
Reyhan sangat senang karena bisa berdua dengan Veena didalam mobilnya tetapi mereka berdua hanya berdiam diri tanpa ada pembicaraan apapun, Reyhan ingin sekali mengutarakan perasaannya kepada Veena tetapi Reyhan ragu, menurutnya ini bukan waktu tepat dan Reyhan bertekad akan terus mendekati Veena dan membuktikan padanya bahwa Reyhan layak menjadi pendamping hidupnya.
"Veen ini belok mana?" tanya Reyhan (sebenarnya Reyhan tahu tetapi Reyhan hanya memancing suasana untuk mulai obrolan dengan Veena)
"Ini lurus saja mas, nanti didepan belok kanan" jawab Veena serius
"Oh iyaa Veen, kamu nanti pulang jam berapa Veen?" tanya Reyhan
"Sekarang dua mata kuliah mas, pulang jam 9" ucap Veena yang terus memperhatikan jalan
"Nanti aku jemput yaa Veen? motor kamu kan masih dibengkel" ucap Reyhan berharap Veena tidak menolaknya
"Gak usah mas aku bisa naik gojek, kasian mas Reyhan mondar mandir, mas istirahat saja besok kan harus kerja" jawab Veena
"Tidak apa-apa Veen, biar aku tungguin kamu sampai selesai kuliah, aku khawatir kalau kamu pulang sendirian" jawab Reyhan yang fokus mengendarai mobilnya
"Tapi mas......" jawab Veena belum selesai bicara
"Gak ada tapi tapian, pokoknya nanti aku tungguin kamu dikampus" ujar Reyhan memotong pembicaraan Veena
"Iya mas" jawab Veena
__ADS_1
Reyhan sangat senang bisa seharian bersama Veena. dan tibalah mereka di Universitas Terbuka Jakarta tempat Veena menimba ilmu. dikampusnya Veena terkenal cantik, pintar, ramah tetapi sangat sulit untuk mendapatkan hatinya, banyak pria yang pernah mendekatinya dan mengutarakan perasaannya tetapi semuanya ditolak dan hanya dianggap sebagai teman.
Sesampainya Veena dan Reyhan diparkiran kampus, Reyhan langsung turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Veena. Veena sangat terkejut diperlakukan oleh bosnya seperti ratu. walaupun Veena menyadari bahwa bosnya memang selalu mendekatinya.
"Terima kasih mas, gak usah repot-repot, Veena bisa buka pintu sendiri kok" ucap Veena tersenyum ke Reyhan
"Gak apa-apa Veen, aku senang kok" jawab Reyhan sekenanya
"Sekali lagi terima kasih mas, sudah banyak membantu aku hari ini. Veena masuk kelas dulu yaa mas" ucap Veena
"Iyaa Veen, sudah jangan berterima kasih terus, aku sangat senang dan ikhlas membantumu. semangat yaa kuliahnya biar cepat lulus" ujar Reyhan sambil mengacak acak rambut Veena
"Veen.... aku tunggu kamu yaa disini" ucap Reyhan sambil melihat ke arah Veena yang sudah menuju gedung kampus
Veena hanya membalikkan badan dan menjawab oke dengan tangannya. saat mata kuliah sudah dimulai, Veena tidak bisa konsentrasi karena memikirkan Reyhan, Veena menjadi nyaman didekatnya dan sangat merasa senang. Reyhan yang sedang di dalam mobil memberikan pesan kepada Veena.
"Veen, aku mau tidur sebentar didalam mobil dan mobil tidak aku kunci, nanti bangunin aku yaa. semangat cantik kuliahnya" ucap Reyhan dipesan singkatnya
"Iyaa mas Reyhan" jawab Veena melalui ponselnya
Dan akhirnya selesai juga Veena untuk kuliah malam ini. saat Veena sedang membereskan catatan kuliah hari ini, teman Veena yang bernama Selvi menghampirinya.
__ADS_1
"Veen, tadi diantar siapa? cieee udah punya gebetan sekarang" tanya Selvi sambil meledek
"Kepo dech loe" jawab Veena masih sambil membereskan catatannya
"Tadi gue liat loe mesra banget dibukain pintu mobilnya terus loe diacak acak rambutnya, ahhh so sweet banget Veen tapi masih ada yang kurang sih, loe gak cium tangan pacar loe?" tanya Selvi yang bernada ngeledek dan kepo
"Apaan sih loe, dia bukan pacar gue. karena ban motor gue kempes jadi dia anterin gue" jawab Veena sekenanya
"Dia ganteng yaa, kalau loe gak suka buat gue gak apa-apa" ujar Selvi
"Apaan sih loe, udah punya pacar masih saja genit ke cowok lain" jawab Veena ketus
"Tuh kan loe begitu, berarti itu emang pacar loe yaa?" tanya Selvi yang merasa penasaran
"Udah ah, gue mau pulang dulu. bye Selvi sampai ketemu lagi besok" ujar Veena sambil meninggalkan Selvi
"Veen, tunggu gue ikut" ucap Selvi mengejar Veena
..…...............…................................................
Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂
__ADS_1