Selir Xiao Yue

Selir Xiao Yue
kemarahan selir agung


__ADS_3

"cepat katakan ada apa dengan permaisuri tabib" bentak kaisar Lian kerena sudah tak sabar


"permaisuri dia, permaisuri mengalami pendarahan sangat banyak, huh sehingga membuat permaisuri koma, kami sudah berusaha sebaik mungkin tapi kerena permaisuri mengalami stres dan sok berat membuat permaisuri tidak menginginkan hidupnya lagi"


"dan satu satunya cara hanya dukungan dari luar lah yang akan memicuh kesadaran dari yang mulia permaisuri dan itupun hanya harus ada keajaiban" imbuh tabib Mei


dour


kaisar Lian sangat kaget dan menyesal karena secara tak langsung dirinya yang menyebabkan permaisuri nya koma


dari arah jauh weilang berlari menghampiri kaisar Lian " ayahanda istri up salah adikku selamat kan?" tanyanya dengan suara candelnya


kaisar Lian tak bisa berkata apa-apa lagi sebab candaannya tidak pernah di lupakan oleh anak angkatnya


dengan senyum canggung kaisar mengangguk "mereka baik-baik sajah"


dan di balas senyum bahagia dari weilang


"khem ibunda mana ayah, lang'er ingin ketemu bunda"


"bunda lagi istirahat weilang kenapa balik ke istana? bukannya banyak teman di keluarga xiao?"


weilang menggeleng "lang'er kangen ibunda jadi lang'er kabur dan tak sengaja mendengar orang-orang menyebut bahwa ibunda akan segera melahirkan"


kaisar Lian tak bisa berkata-kata lagi oleh kepintaran anak angkatnya yang sangat jenius, mengingat kata-kata tabib Mei, kaisar Lian membawa serta weilang masuk kedalam


"liat ibunda lagi tidur, ayo bangunkan bunda tapi jangan pelukan dulu, ibunda lagi sakit"


"Ibunda ibunda bangunlah weilang kangen bunda" weilang terus mengulang perkataanya tapi tidak ada tanggapan dari xiaoyue


sudah cukup lama kaisar memberhentikan aksi weilang "sudahlah biar ayah yang bangunkan ibunda, weilang kembalilah ke kediaman bangsawan xiao, takutnya ibunda marah weilang tidak disana" kaisar membohongi weilang


"baik ayah"


.

__ADS_1


.


.


.


setelah kepergian weilang kaisar Lian mematung, melihat istrinya sedang terbaring lemah, yang tak berniat bangun


"sayang, sayang ini aku, maafkan aku, maaf tapi kumohon bangunlah" kaisar Lian menangis sesenggukan disisi ranjang sebelah xiaoyue.


kaisar Lian mengelus pipi xiaoyue dan mencium pelipis nya


"sayang kalau begitu ingin menghukum, hukumlah aku sesukamu tapi mereka hon jangan hukum aku dengan kepergianmu" kaisar Lian tidak bisa menahan air matanya lagi


"kumohon jangan pergi, aku, anak kita masih membutuhkan sosok seorang ibu"


kaisar Lian terus meracau gak jelas di sebelah ranjang istrinya, sampai malam menjelang dan juga melupakan makan serta tidurnya


kaisar terus terjaga dia tak ingin kehilangan momen jika istrinya tiba tiba bangun dan tidak mendapatkan sambutan darinya


Zhou dan Kasim Lee sangat hawatir pada kondisi kaisar Lian, sedangkan yin juga tak kalah sedihnya dari kaisar Lian


"......"


"yang mulia hamba temani yang mulia"


"kembalilah"


"tapi"


"kembali aku bilang kembali" bentak kaisar Lian pada selir agung yang selalu membuat nya jengah, dia sekarang sudah tak memikirkan janji kakaknya sekaligus sandiwaranya


dengan perasaan kesal selir agung pergi sambil menghentak hentakan kakinya


tak begitu lama datanglah selir Anxixi sambil membawa makanan tanpa basa basi

__ADS_1


"makanlah"


kaisar Lian melirik selir Anxixi lalu mengabaikannya


selir Anxixi mau tak mau harus membujuk kaisar Lian


"makanlah, sekarang kamu mempunyai dua bayi yang masih membutuhkan ayahnya, jangan kecewakan xiaoyue dengan kelakuan bodoh mu" setelah beberapa banyak dibujuk akhirnya kaisar Lia memakannya juga


.


.


.


hari berganti hari kaisar Lian masih setia menemani istrinya, sesekali mengunjungi anak-anak nya dan mengabaikan selir agung yang sedang kesal


tepat hari kelima xiaoyue menggerakkan jari tangannya, membuat kaisar Lian tersenyum senang tak berselang lama xiaoyue membuka matanya sambil kebingungan


"kamu?" tanya xiaoyue lemah


"sayang" memeluk xiaoyue


xiaoyue mengernyitkan alisnya sambil mengingat-ingat


selir agung yang melihat xiaoyue bangun tambah geram, di otaknya di isi bagaimana menyingkirkan xiaoyue


dan tiba-tiba selir agung senyum misterius, dan pergi meninggalkan keduanya dengan geram


.


.


.


.

__ADS_1


.


votevotevote likelikelike -_--_-


__ADS_2