
"huk huk huk" xiaoyue kembali batuk darah, kondisinya sudah benar benar melemah
"nona / permaisuri" yin dan Zhou cemas akan kondisi xiaoyue
"yin panggil tabib dulu ya" yin hendak beranjak dari sana dengan gelisah
"huk tidak perlu yin, aku baik baik sajah" ucapnya tersenyum
"baik baik apanya kondisi kamu sangatlah lemah" yin yang sangat khawatir sampai membentak xiaoyue secara tak sengaja
setelah sadar yin meminta maaf kepada xiaoyue
"maaf nona" yin menyesal dengan sikapnya meminta maaf seperti pelayan
"huk bangunlah yin, aku mengerti"
Zhou melihat interaksi keduanya hanya tersenyum masam, Zhou tak tau apa yang harus dilakukan nya sekarang
Zhou ingin memanggil tabib dulu selain waktunya sudah tidak pas, racunnya sudah menyebar dan juga harus ke hutan terlarang demi keselamatan kaisar Lian dan kedua pangeran putri
Zhou merasa delima sekarang atara menyelamatkan xiaoyue atau kaisar lian dan anaknya
Zhou sangat sadar sahabatnya sangat mencintai xiaoyue, dengan meninggalnya xiaoyue kaisar Lian akan hidup seperti mayat hidup
Zhou tertunduk merasa bersalah atas kelalaiannya menjaga sahabatnya dan kedua anaknya
"jangan di pikirkan" xiaoyue sadar pasti Zhou merasa bersalah terhadapnya
"yang perlu kita khawatir kan adalah keselamatan ketiganya huk"
"sekarang kita harus membahas rencana penghianatan selir agung supaya terbongkar didepan umum dan tak bisa mengelak lagi"
'setidaknya aku harus membuka kedok watak asli dari selir agung sebelum meninggal' batin xiaoyue
__ADS_1
"aku tau caranya" ucap seseorang yang baru datang, xiaoyue dan yang lainnya menoleh ke arah pintu
"selir Anxixi" ucap ketiganya
selir Anxixi masuk kedalam "tapi sebelum itu aku minta maaf atas kelalaian ku"
"tidak masalah, sekarang kita susun rencana nya" mereka berempat menyusun rencana nya
.
.
.
.
.....
sekarang xiaoyue dan yin menuju kehutan terlarang keduanya berhati-hati takut tiba-tiba ada musuh yang menyerang
"ayolah yin kita harus cepat sampai" xiaoyue menampakkan senyum ceria nya pada yin
yin membalas senyum nonanya dengan lembut, yin mengangkat kepalanya supaya bisa mencegah air mata xiaoyue tidak jatuh didepan nonanya
"baik" ucapnya dan memalingkan wajahnya karena air matanya sudah tidak bisa di bendung lagi
"di surat kita harus mencari gubuk" ucap xiaoyue lalu melihat lihat sekeliling ternyata tak jauh dari sana terdapat gubuk, ekor matanya melihat seorang perempuan beserta penjaganya sambil mengendong seorang bayi
xiaoyue dengan pelan menuju kesana dengan tertatih-tatih
"selir agung" ucapnya lemah
wanita tadi menoleh dan tersenyum sinis kepada xiaoyue, ekor mata xiaoyue menangkap seorang laki-laki sedang duduk dan di ikat beserta dua penjaga di sisinya
__ADS_1
"lepaskan mereka, kau mau nyawaku kan, ayo bunuh aku sekarang dan lepas mereka huk huk" xiaoyue berjalan mendekat yang dituntun yin
"tunggu" selir agung tersenyum kemenangan
"hahaha ternyata racunnya sangat manjur, ayoh kemari ayoh lah sayang mendekatlah bersama kekasih mu" tertawa jahat
xiaoyue berjalan lagi sambil dituntun yin
"tunggu, berjalanlah sendiri aku ingin melihat penderitaan mu sebelum maut menjemput mu hahaha"
xiaoyue menatap yin supaya melepaskannya "tidak" yin menolak
"lepaskan" dengan berat hati yin melepaskannya
yin mengikuti xiaoyue dari belakangnya , xiaoyue melangkah dengan lunglai, sesekali terjatuh , yin sudah tak bisa menahan air matanya lagi tetes demi tetes air mata yin berjatuan berkat melihat pengorbanan nonanya sekaligus teman baiknya yang sudah dianggap keluarganya
"nona" yin sudah tak bisa berkata apa-apa lagi
xiaoyue mengabaikan panggilan yin dan terus maju, penderitaan xiaoyue ditertawai oleh selir agung hahahaha
.
.
.
perlahan mata kaisar Lian membuka matanya dia bingung kenapa bisa ada tempat asing menurutnya seingatnya dia sedang bersantai dengan sikembar, ekor matanya melihat sekeliling dia melihat xiaoyue yang sedang berjalan ke arahnya dengan lemah
"yuyyu'er" lirih kaisar Lian bingung dengan situasi sekarang
.
.
__ADS_1
..
.jangan lupa dukungannya -_- -_-