Sesungguhnya Cinta

Sesungguhnya Cinta
episode 6


__ADS_3

Tak terasa mereka sudah sampai ditempat makan tersebut.


"Mas Reyhan, itu tempat makannya, disebelah kiri jalan" ujar Veena menunjuk tempat makan tersebut


"Ohh iyaa Veen" ucap Reyhan melaju keparkiran tempat makan tersebut


sesampainya mereka ditempat makan, keduanya duduk berhadapan dan itu membuat Veena tidak nyaman karena masih merasa sangat malu.


Pelayan pun mengantarkan buka menu, selembar kertas dan pulpen untuk mengisi apa yang mau dipesan.


"Kamu mau pesan apa Veen?" tanya Reyhan melihat buka menu


"Aku tidak makan mas, masih kenyang" jawab Veena


"Tidak boleh, kamu harus makan. kalau begitu aku yang pilihkan menunya tetapi kamu harus ikut makan" ujar Reyhan memaksa Veena agar makan bersamanya


"Hmmm, iyaa mas" jawab Veena mengangguk


"Kita pesan ikan gurame saos tiram, kerang hijau saos padang dan cah kangkung yaa? kamu suka kan Veen? tanya Reyhan


"Iyaa mas aku bisa makan apa saja" Jawab Veena menyetujuinya


Reyhan memanggil pelayan untuk segera memesan makanan. Reyhan selalu memperhatikan Veena dan Veena merasa sangat canggung selalu diperhatikan oleh reyhan. sifat Veena yang seperti itu membuat Reyhan semakin semangat untuk terus mendapatkan hatinya. dalam hati Reyhan berkata : suatu saat nanti kau tidak akan canggung lagi dekat denganku, bahkan suatu saat nanti kita akan selalu terlihat romantis. ucap Reyhan dalam hati sambil senyam senyum sendiri.


Tidak lama kemudian makanan dimeja mereka pun sudah siap.

__ADS_1


"Mas itu makanannya dimakan, jangan diliatin terus" ujar Veena


"Ohh iyaa Veen, ayoo kita makan" jawab Reyhan terkejut dari lamunannya


"Iyaa mas, selamat makan" ucap Veena tersenyum


"Selamat makan juga, kamu makan yang banyak yaa, tadi sore kan habis dorong motor" jawab Reyhan sambil meledek


"Hmm, iyaa mas" ucap Veena tersenyum terpaksa


Mereka berdua menyantap makanan tersebut dengan lahap. setelah selesai makan Reyhan akan segera mengantarkan Veena untuk pulang karena hari sudah semakin malam dan besok mereka masih harus beraktivitas. akhirnya mereka berdua selesai makan.


"Veen tadi ada yang bilang gak laper" ujar Reyhan meledek Veena


"Hehheeeeee, jadi malu aku mas ketahuan bohong" ucap Veena tertawa meringis


"Hmmmm apaan sih mas" jawab Veena canggung


"Orang rumah udah pada tidur belum Veen? bungkusin saja yaa buat keluarga kamu?" tanya Reyhan


"Tidak usah mas, kakakku biasa masak. takut gak kemakan" jawab Veena


"Kalau begitu belikan kakakmu martabak saja yaa Veen?" ujar Reyhan menawarkan yang lain


"Tidak usah mas, orang rumah jam segini pasti sudah pada tidur. kita langsung pulang saja" Jawab Veena

__ADS_1


"Yaa sudah kalau begitu" ucap Reyhan


Mereka berdua meninggalkan tempat makan tersebut dan menuju mobil untuk segera pulang. didalam mobil sangat terasa hening karena mereka tidak ada pembicaraan apapun. sesampainya mereka didepan rumah Veena.


"Mas, terima kasih banyak yaa untuk hari ini. mas sudah membantuku, menolongku dan mengantarkanku" ucap Veena tersenyum manis


"Sama-sama Veen, aku sangat senang bisa seharian bersama kamu" ucap Reyhan


"Sampai ketemu besok mas" ujar Veena sambil membuka pintu mobil


"Tunggu Veen" ucap Reyhan menarik tangan Veena


"Ada apa mas?" jawab Veena melirik kearah Reyhan


"Veen.... Veen...." ujar Reyhan gugup terus menggenggam tangan Veena


"Ada apa mas? mas mau bicara apa?" ucap Veena


"Veen besok kamu jangan berangkat duluan yaa. besok pagi aku jemput kamu" ujar Reyhan berbohong, sebenarnya Reyhan mau mengutarakan isi hatinya


"Yaa ampun mas, kirain ada yang penting banget. oke mas sampai ketemu besok" jawab Veena keluar dari mobil


"Iyaa Veen, selamat beristirahat. daaahhhhh" ucap Reyhan melambaikan tangan ke Veena


"Daaaahhhhhhh" ucap Veena melambaikan tangan ke arah mobil Reyhan yang sudah berjalan

__ADS_1


..…...............…................................................


Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂


__ADS_2