
xiaoyue semakin kalut saat Lian terus maju kedepan
'jangan bilang ini nyata tidak ini mimpi, harus mimpi Lian tak mungkin di sanakan?' pikir xiaoyue
'dan apa itu kenapa dia duduk di tempat khusus kaisar jangan bilang dia, kaisar' benak xiaoyue bertanya tanya
lamunan Ter henti karena harus memberi hormat pada kaisar
"hormat kepada yang mulia kaisar semoga hidup dalam kejayaan"
"bangkitlah" suara itu keluar dari mulut kaisar Lian
kaisar Lian lagi-lagi tersenyum tipis melihat ekspresi xiaoyue
jangan ditanya keadaan xiaoyue sekarang dia sok menerima kenyataan ini
tidak hanya itu dia sangat sok ketika memujinya tanpa sadar seminggu yang lalu
'tampan gagah kuat perkasa' itu berputar putar di pikirannya mukanya semakin pucat pasi
lagi lagi dia ingat taruhan nya dengan kaisar Lian, memarahinya, menuduh penyusup bilang pengganggu, dan juga saat dia keluar dari istana tanpa izin
'oh tuhan galilah lubang untuk ku aku sangat malu sekarang' pikir xiaoyue sok
kini matanya tertuju pada pakaian yang di pakek kaisar pakaian yang nampak akrab di matanya
tidak bukan itu yang di pikirkan nya
kenapa warnanya biru jangan bilang kalau ketuker
seketika xiaoyue melirik yin, yin yang ditatap seperti itu menampakkan muka polosnya
__ADS_1
flash back
ketika membungkus hadiah
penyusup penyusup penyusup
yin yang hawatir menjatuhkan pakaiannya dan mencari nonanya karena nonanya baik baik saja dia kembali
saat kembali dia membungkus sesuai ingatan nya
flash end
tidak xiaoyue benar benar ingin pergi sekarang menahan malu, apalagi setelah mengetahui taruhannya dengan kaisar yang menjebaknya. tidak hanya itu kenapa aku memberinya tiga hadiah sekaligus. benar-benar dirinya dikerjain.
xiaoyue malu bercampur sok sehingga dia tak mendengar ucapan orang sekelilingnya
"baiklah acara di mulai" ucap kaisar Lian sebagai tuan rumah
banyak nona nona muda yang tampil menunjukkan bakatnya nari nyanyi syair dan lain lain
lama lama semua sudah menunjukkan bakatnya tinggallah xiaoyue yang belum
selir linfei yang mengetahui itu berfikir bahwa xiaoyue tak mempunyai bakat sehingga dia memberi tahu pada yang lain bahwa selir xiaoyue belum menampilkan bakatnya
selir linfei menunjukkan senyum kemenangan, tapi tak berpengaruh pada xiaoyue
"mohon maaf yang mulia selir xiaoyue belum menampilkan bakatnya" ucap linfei penuh kemenangan
" oh yue'r kau belum menampilkan bakatnya? ayo tampilkan" kaisar Lian menyeringai menekan nama yue'r membuat para selir cemburu kecuali selir agung tentunya yang senyum tipis melihat kelakuan kaisar
linfei yang tadi tersenyum kembali surut mendengar kaisar menyebut nama kesayangan
__ADS_1
"baik yang mulia" ucap xiaoyue pasrah
'awas kau nanti' pikir xiaoyue
xiaoyue berjalan anggun mengambil seluring yang sengaja di gantung di bajunya, xiaoyue memainkan dengan lembut serta penuh dengan perasaan
kaisar Lian tersenyum tipis mengambil kecapinya hingga menampilkan dengan sempurna 'ternyata kau yang selalu mengiringiku bermain seluring dengan bermain kecapi Lian, pantas sajah kamu selalu bisa masuk kediaman ku sesuka hati ternyata kau kaisar' pikir xiaoyue tetsenyum
tak tinggal diam Han tiamin mengiringi bermain juga
di susul saudara kembar tang yang bermain menari dengan pedang
terungkap lah sudah pemain yang bermain tadi malam hingga menimbulkan rasa kagum untuk mereka
kecapi dan seluring beradu menimbulkan rasa nyaman di hati hingga permainan selesai
xiaoyue ingin kembali duduk ke tempatnya namun terhenti ketika seseorang memanggilnya
"selir xiaoyue" ucapnya lembut
"tunggu sebentar" imbuhnya lagi
.
.
.
.
..jangan lupa dukung author dengan semangat dari kalian
__ADS_1
dan juga terima kasih yang sebanyak banyaknya dari author kepada kalian yang memberi vote, author doakan semoga lancar rejekinya dan sehat selalu
amin ...