Selir Xiao Yue

Selir Xiao Yue
hadiah


__ADS_3

kaisar Lian POV


aku masih merah merona karena pujian xiaoyue, di dalam benaknya terbayang kata kata gagah, kuat tampan ah manisnya ingin sekali langsung membongkarnya sajah sekarang lalu memeluknya ,aku ingin tahu reaksinya bagaimana tapi lagi lagi aku batalkan rencana itu karena tidak seru


"jadi maksudmu kita lupakan perjanjian kita?" ucapku pada xiaoyue dan xiaoyue mengangguk


aku tahu di dalam hatinya tidak ingin menyakiti ku, tapi dia harus membuat keputusan tapi sayangnya aku tidak sakit hati sama sekali malah aku sangat senang ternyata istriku ini sangat setia dan ingin menggodanya lagi


lalu ku lihat xiaoyue beranjak dari tempat tidur, ku lihat xiaoyue mengambil sebuah bungkusan


ku alihkan pandanganku pada bungkusan yang dia kasih padaku


hatiku sangat senang ternyata xiaoyue tidak melupakan aku, aku sebagai Lian seorang yang baru di kenalnya Tampa adanya kecanggungan atau tahta yang melibatkan mereka


ingin sekali kulihat sekarang juga tapi buru-buru xiaoyue menyuruhnya pergi takutnya ada orang yang curiga


aku nurut ajah karena tidak ada yang salah sebelum ku pergi aku ingin menggoda nya lagi


"xiaoyue apa kaisar sangat tampan?"


"ya" ucapnya ragu dan aku mengetahuinya


"apa kau menyukainya?" dan lagi-lagi jawabannya iya


aku pura-pura lesuh "apa kaisar sangat gagah?"


"iya"


"apa kaisar sempurna?"

__ADS_1


"iya"


aku sangat senang dengan jawaban ini aku terus menggodanya dia Tampa mikir langsung bilang ya


"apakau ingin bermalam dan memaduh kasih denganku?"


"iya" katanya tak memperhatikanku mungkin dia bosan karena pertanyaan ku yang kurang bermutu, karena jawaban itu ingin sekali aku tertawa


tak lama dari itu dia tersadar


"eh, apakau bilang? kau menjebakku dengan kata-kata" ucapnya cemberut


dan aku berusaha untuk tidak mencium bibirnya yang imut dan menahan tawaku takut ketahuan para pengawal


"ah tidak aku bukan takut ketahuan pengawal aku lebih takut rencananya terbongkar dengan cepat, karena aku yakin mereka pasti mengenaliku, aku juga heran pada xiaoyue yang tak mengenaliku di istana ini" ucapnya dalam hati


"aku bercanda asalkan kamu menjawab pertanyaan ku, dan taruhanku untuk yang terakhir"


"jika kaisar akan bermalam di sini saat perjamuan selesai apa kau ingin mengadu kasih dengannya?" aku memberi pertanyaan menjebak dan taruhan yang akan menguntungkan ku dari segala sisi tak akan membiarkan xiaoyue mengelak


"iya" ucapnya pasti tapi kulihat dia acuh tak acuh karena menurutnya tak mungkin dan aku mengetahuinya


"benar?"


"iya" ucapnya pasti


"dan taruhannya adalah jika kaisar memandu kasih denganmu saat itu berarti kamu bebas dan jika tidak kamu harus memandu kasih denganku" ucapku percaya diri karena orang-orang itu adalah aku


"aku tidak setuju"

__ADS_1


"harus setuju atau aku akan menyerang"


mendengar itu xiaoyue berfikir dengan keras hingga dia menyetujuinya tapi berubah kata menjadi


"jika yang mulia menemuiku dan memadu kasih dengan ku aku akan memadu kasih denganmu" katanya tak yakin dan ragu-ragu


aku hanya tersenyum mendengar taruhan yang keluar dari mulut xiaoyue dalam hati aku akan mendapat jatah tambahan kayaknya nih hahahaha


buru-buru kurubah raut wajahku agar dia tak mencurigai ku


aku sadar xiaoyue sangat pintar jadi dia main aman untuk menjaga dirinya karena dia yakin mungkin kaisar tak akan memadu kasih dengannya asal tak membuatnya tertarik dan aku menyadari itu, dia main aman dan cukup menghindari kaisar dari pada merayu kaisar


kenapa aku bilang begitu karena ku yakin xiaoyue bukan wanita seperti itu, tapi xiaoyue salah membuat keputusan seperti itu karena yang ada di depan matanya adalah aku sang kaisar dan aku hanya tersenyum saja menerima taruhan itu, untuk membuatnya senang untuk sesaat


"baiklah aku setuju"


aku berpamitan dengan nya dengan wajah yang biasa ajah walau didalam hatiku, aku bersorak bahagia karena untung banyak hahaha


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2