
Veena menuju parkiran untuk mengambil sepeda motornya dan meneruskan aktivitasnya ke tempat kuliah tetapi saat Veena sadar bahwa ban belakang sepeda motornya kempes. Veena pun mendorong motornya dari tempat kerja menuju bengkel tetapi sebelum sampai di bengkel Veena dikejutkan dengan suara klakson mobil.
"Tin....tin.....
"Tin....tin.....
"Veen kenapa motornya" ucap Reyhan yang melihat Veena mendorong motor
"Bannya kempes pak" jawab Veena
"Bengkel masih sangat jauh Veen, biar aku tlp bengkel langgananku untuk menangani motormu dan nanti setelah montirnya datang biar diurus oleh mereka dan kamu aku antar untuk ke kampus, gimana Veen?" ujar Reyhan berharap ajakannya tidak ditolak Veena
"Gimana yaa pak, kalau motor saya ditinggal besok saya bingung berangkat kerja naik apa?" jawab Veena yang kebingungan
"Besok aku akan jemput kamu pagi-pagi untuk berangkat ke kantor bareng aku dan siangnya motormu akan diantar ke kantor, kamu mau kan Veen?" ucap Reyhan berharap Veena menyetujuinya
"Oh iyaa pak, terima kasih banyak atas tawarannya pak tetapi biar besok saya naik gojek saja ke kantor" jawab Veena
"Diluar kantor tidak udah panggil aku dengan pak, panggil saja Reyhan atau aku kamu" ujar Reyhan agar merasa lebih dekat dengan Veena
"Baik pak, ehhhh maaf baik mas Reyhan" ucap Veena yang belum terbiasa
__ADS_1
"Assalamualaikum hallo Ted, ini motor teman kerja gue ban nya kempes, bisa segera kesini untuk dibawa kebengkel?" ucap Reyhan via tlp kepada kawannya yang bekerja di bengkel
"Walaikumsalam siap bos, share location yaa bos" jawab Teddy via tlp
"Okeee, Assalamualaikum" ucap Reyhan menyudahi pembicaraan via tlp dengan Teddy
"Walaikumsalam" jawab Teddy mematikan tlp nya dan segera menuju lokasi yang sudah dikirim oleh Reyhan
"Makasih yaa mas Reyhan sudah mau bantu aku, kalau gk ada mas Reyhan mungkin aku sudah bingung mau cari bengkel kemana" ucap Veena tersenyum
"Iya sama-sama Veen, nanti setelah Teddy sampai kita langsung berangkat ke kampusmu yaa biar kamu tidak telat dan untuk masalah motormu kamu tenang saja, motor kamu akan aman di bengkel temanku karena itu bengkel langganan keluargaku" ujar Reyhan menenangkan Veena agar tidak khawatir
"Sudah tidak usah banyak terima kasih, aku senang bisa membantumu" jawab Reyhan yang merasa bahagia
"Tiiiinnnnn.....
"Tiiiiiinnnnnn.....
Terdengar suara klakson motor yang dikendarai oleh dua orang, yaitu Teddy dan Samsul. Reyhan sudah mengenal keduanya karena mereka berdua sebenarnya karyawan dari orang tuanya Reyhan dan bengkel tersebut milik orang tuanya Reyhan. Reyhan tidak memberitahu Veena kalau itu bengkel orang tuanya karena takut Veena menolaknya.
"Assalamualaikum bos" ujar Teddy kepada Reyhan
__ADS_1
"Walaikumsalam, Teddy Samsul nanti motor ini kalian bawa saja dulu kebengkel dan besok kalian antarkan ke kantor gue yaa" jawab Reyhan menjelaskan kepada Teddy dan Samsul
"Siap bos, ciee calonnya yaa bos?" jawab Samsul sambil meledek Reyhan yang bersebelahan dengan Veena
"Doain yaa semoga perempuan disebelah gue mau jadi pendamping hidup gue" jawab Reyhan tersenyum dan melirik ke arah Veena
Veena hanya terdiam malu dan menebar senyuman kepada Teddy dan Samsul mendengarkan ucapan Reyhan, didalam hati Veena "apakah aku coba membuka hatiku untuk mas Reyhan?" karena Veena sebenarnya sudah merasa sejak lama kalau Reyhan mendekatinya dan selalu memperhatikannya.
"Yaaa sudah kalian kami tinggal dlu yaa, jangan lupa besok di antar kekantor motornya" ucap Reyhan kepada Teddy dan Samsul
"Oke bos, semoga cepat halal yaa" jawab Teddy
"Aamiin" ujar Samsul
"Aamiin" ujar Reyhan
Dan Veena hanya tersenyum manis kepada mereka.
..…...............…................................................
Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂
__ADS_1