Sesungguhnya Cinta

Sesungguhnya Cinta
episode 18


__ADS_3

"Sebenarnya aku belum siap menikah kak, aku masih ingin bekerja" ucap Veena


"Veen..... gadis seusiamu sudah saatnya menikah" ucap Tita


Dalam hati Veena berkata : benar juga kata kak Tita, sekarang umur gue saja sudah 25 tahun sebentar lagi mau 26 tahun harusnya gue udah punya anak 1 tapi kak Tita sudah menikah hampir 3 tahun belum dikarunia anak, mungkin belum rezeki.


"Veen.... kakak yakin Reyhan tidak sama dengan mas Bram dan kakak liat Reyhan benar-benar tulus sama kamu" ucap Tita


"Iyaa kak... semoga keputusanku tepat" ucap Veena


"Yaa sudah kamu istirahat besok kan mau kerumah mertua" ucap Tita meledek


"Hmmm.... sebenarnya masih deg-degan banget kak tadi saja deg-degannya minta ampun" ucap Veena


"Wajar itu Veen... ini kan hal baru buat kamu" ucap Tita


"Iyaa kak... kakak masih komunikasi sama mas Bram?" ucap Veena


"Kemarin mas Bram WhatsApp kakak, minta maaf dan ingin kembali dengan kakak tapi kakak masih ragu" ujar Tita


"Aku sebenarnya tidak suka kakak diperlakukan semenah-menah sama mas Bram dan saat kakak minta pisah dengan mas Bram aku senang sekali karena masih banyak laki-laki baik diluar sana yang menunggu kakak" ucap Veena

__ADS_1


"Terima kasih adik kakak yang paling baik" ucap Tita tersenyum sambil menyubit pipi Veena


"Ihhh kakak..... sakit" ucap Veena manja


"Yaa sudah kamu tidur, besok kan mau ke rumah mertua" ucap Tita


"Hmmm..... iyaa kak, aku juga mulai ngantuk. kakak juga tidur besok harus masak" ucap Veena ngeledek


"Hahaaaaa..... besok libur masak kamu kan mau ke rumah mertua" ucap Tita


"Ehhh iyaa..... selamat bobo kakak cantik" ucap Veena


Dan mereka pun tertidur dengan nyenyak. Tita dan Veena dari kecil selalu akur bahkan selalu bersama. mereka saling menyayangi dan saling support dalam bentuk apapun. tak terasa pagi pun tiba dan menunjukkan pukul setengah 7 pagi.


Tita terbangun melihat adiknya masih tidur pules, Tita sengaja tidak membangunkan adiknya karena memang sekarang libur bekerja. Tita bergegas keluar kamar untuk menyiapkan sarapan seadanya.


Tita membuat roti bakar dan susu untuk sarapan bersama Veena. dari kecil Tita suka membantu ibu didapur sedangkan Veena dari kecil senangnya belajar. selesai membuat sarapan Tita menuju kamar untuk membangunkan Veena dan mengajak sarapan bersama karena sudah jarang sekali mereka sarapan bersama.


"Veen... veen.... ayo bangun kita sarapan" ucap Tita membangunkan Veena


"Iyaa kak.... jam berapa sekarang?" ujar Veena sambil menguletkan tubuhnya

__ADS_1


"Sudah jam tujuh, kakak tunggu dimeja makan yaa" ucap Tita


"Oke kak...." ucap Veena


Veena bergegas bangun dari tempat tidur untuk cuci muka dan mengambil handphonenya. ternyata ada beberapa pesan dari Reyhan, Ririn, Puput, Selvi dan Ricko.


"Pagi Veen.... nanti jam 11 siang aku jemput yaa" ucap Reyhan dari WhatsApp


"Veen... nanti jadi ngemall gak?" ucap Ririn dari WhatsApp


"Nanti mau ngemall jam berapa?" ucap Puput dari WhatsApp


"Veen... sudah 2 hari loe gak ke kampus? loe sehat kan?" ucap Selvi dari WhatsApp


"Selamat Veen atas hubungan kamu dengan pak Reyhan" ucap Ricko dari WhatsApp


Ucap Veena dalam hati : haduhhhhh..... pada WhatsApp pagi-pagi amat sih, berarti hari ini gue gagal ngemall sama Puput dan Ririn dong, gue gak mungkin mengecewakan orang tua mas Reyhan. Ricko tumben amat WhatsApp gue begitu dan akhir-akhir ini juga sikapnya Ricko aneh. yaa ampun sampe lupa sama kuliah gue ternyata sudah dua hari gue gak ke kampus dan gak WhatsApp ke Selvi, semua ini gara-gara sibuk sama urusan gue dan mas Reyhan.


..…...............…................................................


Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂

__ADS_1


__ADS_2