Sesungguhnya Cinta

Sesungguhnya Cinta
episode 11


__ADS_3

Setelah Veena berbicara belum siap untuk keluar dari pekerjaannya, tiba-tiba mobil Reyhan ngerem mendadak.


"Ssssstttttt..."


"Mas... kenapa kamu ngerem mendadak?" ucap Veena karena kaget


"Maaf Veen.... kita ngobrol serius sebentar yaa Veen? tapi cari tempat yang nyaman untuk kita ngobrol serius" ucap Reyhan


"Hmmmm, mau dimana mas?" ujar Veena


"Dicafe saja yaaa, gak jauh dari sini" ucap Reyhan


"Okee mas, hati-hati jangan ngerem mendadak lagi" ucap Veena


"Iyaa Veen" ujar Reyhan


Reyhan melajukan mobilnya ke cafe langganannya, disana mereka bisa ngobrol santai sambil menikmati berbagai macam kopi. tibalah mereka di cafe tersebut.


"Selamat datang mas Reyhan dan pasangan" sapa pelayan


Reyhan sudah terkenal dicafe tersebut karena hampir setiap Minggu Reyhan nongrong di cafe tersebut. Veena terus mengikuti Reyhan dari belakang dan Reyhan memilih duduk dilantai atas karena bisa melihat langsung pemandangan luar dan ramainya jalanan ibukota.


"Langsung pesan mas Reyhan?" sapa pelayan


"Aku biasa yaa mas, kamu pesan apa Veen?" ujar Reyhan


"Aku ice lemon tea sama roti bakar coklat" ucap Veena


"Ada tambahan lagi" tanya pelayan ke Reyhan dan Veena


"Itu saja dulu" ucap Reyhan ke pelayan

__ADS_1


Setelah pelayan tersebut pergi, mereka mulai mengobrol serius.


"Veen kamu tahu aku menyukaimu?" tanya Reyhan


"Tidak mas" jawab Veena


"Veen apa kamu mau membuka hatimu untukku"? tanya Reyhan


"Belum tahu mas... kita sebelumnya tidak pernah dekat dan baru dekat kemarin tapi mas Reyhan sudah mengutarakan isi hatinya padaku, apa tidak terlalu cepat" ucap Veena


"Aku menyukai sudah lama dan kemarin kita bersama seharian itu membuat aku tambah yakin, kalau aku benar-benar ingin serius sama kamu" ujar Reyhan


"Mas aku belum siap untuk risegn, bagaimana nasib kakakku?" ucap Veena


"Biar aku yang biayai kamu dan kakakmu" jawab Reyhan


Ketika Veena ingin menjawab pertanyaan Reyhan, pelayan mengantarkan makanan ke meja mereka.


"Iyaa terima kasih" jawab Reyhan


Setelah makanan mereka sudah dimeja, Veena langsung meminum ice lemon tea tersebut agar pikirannya sejuk dan hatinya tenang.


"Gimana Veen" tanya ulang Reyhan


"Aku harus memikirkannya mas" jawab Veena


"Veen apa kamu mau menikah denganku?" ucap Reyhan memegang tangan Veena


"Mas... apa tidak terlalu cepat?" jawab Veena


"Veen, usia aku bukan waktunya main-main, aku ingin cari pendamping hidup" ujar Reyhan

__ADS_1


"Mas... aku butuh waktu untuk memikirkan semua ini" ucap Veena


"Aku butuh kepastian secapatnya Veen, orang tuaku ingin sekali berkenalan dengan calon istriku" ujar Reyhan


"Besok aku akan kasih kepastiannya" jawab Veena


"Terima kasih Veen, aku sungguh-sungguh denganmu, aku akan membuat kamu selalu bahagia bersamaku" ucap Reyhan romantis


"Terima kasih atas niat baik mas Reyhan kepadaku. sekarang kita kebengkel yuk mas" ucap Veena


"Oh iyaa Veen, aku tidak ingin ada kebohongan diantara kita. sebenarnya bengkel tersebut punya kedua orang tuaku" ujar Reyhan jujur


"Terus kenapa kemarin mas Reyhan berbohong, mas Reyhan bilang itu bengkel langganan mas Reyhan?" tanya Veena


"Aku takut kamu menolaknya, tapi sekarang aku tidak akan berbohong lagi padamu" ucap Reyhan


"Yaa sudah kalau begitu kebengkel sekarang saja mas, hari ini aku sudah bolos kuliah" ucap Veena


"Maafkan aku yaa Veen, gara-gara aku kamu jadi bolos kuliah, besok kuliah gak?" ucap Reyhan


"Besok aku libur kuliah mas" jawab Veena


"Kalau begitu besok saja kebengkelnya" ujar Reyhan


"Tapi mas..." ucap Veena belum selesai berbicara


"Tidak ada tapi tapian, besok seperti biasa aku jemput berangkat kerja dan sorenya pulang kerja aku janji mengantarkanmu kebengkel" ujar Reyhan memotong pembicaraan Veena


"Okelah kalau begitu" ucap Veena


..…...............…................................................

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂


__ADS_2