Selir Xiao Yue

Selir Xiao Yue
cemburu buta


__ADS_3

xiaoyue jengah melihat tingkah kekanakan Lian dan sekarang memikirkan hadiah apa untuk suaminya yang juga kaisar Lian karena dia tak sadar


uang yang ada di kantongnya menipis karena pembelian pedang yang mahal ini, dan uang itu hasil menabungnya selama ada di kediaman keluarga xiao, sedangkan harta yang di kasih keluarga kekaisaran dia tak ingin menyentuhnya karena dia tidak sepenuhnya melayani yang mulia kaisar jadi xiao Yue merasa tak berhak


'apa yang harus ku lakukan sekarang untuk hadiah sang kaisar? tidak mungkin aku memberikan sesuatu yang murah, ah nanti kupikirkan lagi' pikir xiao yue sambil mengernyitkan alisnya


"ada apa?" suara tenang kaisar Lian mengagetkan xiaoyue


"eh tidak" berusaha mengelak


"kamu memikirkan sesuatu?" selidik kaisar Lian


"tidak"


"jangan membodohi ku" suara tegas kaisar Lian


menghela nafas


"aku hanya kepikiran hadiah apa nanti yang ingin ku kasih kepada yang eh maksudku pada teman ku" kata xiaoyue seolah olah berfikir


lagi lagi kaisar Lian cemburu ' masih sempat-sempatnya kamu memikirkan orang lain saat bersamaku?' pikir kaisar Lian tapi berusaha menenangkan dirinya agar tak terbakar emosi


perlahan kaisar Lian cemberut


"kamu tidak rela aku ambil pedang cantik ini?"


"eh tidak kok" sanggah xiaoyue


"aku hanya kepikiran tentang kado untuk temanku dan aku wajib memberinya aku pusing memberinya apa, kalau bisa bantu aku pikir"


"pria atau wanita?"


"pria"


kaisar Lian berpikir "kenapa gak kasih baju buatanmu sendiri atau rancangan mu?" kaisar Lian menyarankan itu bukan tanpa sebab, kaisar Lian yakin Yue tidak bisa menjahit sehingga Yue tidak akan memberikan pria itu hadiah yang lebih bagus melebihi dirinya

__ADS_1


"kau benar juga untung aku kalau ada waktu senggang juga menjahit"


"kamu bisa menjahit?" beo kaisar Lian tak percaya


"ya aku belajar dari ibuku, kenapa?"


"tidak jangan kasih dia baju hasil buatanmu" tolak kaisar Lian


sedangkan xiaoyue mengernyitkan alisnya bingung dalam benaknya siapa yang tadi menyuruhku membuat kan baju untuk nya? tanya Xiaoyue dalam hati atas tingkah kaisar Lian yang aneh menurut nya


"kenapa?"


"tidak hanya sajah kalau kamu memberinya baju kau harus memberiku juga"


"kenapa?"


"karena aku temanmu"


"bukannya kamu sudah ku kasih hadiah"


"apapun?" xiaoyue tersenyum licik


"Hem apapun" yang tak sadar akan senyum licik Xiaoyue


'akan ku kerjain kamu lian' Xiaoyue tertawa dalam hati yang kesel pada kaisar Lian yang selalu bertingkah aneh


"sudah sudah sekarang kapan kita keluar hutan ini? apa kamu punya jalan keluar?" tanya xiaoyue


"Hem aku sudah mencarinya tadi saat memburu ayam hutan ini dan tak sengaja ada jalan yang menuju ke desa kecil"


"kapan kita kesana?"


"setelah kamu mempunyai tenaga"


"aku sudah punya tenaga" jawab xiaoyue

__ADS_1


"beneran aku sudah punya tenaga" imbuh xiao Yue yang melihat kaisar Lian tak percaya


"yaudah kita kesana sekarang juga"


sambil bangun dari duduknya


"kamu bisa jalan kan?" karena khawatir pada xiao Yue


"bisa" ucap singkat xiaoyue tapi setelah beberapa melangkahkan kakinya terasa sakit di ajak jalan tanpa aba aba kaisar Lian berjongkok di depan xiaoyue


"ayo naik"


"tidak"


"naik atau aku tinggal" ancam kaisar Lian


"baik" karena tak punya alasan lain


.


.


.


.


.jangan lupa dukung author dengan meninggalkan jejak dan dukungan semangat


karena semangat kalian membuat ku semangat


terima kasih dukungannya selama ini


.


.

__ADS_1


__ADS_2