laki tangguh dan kuat" bantah ratu rubah
"tapi dari rumor dia itu sangat cuek Bun, pokoknya yue'r tidak mau" tolak liyue
sang raja dan kakak kakaknya hanya bisa melihat perdebatan ibu dan anak dalam diam
"itu hanya rumor sayang , setidaknya kamu bertemu dengannya sekali sajah dulu baru memberi pendapat" ratu rubah menasehati anaknya
mendengar itu liyue terdiam tiba tiba di otak cantiknya banyak ide untuk menggagalkan perjodohan, 'setidaknya aku setuju untuk saat ini, saat aku bertemu dengannya awas sajah kau, akan ku buat kau meminta sendiri untuk menggagalkan pertunangan ini' liyue tertawa memikirkan rencana nya dalam diam.
"baiklah Bun, setidaknya kita bertemu dulu baru memutuskan" pasrah liyue
__ADS_1
keluarga nya senang dengan keputusan liyue, mereka tidak tau anaknya sedang membuat rencana rencana jahilnya.
.
.
.
.
sementara itu di istana langit
"hachi hachim" lian bersin bersin tanpa sebab
"kau kenapa?" tanya zhou
"entahlah aku merasa ada yang me rancanakan sesuatu kepadaku" jawabannya tenang tidak se cuek dulu sambil memegang tusuk rambut yang di berikan Zhou
"kapan kau menemui anakmu" tanya Zhou
"aku akan menemuinya sekarang, dimana mereka?"
Zhou tertawa canggung
"mereka hehehe mereka sedang bersama kaisar dan ratu menjadi rebutan mereka" jawab Zhou cengengesan
"antar aku kesana" Lian berdiri bergegas untuk menemui anak kesayangannya
.
.
.
.
.hai hai kasih dukungannya ya supaya author semangat kayak Minggu lalu untuk vote like dan komen hehehe
.
__ADS_1
.salam dari author vv-_-