
Setelah mereka berdua berpisah, Veena segera masuk kedalam rumah tetapi hendak Veena ingin membuka pintu kamarnya, tita memanggilnya.
"Veen, kamu diantar sama siapa?" tanya Tita penasaran karena baru kali ini adiknya diantar pulang oleh seseorang
"Sama bos aku kak. ban motorku kempes jadi aku diantar pulang sama bosku" jawab Veena
"Ohh bos..... kirain pacar" cetus Tita
"Belum mau pacaran. mas Bram ada dirumah kak?" ujar Veena
"Kakak udah gak peduli sama mas Bram. kakak mau pisah saja" jawab Tita terlihat sedih
"Sabar yaa kak.... kakak pikirkan matang-matang keputusan kakak ini, jangan sampai menyesal nantinya" ucap Veena
"Iyaa Veen, nanti kalau kamu libur kita ngobrol yaa, kakak mau curhat" ucap Tita
"Siap 86 kak" Jawab Veena sambil tangan hormat
"Hmmm..... dasar tukang ngeledek. yaa sudah mandi sana terus makan" ujar Tita
"Iyaa kak tapi aku sudah makan. mau mandi dan langsung istirahat" jawab Veena
__ADS_1
"Okee Veen" ucap Tita meninggalkan Veena
Veena pun segera masuk ke kamarnya dan didalam kamar Veena meletakkan tasnya dan mengambil sebuah ponsel didalamnya untuk di cas. setelah melihat ponselnya ternyata ada pesan dari Reyhan.
"Selamat istirahat calon ibu dari anak-anakku" ucap Reyhan WhatsApp ke Veena
"Maksudnya" jawab Veena membalas WhatsApp Reyhan
"Kamu pasti paham, aku harap kamu mulai membuka hatimu untukku. karena aku sangat tulus mencintaimu" ucap Reyhan jujur di WhatsApp
Reyhan menunggu jawaban WhatsApp dari Veena tapi Veena tidak membalasnya. Reyhan berucap dalam hatinya : apakah Veena marah denganku? apa aku terlalu cepat mengutarakan perasaanku? yaa sudahlah, yang penting Veena sudah tahu perasaanku, semoga Veena tidak menjauh dariku.
Veena yang tidak membalas WhatsApp dari Reyhan, hanya duduk merenung dan terdiam didalam kamar sambil memikirkan WhatsApp dari Reyhan. Veena berucap dalam hati : apakah aku harus mulai membuka hati untuk mas Reyhan? apa mas Reyhan berbeda dengan mas Bram? aku akan mencoba hatiku untuk mas Reyhan, karena selama ini aku tidak pernah melihat mas Reyhan menggoda perempuan dikantor.
"Selamat pagi calon ibu dari anak-anakku, tunggu aku jemput yaa" ucap Reyhan ke Veena melalui WhatsApp
"Aku bisa berangkat naik gojek mas" jawab Veena singkat melalui WhatsApp
"Tidak Veen, kamu aku jemput. tunggu aku, jangan berangkat sebelum aku sampai rumahmu" ujar Reyhan melalui WhatsApp
Setelah tidak ada balesan dari Veena, Reyhan langsung malajukan mobilnya ke rumah Veena. Veena yang lagi siap-siap mendengar suara klakson mobil.
__ADS_1
"Assalamualaikum... Assalamualaikum..." ucap Reyhan didepan pintu rumah Veena yang terbuka
"Walaikumsalam" jawab Tita menghampiri Reyhan
"Veena nya ada mba? saya Reyhan" ujar Reyhan menyodorkan tangannya untuk memperkenalkan diri
"Oh iyaa mas Reyhan, saya Tita kakaknya veena. Veena ada didalam sedang siap-siap, masuk mas" jawab Tita
"Makasih mba Tita" ujar Reyhan
Veena belum keluar dari dalam kamar karena masih sangat canggung untuk bertemu Reyhan sedangkan Reyhan dan Tita sedang asyik mengobrol diruang tamu.
"Mas Reyhan satu kantor dengan Veena?" tanya Tita
"Iyaa mba kami satu kantor dan satu team juga" jawab Reyhan
"Oh begitu, terima kasih mas Reyhan sudah mau jemput Veena pagi-pagi begini. ohh iya mas mau minum apa?" ucap Tita
"Sama-sama mba. tidak usah repot-repot, sebentar lagi juga kita berangkat" jawab Reyhan
"Yaa sudah, tunggu sebentar saya panggilan Veena" ujar Tita meninggal Reyhan menuju kamar Veena
__ADS_1
..…...............…................................................
Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂