
xiaoyue cemberut di ruang hias kamar kaisar Lian sambil di sisir oleh kaisar Lian
kaisar Lian yang melihatnya terkekeh geli melihat keimutan xiaoyue
"kamu kenapa Hem?" Lian bertanya dengan lembut
"....... " xiaoyue tak menanggapi kaisar Lian dan hanya memanyunkan bibirnya
tak tahan dengan itu, kaisar Lian membalik tubuh xiaoyue untuk menghadap padanya
"sayang"
"......"
"yue'r"
"....."
"kamu masih marah sama aku?"
xiaoyue menggeleng gelengkan kepalanya sambil menunduk
"kamu kenapa? bilang sama aku kalau ada apa-apa "
satu kata yang di ucapkan xiaoyue
"malu" cicitnya pelan
kaisar yang mendengarnya ingin tertawa terbahak bahak tapi di tahan oleh kaisar Lian takut xiaoyue tambah malu, karena di tahan membuat wajah kaisar Lian memerah dengan ekspresi aneh dan tak luput dari tatapan xiaoyue
"kamu meledek ku?" xiaoyue cemberut
"eh tidak yue'r" bantah kaisar Lian
xiaoyue cuek tak membalas lagi
"masih sakit?" tanya ambigu kaisar Lian
xiaoyue bingung apa yang di ucapkan kaisar Lian..
__ADS_1
"apa" mengernyitkan alisnya polos
"itu loh" mengisyaratkan dengan dagunya
xiaoyue merona setelah mengerti ucapan kaisar Lian dan menjawab menggeleng gelengkan kepalanya tanpa sadar
kaisar Lian ingin sekali menggoda nya
"benarkan tidak sakit kalau begitu kita bisa mengulangi lagi" canda kaisar Lian Karena dirinya pasti tahu bahwa xiaoyue masih sakit
"gila" xiaoyue bangkit dari duduknya hendak pergi tapi cepat cepat kaisar Lian memeluknya dari belakang
"kamu mau kemana Hem" tanya kaisar Lian memeluk xiaoyue sambil mencium leher xiaoyue lembut
"aku" beo xiaoyue menahan sensasi yang di berikan kaisar Lian
"lepaskan aku dasar mesum tidak lihatkah aku yang sedang kesusahan berjalan" rengek xiaoyue
puas dengan rengekan xiaoyue kaisar Lian melepaskan xiaoyue yang sedang ngomel ngomel
"dasar kaisar mesum belum puas tadi membuatku tepar, sekarang sudah minta lagi" omel xiaoyue dan hanya di tanggapi dengan kekehan kaisar Lian
"Hem"
........
.
kaisar Lian pergi setelah makan pagi dengan xiaoyue dan berpesan untuk jangan meninggalkan kediaman tanpa seizinnya
walau kaisar yakin xiaoyue pasti tidak akan pergi di sebabkan malu, meski begitu kaisar Lian belum yakin karena xiaoyue mempunyai seribu satu cara melakukan segala cara yang diinginkan xiaoyue
kaisar Lian keluar dari kediaman nya dengan wajah cerianya dan di sambut oleh Zhou dengan has orang tidak tidur semalaman di lihat dari kantong matanya yang membuat kaisar Lian kaget
"Zhou apa yang kau lakukan disini"
"tentu saja melaksanakan tugasku" jawab Zhou dengan malas
"yang mulia jangan lupa anda menyuruh kami untuk melaksanakan tugas masing masing, dan tugasku yaitu menjaga yang mulia untuk tidak ada yang mengganggunya membuat pangeran kecil" jelas zhou
__ADS_1
mendengar penuturan Zhou membuat kaisar Lian merona
"jangan bilang kau mendengar nya?"
Zhou mengangguk polos dan berucap
"yang mulia bagaimana hadiah dariku puas tidak?" tanya Zhou
mendengar apa yang di tanyakan Zhou buru buru kaisar Lian membungkam mulut dan menyeret Zhou untuk keruang kerjanya
kaisar Lian menghelah nafas takut xiaoyue curiga dan mendengarnya
"yang mulia anda belum menjawab pertanyaan ku, apa aku mendapatkan hadiah dari misi ini?"
kaisar Lian melotot kan matanya marah
"kenapa kau tidak bilang mengasih obat itu Zhou"
"ah maaf yang mulia" maaf Zhou karena tidak memberi tahu kaisar Lian tapi di dalam hatinya kalau di kasih tahu bukan kejutan dong
"bukan itu kenapa kau tidak mengasih ide ini tidak dari dulu, kan aku gak akan repot repot menyuruh mu untuk merusak kediaman yue'r"
Zhou langsung mengubah raut wajahnya ceria
"yang mulia apa aku mendapatkan hadiah liburan?" tanya zhou ceria
kaisar Lian mengisyaratkan Zhou untuk mendekat dan zhou menurutinya tanpa curiga, setelah mendekat kaisar Lian menendang bokong Zhou sambil tertawa puas
'ais sial kenapa mereka selalu membuat bokongku sakit dasar pasangan aneh' Zhou mengelus ngelus bokongnya sambil cemberut
.
.
.
.
.hai hai mohon dukungan dari kalian semua dari vv
__ADS_1