
Setelah mereka berempat selesai mengobrol. Reyhan pun pamit pulang karena besok pagi harus menjemput mamanya di RS dan sorenya ke rumah Veena lagi untuk berkenalan dengan orang tuanya Veena.
Sesampainya Reyhan dirumah, Reyhan membersihkan tubuhnya dan segera istirahat.
tetapi sebelum tidur Reyhan selalu menyempatkan untuk WhatsApp Veena.
"Kamu cepat istirahat yaa calon istriku, love you" ucap Reyhan via WhatsApp
"Iya mas.... aku masih ngobrol tapi sebentar lagi masuk kamar. mas Reyhan selamat istirahat" jawab Veena via WhatsApp
"Kok love you aku gak dibales, kamu belum cinta aku?" ucap Reyhan via WhatsApp
"Hmmmm.... love u to0" jawab Veena via WhatsApp
"Kamu gak usah malu-malu lagi sama aku karena sebentar lagi kita suami istri" ucap Reyhan via WhatsApp
"Iya mas Reyhan" jawab Veena via WhatsApp
Setelah Veena selesai ngobrol dan WhatsApp an, Veena langsung masuk kamar untuk membersihkan tubuhnya dan istirahat.
Keesokan hari Veena bangun sudah ada Ibu dan Ayah tirinya. Veena menghampiri Ibu dan Ayah tirinya dimeja makan.
"Kapan sampai Bu?" tanya Veena sambil mencium tangan ibunya
Dan kemudian Veena pun mencium tangan ayah tirinya.
__ADS_1
"Baru saja kami sampai... kamu sehat nak?" tanya Ibu
"Alhamdulillah Bu sehat.... Ibu dan Ayah nginep lama disini kan?" ujar Veena
"Belum tahu Nak" ucap ayah tiri Veena
"Ibu dan Ayah sarapannya habiskan dulu, setelah itu langsung istirahat" ucap Veena
"Iyaa sayang" ucap Ibu Veena
Setelah berbincang-bincang dimeja makan.
Ibu dan ayah tiri nya Veena segera masuk kamar untuk istirahat sedangkan Veena langsung masuk kamar mandi karena Reyhan akan datang.
Tita dan mas Bram sedang asyik menonton tv sambil becanda. panggilan sayang Tita dan mas Bram adalah ayah bunda.
"Ih gak ada puasnya ayah ini, tadi malam kan sudah" ucap Tita sambil mencubit perut mas Bram
"Biar cepat punya momongan, siapa tahu kita berusaha terus dikasih" ucap mas Bram memeluk Tita
"Aamiin... iyaa yah. ayah sudah ingin memiliki anak?" tanya Tita
"Mau banget Bun, supaya rumah ini rame. ada anak kita, anak Veena" ucap mas Bram agak berkhayal
"Iya yah.... nanti malam kita buat anak lagi" ucap Tita
__ADS_1
"Makasih bunda sayang" ucap mas Bram mencium kening Tita
Sedangkan Reyhan sedang menuju RS untuk menjemput mama dan papanya dan sesampainya di RS ternyata mama papanya sudah menunggu Reyhan di lobby RS. Reyhan dan orang tuanya langsung segera pulang.
"Veena kenapa tidak ikut?" tanya mama Reyhan
"Soalnya ayah dan ibunya Veena datang hari ini dan nanti selesai antar mama papa, Reyhan langsung ke rumah Veena" ucap Reyhan
"Oh gitu.... salam buat keluarga Veena" ucap mama Reyhan
"Siap mah.... mah pah kalau Reyhan dan Veena menikah besok bagaimana?" ucap Reyhan
"Kenapa mau buru-buru sekali Rey?" tanya papa Reyhan
"Reyhan ingin selalu disamping Veena pah" ucap Reyhan
"Mama dukung semua keputusan kamu nak" ucap mama Reyhan
"Papa juga ikut saja, yang penting kamu bicarakan niat kamu ke keluarga Veena" ucap papa Reyhan
"Terima kasih mama papa.... selalu support setiap keputusan anaknya" ucap Reyhan bahagia
"Kami sebagai orang tua hanya bisa mendukung selagi itu niat baik" ucap papa Reyhan
..…...............…................................................
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂