
hari hari telah berlalu xiaoyue tidur di dekapan kaisar Lian tiba tiba terbangun dengan resah dan kebingungan
"rubah kecil,.klan rubah apa maksudnya ini semua,? huh mungkin hanya bunga tidur" ucapnya pelan
saat xiaoyue ingin melanjutkan tidurnya xiaoyue tiba tiba terbangun dan berlari ke kamar mandi dan memuntah kan isi perutnya
huek huek
xiaoyue pusing dan muntah muntah dan membuat kaisar Lian terbangun
"ada apa?"
"tidak apa apa"
"astaga kau ini kebiasaan muka pucat gitu tidak apa apa katamu?"
kaisar Lian panik dan menyuruh Kasim memanggil tabib
"cepat panggilkan tabib dengan cepat" teriak kaisar Lian lalu membopong xiaoyue keranjang nya
..........
"yang mulia Tabib Jun telah tiba" lapor sang Kasim
"lalu apa lagi cepat lah masuk" bentak kaisar Lian dari cemasnya
xiaoyue yang melihat kehawatiran dari kaisar Lian hanya tersenyum pasrah karena dirinya tidak mempunyai tenaga dan kepalanya pusing
__ADS_1
Kasim Lee yang mendengar kemarahan kaisar Lian hanya pasrah melihat kehawatiran dari kaisar Lian kepada selir kesayangannya
"permisi yang mulia selir xiao saya ingin memeriksa nadi yang mulia" hormat tabib Jun kepada xiaoyue
mendengar panggilan selir, kaisar Lian protes
"he he tabib siapa yang kau sebut dia selir dia istriku jadi dia permaisuri, panggil dia permaisuri xiao mengerti" bantah kaisar Lian
xiaoyue hanya bisa tersenyum mendengar penuturan kaisar Lian padahal memang benar dia hanya selir, xiaoyue menyerahkan nadinya up salah maksudnya tangannya mana bisa nadi di serahkan kan?
"baik yang mulia" tabib Jun lalu memeriksa nadi xiaoyue dengan serius takut akan melakukan kesalahan karena tabib Jun paham kaisar Lian sangat peduli dengan selir xiaoyue
tangannya bergetar saat menemukan fakta yang mengejutkan bahwa selir xiaoyue hamil, bukannya senang tabib Jun ketakutan karena dirinya sudah beberapa kali memeriksa nadi selir kaisar Lian yang hamil dan berakhir dari kematian selir tersebut
tabib Jun tak mengerti bagaimana bisa kaisar Lian langsung membunuh selir tersebut yang hamil dan bilang bahwa dia bukan anaknya, sekarang dia juga takut kejadian itu akan terulang kembali
"ada apa dengan yue'r?" tanya kaisar Lian Tampa basa basi
"yang mulia hamba mendapati bahwa anu emmmm" gugup tabib Jun
"cepat katakan jangan ragu-ragu"
"yang mulia permaisuri xiao hamil yang mulia" ucapnya pelan tapi masih di dengar oleh kaisar Lian
xiaoyue dan kaisar Lian terdiam mencerna apa yang disampaikan oleh tabib Jun, sedangkan tabib Jun gemetaran melihat reaksi dari keduanya dalam diam tapi tak lama kaisar Lian bertanya lagi
"yue'r hamil?" tanyanya lagi memastikan
__ADS_1
tabib Jun mengangguk pasrah akan hasil akhirnya, tapi yang di pikirkan tak terjadi juga yang membuatnya bingung dan melongo adalah mimik wajah kaisar Lian yang kesenangan sambil mencium cium selir xiaoyue yang masih terdiam
"hahahaha akhirnya aku jadi ayah juga yue'r" kaisar Lian kesenangan
"baik tabib Jun sekarang buatkan obat untuk istriku"
"baik yang mulia" tabib Jun senang setidaknya kejadian yang sering terjadi tak terjadi lagi
"ah sebentar apa yue'r akan sembuh dalam tiga hari lagi?"
"bisa yang mulia"
"baiklah sekarang kau bisa pergi"
"baik"
kaisar Lian terus mencium cium kaisar Lian sedangkan xiaoyue masih bengong dalam lamunannya
"aku mencintaimu yue'r, sangat sangat mencintai mu"
.
.
.
.mohon maaf seminggu yang lalu author gak bisa up hehehe
__ADS_1