
pesta telah selesai, semua sudah kembali ke kediaman mereka sendiri-sendiri dan juga ada yang pulang saat ini juga
xiaoyue berjalan linglung ke kediamannya karena bosan ,capek dan ngantuk
xiaoyue di bantu yin membersihkan diri tak lama setelah itu datanglah Kasim istana kekediaman nya
"salam yang mulia selir xiaoyue hamba ingin menghadap"
mendengar itu xiaoyue bertanya pada yin
"siapa yin yang datang" tanya xiaoyue
"nona gawat yang datang Kasim utusan kaisar" jawab yin panik takut nonanya ada masalah
"apaaaaaaaaaa" terkejut xiaoyue ketika mendengar nama Kasim kaisar
xiaoyue yakin dia tak bisa menghindar untuk kali ini karena Lian sudah memahami wataknya
"Lian sialan , awas kau" frustasi xiaoyue
"nona siapa yang nona maksud" tanya yin
"ah tidak yin bukan apa apa" jawab xiaoyue
seketika xiaoyue mempunyai ide yang ekstrim menurutnya
"yin cepat bawakan aku obat penurun berat badan sekarang juga" ucap xiaoyue
"buruan Sekarang juga gak usah banyak tanya" tambah xiaoyue ketika yin ingin bertanya
"baik yang mulia" jawab yin langsung mengambilnya, tanpa pikir panjang xiaoyue menelannya
"yin buka pintunya bawah Kasim itu masuk dan jangan lupa bahwa aku gak enak badan sekarang laksanakan" ucap xiaoyue terburu-buru
xiaoyue langsung tiduran dan yin membuka pintu untuk Kasim masuk
"maaf yang mulia selir xiao Yue lagi gak enak badan makanya saya agak telat mempersilahkan masuk" jawab yin pura-pura sedih
__ADS_1
seketika Kasim berubah panik
"kenapa harus sekarang sakitnya, yang mulia kaisar ingin bermalam dengan selir xiaoyue" panik Kasim
'ah nona ternyata ingin menghindari kaisar rupanya'
"maaf Kasim kamu liat sendiri kan nona sekarang bolak balik ke kamar mandi, sekarang yang mulia butuh tabib cepat panggilkan tabib" ucap yin
"baik saya akan menyuruh seseorang memanggilnya" jawab Kasim
"tapi saya akan menyampaikan ini pada yang mulia sekarang juga" imbuhnya lagi
"silahkan"
yin langsung datang ke kamar menemui nonanya
"nona muka nona sangat pucat kenapa juga menelan pil itu melebihi dosis" panik yin
"aku tidak apa-apa yin aku hanya kesel sama seseorang dan itu adalah kaisar dia membohongiku selama ini" lirih xiaoyue pelan
"tapi nona jangan menghukumnya lewat diri nona" yin nangis terseduh seduh
"baik nona"
tak lama tabib yang di panggil baru datang
"salam yang mulia selir xiaoyue" tabib memberi hormat
"silahkan masuk tabib cepat periksa yang mulia" panik yin
"baik"
setelah beberapa saat tabib telah memeriksa, dan tabib telah memberikan ramuan untuk xiaoyue memulihkan diri yang lemes karna kekurangan cairan, xiaoyue sangat pucat
,,,,,,,,,,,,,,,,............,,,,,,,,,,,,,,,
kaisar Lian tersenyum senyum sendiri mengingat malam ini akan memaduh kasih dengan orang yang di cintai nya
__ADS_1
tak sabar kaisar Lian ingin melihat muka kesel xiaoyue pada dirinya
kaisar Lian juga tak sabar ingin menggoda xiaoyue dan mengingatkan nya ketika Tanpa sadar xiaoyue memuji dirinya didepannya tanpa sadar
Lian benar benar tak sabar hatinya berbunga-bunga dirinya tak sebahagia ini sebelumnya, apa lagi ini akan menjadi malam pertama baginya dan xiaoyue
tapi lamunannya pudar saat Kasim datang
"salam yang mulia kaisar semuga hidup seribu tahun"
"ada apa berita baik kan?" tanya kaisar
"itu yang mulia" ucap Kasim gugup
"cepet jangan Belit Belit cepet beri tahu" ucap kaisar Lian penasaran
"yang mulia, selir xiaoyue sakit lemas bolak balik keluar kamar mandi dan saat ini di periksa tabib" jawab Kasim pelan dan gugup
"sakit?" kaisar Lian memastikan
"ya yang mulia"
"apaaaaaaaaa!!;!" pekik kaisar Lian hawatir
'xiaoyue kenapa kamu berbuat seperti ini' ucap kaisar Lian dalam hati
.
.
.
.
. terimakasih kepada semua teman-teman pendukung author
dan beribu-ribu terimakasih kepada semua yang memberi vote semoga di lancarkan rejekinya amin
__ADS_1
.
.salam hangat dari author -_-