Sesungguhnya Cinta

Sesungguhnya Cinta
episode 33


__ADS_3

"Nanti mama tlp adikmu, biar dia tahu kalau kakaknya mau menikah" ucap mama Reyhan


"Iyaa mah....."ucap Reyhan


Sampailah Reyhan dan orang tuanya didepan rumah. mama dan papanya segera turun dari mobil yang sudah disambut oleh pembantunya sedangkan Reyhan melanjutkan perjalanan kerumah Veena.


Sampailah Reyhan dirumah Veena dan membunyikan klakson mobilnya.


Tiinnn......!!


Tiinnnn.....!


Veena yang mendengar suara klakson mobil langsung keluar dari kamar dan langsung menghampiri gerbang.


"Masuk mas....." ucap Veena yang sudah membuka gerbang


Reyhan pun turun dari mobil dan menghampiri Veena. Veena langsung mencium tangan Reyhan dan Reyhan merasa sangat senang Veena sudah mulai tidak malu-malu.


"Cantiknya calon istriku" ucap Reyhan memegang tangan Veena


"Apaan sih mas.... aku kan perempuan pasti cantik bukan ganteng" ucap Veena


"Oh iya benar, kalau aku baru ganteng yaa" ucap Reyhan sambil senyum-senyum


"Iya saja dech" ucap Veena meledek


Reyha mencubit hidung Veena karena Reyhan merasa sangat gemes dengan tingkah Veena yang makin hari makin menerimanya. Veena dan Reyhan pun masuk kedalam rumah. diruang tamu masih ada Tita dan mas Bram.


"Hay Rey..... apa kabar?" ucap mas Bram

__ADS_1


"Alhamdulillah baik mas" ucap Reyhan


Karena umur mereka tidak jauh beda, maka mereka hanya berjabat tangan.


"Seperti ibu dan ayah masih istirahat" ucap Tita


"Iya kak biarin saja.... aku tunggu kok" ucap Reyhan


"Mau minum apa mas?" ucap Veena


"Kopi Veen" ucap Reyhan


"Oke.... mas Bram mau kopi juga?" ujar Veena


"Boleh Veen...." ucap mas Bram


"Ditunggu kopi nya" ucap Veena langsung menuju dapur


"Omongin saja Rey" ucap mas Bram


"Seperti aku akan menikah dengan Veena besok" ucap Reyhan


"Apa Rey? Veena sudah tahu?" ucap Tita


"Veena belum tahu kak, aku bicarakan ini dulu ke kak Tita dan mas Bram selaku orang terdekat Veena" ucap Reyhan


"Mas sih ikut saja baiknya" ucap mas Bram


"Kalau Veena setuju, kakak pun ikut mendukung" ucap Tita

__ADS_1


"Terima kasih mas Bram dan kak Tita, setelah ini aku akan bicarakan ini berdua sama Veena, agar Veena tidak salah paham" ucap Reyhan


"Iyaa Rey...." ucap mas Bram


Veena pun menghampiri mereka bertiga dengan membawa dua gelas kopi panas dan dua gelas sirup.


"Veen.... kita ngobrol sebentar yuk didepan teras" ucap Reyhan


"Ada apa mas? kayanya penting banget sampe harus kita bicarakan berdua" ucap Veena bingung


"Sudah ngobrol dulu sana" ucap Tita


Akhirnya Veena dan Reyhan menuju teras rumah untuk mengobrol, tak lupa kopi dan sirupnya dibawa.


"Ada apa mas?" tanya Veena


"Aku sudah bicarakan ini ke keluarga aku, ke kak Tita dan mas Bram. kalau aku ingin kita menikah besok" ucap Reyhan


"Apaaaa....!!!" ucap Veena kaget


"Tenang Veen... aku ingin kita meluangkan waktu bersama terus" ucap Reyhan meyakinkan Veena sambil memegang erat tangan Veena


"Mas..... apa ini tidak terlalu terburu-buru?" ujar Veena


"Tidak Veen.... kita melangsungkan pernikahan ini tertutup dan tentunya tidak ada yg perlu disiapkan. penghulu sudah siap besok, make up dan baju akad nikah untuk kamu sudah siap. aku sudah menghubungi pihak KAU dan pihak make up" ucap Reyhan


"Hmmmm.... aku ikut saja mas" ucap Veena Manarik nafas panjang


..…...............…................................................

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂


__ADS_2