
hari hari berlalu entah kenapa setelah kaisar pulang dari kekaisaran tempat adiknya dan suaminya tinggal, entah kenapa kaisar Lian semakin dingin dan acuh tak acuh pada xiaoyue.
xiaoyue merasa bingung kepada kaisar Lian kenapa semakin dingin kepadanya, tapi xiaoyue tetap positif kalau itu sandiwara.
hari berganti hari xiaoyue langsung resah karena ini tidak seperti biasanya, kaisar Lian tak peduli bahkan mengunjungi lagi tidak
karena kepikiran xiaoyue sampai pendarahan, tapi apa yang di dapat bukan perhatian tapi kemarahan dari kaisar Lian karena menuduhnya ingin membunuh putranya
xiaoyue hanya bisa menangis sendiri dalam diam bahkan weilang sudah dipindahkan oleh kaisar Lian dan melarang untuk saling ketemu
xiaoyue bahkan dilarang keluar dari kediaman peonik tanpa seizin kaisar lian
xiaoyue sangat sedih, karena kaisar Lian mengkhianati dirinya, dalam diam xiaoyue frustasi saat mengingat ingat rayuan bahkan janji janji kaisar Lian
xiaoyue menangis sambil memegang perutnya "yang baik baik didalam ya nak"
yin sangat sedih melihat nona nya sangat terpuruk, yin menatap nampan yang dibawanya bahkan sesuap tidak dimakan oleh xiaoyue
"apa ada berita terbaru yin?"
"nona yang mulia kai"
"berhenti aku tidak ingin kau menyinggung atau menyebutnya dalam pembicaraan ini, aku tak ingin mendengarnya" xiaoyue menerawang keluar jendela
xiaoyue secara tak sadar mengingat ingat kenangan bersama kaisar Lian, bagaimana sembrono dan mesumnya kaisar Lian, xiaoyue tiba-tiba tersenyum lirih sambil meneteskan air matanya.
"yin apa aku punya salah?"
"tidak nona yin yakin ini hanya kesalahpahaman"
xiaoyue tersenyum getir
"aku yakin ada yang bermain dibalik layar tapi siapa?" xiaoyue bertanya tanya
__ADS_1
"nona yin tidak tau, bahkan selir cuma tinggal dua"
xiaoyue bangkit dari duduknya untuk jalan sambil berpikir
"aku merasa tak yakin yin, selir anxixi tidak pernah mencari malah denganku tapi kalau selir agung tidak mungkin lagi"xiaoyue sangat kepikiran sampai membuatnya mendadak pusing dan mundur kebelakang
"nona yin mohon jangan berpikir terlalu keras kasian sama nona atau tuan kecil" yin menasehati agar tidak terjadi apa-apa lagi pada nonanya sambil memapah membawa ketempat tidur
xiaoyue menurut karena dia juga tak ingin membuat anaknya kenapa-kenapa.
xiaoyue tiba tiba memeluk yin
"yin aku sangat merindukan nya" xiaoyue menangis sesenggukan yin hanya bisa menepuk nepuk punggung nonanya
"tenang nona yin mohon tenang"
xiaoyue menatap yin "terimakasih"
"sudah kewajiban yin nona"
"tapi"
"aku sudah sembuh lagian hukuman kaisar sudah lewat"
"baik asal bersama yin"
"ya ya bawel"
.
.
.
__ADS_1
xiaoyue berjalan di papah yin berjalan jalan di sekitar istana tapi di tengah jalan xiaoyue meminta yin mengambil air dan yin menurutinya
tapi tibatiba xiaoyue merasa sedih saat kaisar Lian keluar dari kediaman selir agung dengan mesrahnya dan perhatian
xiaoyue melihat kaisar Lian pergi tanpa menyadari kehadirannya, xiaoyue menghelah nafas dan mengikuti selir agung yang pergi kekediaman nya dengan terburu-buru
xiaoyue mendekat untuk mengetahui apa yang dilakukan selir agung
xiaoyue sok saat mendengar selir agung tertawa terbahak bahak sambil menyebut kaisar bodoh
"hahaha dasar kaisar bodoh, dengan mudahnya aku menjatuhkan pasangan kekasih dan memfitnah nya dan ini (sambil menunjuk nunjuk dadanya) haha ini tidak sakit sekali Karena aku yang mengirim bandit itu dan berpura-pura seperti kesatria pahlawan" selir agung tertawa-tawa
"aku tidak akan membuatmu bahagia bagaimana pun caranya karena cepat atau lambat kita akan menyusul Gege ke liang lahat untuk menemaninya hahaha"
xiaoyue merasa terpukul saat mengetahui itu semua perbuatan selir agung selama ini tanpa sadar xiaoyue mundur kebelakang dan menjatuhkan vas bunga, xiaoyue terbelalak kakinya lemas tak bisa berkutik untuk pergi
"siapa?" selir agung membuka pintunya dan tidak mendapati apa-apa disana
"huh sudahlah" selir agung masuk
sementara xiaoyue bersukur saat ada yang membantunya saat-saat terakhir, xiaoyue berbalik
"selir Anxixi" ucap xiaoyue terkejut
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.-_- salamhangat -_-