
di dalam kediaman teratai hijau yin sangat cemas dengan keterlambatan nona nya untuk kembali sebelum matahari terbit dan untungnya yang mulia belum datang juga.
dia terus menggigit ujung jari kelingkingnya seperti kebiasaannya ketika cemas dan berhenti ketika suara tiba tiba muncul di belakangnya
"kebiasaan deh yin kalau cemas"
"nona baik baik sajah kan? tidak terluka? nona kemana ajah sampai telat begini?" panik yin yang terus menanyakan kondisi xiao yue dan membuat xiao yue pusing tujuh keliling
"tanya satu satu yin kepalaku pusing dengernya, tapi aku baik baik saja kok hanya ada kendala sedikit"
"ah syukurlah kalau begitu istirahat lah nona sebentar, saya akan menyiapkan baju dan air hangat untuk membersihkan diri"
"Hem"
,,,,,,,,,*,,,,,,,
sementara kaisar menemui pengawal pribadinya yang sedang cemas dari kemaren tapi dirinya tak bisa apa apa karena perintah yang mulia kaisar untuk tidak pergi dari tempat itu dan jangan mengikutinya setelah menemuinya sang kaisar menyuruh pengawal kepercayaan Zhou yuan untuk menyelidiki seseorang di negara nya yang mempunyai banyak istri dan salah satu istri nya bernama Yue
"Zhou kemari lah"
__ADS_1
"hamba menghadap yang mulia" sembari menghadap dan memberi hormat
"segera pekerjaan beberapa puluhan prajurit untuk mencari keberadaan seseorang untuk sementara cirinya adalah wanita cantik dia bernama Yue selalu memakai cadar dan ini yang lebih penting dia istri dari seorang laki laki yang mempunyai banyak istri sampai sampai istrinya sendiri tidak mengenalinya sungguh biadab" ucapnya menahan emosi yang membara karena cemburu yang tak wajar
mendengar itu pengawal kepercayaan sang kaisar mengerutkan kening
'sejak kapan yang mulia peduli dengan lawan jenis apa sebenarnya yang terjadi padanya ketika pergi' isi pikirannya yang linglung dengan perubahan sang kaisar yang tak sadar dirinya melamun.
sang kaisar yang mengerti isi pikiran pengawal nya pun sadar karena jujur dirinya juga aneh dengan dirinya sendiri karena kehadiran xiao yue mampu memberikan kehangatan yang selama ini di carinya.
dengan adanya xiao yue, dia sedikit membuka hati untuk xiaoyue yang selama ini terkunci untuk cinta pertama nya yang hilang tanpa jejak setelah peristiwa berpencar untuk menghindari para pembunuh yang mengincarnya
sejak kejadian itu sang kaisar terus mencari sang pujaan hati dan mencari indentitas nya tapi nihil cinta pertamanya hilang tanpa jejak
"eh maaf yang mulia hamba akan segera mengutus beberapa puluhan pasukan dan saya pamit undur diri" pamit Zhou
"Hem" pertanda setuju dan Zhou segera menyuru prajuritnya untuk mencari wanita yang di cari sang kaisar
,,,,,,,,,*,,,,,,,,
__ADS_1
selang beberapa menit sang kaisar masih duduk santai karena dirinya paham pasti sebentar lagi ada yang datang siapa lagi kalau bukan Zhou yuan sang sahabat kaisar,
Zhou yuan orangnya bijaksana ramah tapi di balik itu ada sikap usil dan jiwa penasarannya sangat tinggi yang membuat sang kaisar nyaman berkeluh kesah dengan Zhou karena mampu menempatkan perilaku sesuai keadaan seperti saat ini dia berprilaku sebagai sang sahabat dan duduk di depan sang kaisar.
dan kaisar hanya melihat sajah kelakuan sahabatnya ketika menjadi dirinya sendiri dan itu sudah diperbolehkan oleh sang kaisar Sekarang dirinya hanya bisa pasrah ketika Zhou menanyakannya..
"Wei Lian apakah kau tidak ingin menjelaskan sesuatu padaku" dan ini dia ketika Zhou menjadi sahabat nya dia tak akan memandang status atau jabatan dan sang kaisar sudah sangat hafal dengan melakukan sahabatnya.
dan itu membuat sang kaisar menghelah nafas beratnya berkali kali
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.