
kaisar Lian masuk kekediaman dan di bantu oleh beberapa pengawal kepercayaan nya segera kaisar Lian menyuruh salah satu dari mereka untuk memanggil pengawal kepercayaan nya Zhuo Yuan
tak berselang lama Zhou Yuan datang dan disuru untuk menyelidiki xiaoyue di istana dan di tambah lagi informasi bahwa Yuer keluar istana seminggu yang lalu
"Zhou segera selidiki yue'r di istana kareana aku melihatnya tadi di istana"
"Lian apa kamu tidak halusinasi? "
"tidak aku benar melihatnya tadi dia mengobati lukaku"
"Lian apa kamu tidak curiga akan sesuatu?"
"maksudmu?"
"apa kau tidak sadar akan ciri ciri dari wanita itu"
"maksudnya?"
"pertama suaminya mempunyai banyak istri dan lagi dia hanya keluar menyelinap saat suaminya keluar ketiga suaminya jarang untuk bisa ditemui" tutur Zhou
"maksudmu bisa jadi dia salah satu selirku?" tanya kaisar Lian tak percaya
"bisa jadi dan itu kemungkinan terbesar, kalau tidak bagaimana wanita itu ada di istana"
"perkataan mu masuk akal, tapi jika itu benar berarti aku aku cemburu sama diriku sendiri" ucap lemes kaisar Lian karena kebodohannya
"ah aku tak ingin berandai-andai cepat cari lengkap informasinya, aku tunggu hari ini juga"
"laksanakan yang mulia, tapi"
"tapi apa?"
"jika dia memang selir aku akan memintanya darimu" canda Zhou yang masih ingat perkataan kaisar Lian yang membolehkan mengambil selir apapun
setelah mengucap itu buru-buru Zhou kabur takut kemarahan kaisar Lian
__ADS_1
"brengsek kamu Zhou akan ku cingcang kau lalu ku kasi ke hewan buas kalau mengambil yue'r dari ku" marah kaisar lian
sedangkan Zhou yang ada di luar terkekeh geli atas kemarahan kaisar Lian
hahahaha
dikediaman xiaoyue
hachi hachi hachi (suara bersin"
"ada apa dengan ku kok bersin bersin"
"nona nona tidak apakan?"
"tidak aku tak apa yin"
"Hem bagaimana dengan kadonya? apa sudah di bungkus?"
"sudah nona"
"di usahakan nona"
,.,.,.,.,.,.,.>..%>><><.,.,...,,..,.,.,.
hari akan segera malam matahari hampir sembunyi di gantikan bulan pertanda malam akan segera tiba
kaisar Lian menunggu kabar dari Zhou dengan gelisah di ruang kerjanya tak berselang lama Zhou Yuan datang
"salam yang mulia semoga hidup seribu tahun"
"bangkit, bangkit segera dan jelaskan jangan Belit Belit kau Zhou cepat jelaskan sebagai teman" ucap kaisar Lian tak sabar
"ya aku sudah mendapatkan informasi secara lengkap tepat dan jelas"..
"segera jelaskan"
__ADS_1
"benar dugaan ku dia adalah salah satu selir di istana"
kaisar Lian menganga kaget bercampur senang
"jadi siapa dia? kenapa aku jarang melihatnya?"
"dia adalah selir xiaoyue, selir paling malas berurusan sama selir lain walau ada sajah selir yang mengganggunya dan juga belum pernah bermalam dengan mu karena kakinya sakit jadi kamu pantas tak mengenalinya karena malam pertama yang gagal"
"ah aku ingat jadi dia selir yang menarik itu" ucapnya tersenyum
"jadi Lian apakau akan memberi tahu wanita itu bahwa kau kaisar?" tanya Zhou
"tidak aku akan mengasi kejutan saat perjamuan aku akan menggangunya sebelum itu" kaisar Lian menyeringai
"Lian apakau sudah siap babak belur?"
kaisar Lian mengernyitkan alisnya
"maksudnya?"
"apa kau lupa akan taruhan itu bahwa kau akan membabak belurkan suami xiaoyue jika bertemu dengannya?"
seketika kaisar Lian ingat semua kata katanya dan umpatan umpatan untuk dirinya sendiri karena cemburu sekarang dia sadar bahwa tak hanya bodoh tapi dia juga ceroboh
kaisar hanya memandang Zhou cengengesan
.
.
.
.
.
__ADS_1
.