
Setelah Veena dan Tita selasai mengobrol. Veena masuk kedalam kamar untuk segera mandi dan istirahat, didalam otak Veena hanya memikirkan besok mau jawab apa dan Veena rasanya belum siap untuk hari esok.
"Veen... Veen.... kalau kamu mau makan masak telor atau indomie saja yaa, kakak lagi gak masak" ucap Tita mengetuk pintu kamar Veena
"Veena sudah makan kak" ucap Veena teriak dari dalam kamar
"Bagus dech kalau begitu" ucap Tita melaju menuju kamarnya
Hati Tita saat ini sebenarnya juga sangat sedih tetapi Tita berusaha tegar didepan Veena, agar Veena tidak terlalu terbebani oleh urusan kakaknya karena sebenarnya Tita belum siap untuk menjadi janda dan kalau diteruskan bersama mas Bram juga Tita sudah benar-benar tidak sanggup dengan kelakuan suaminya itu.
Tita didalam kamar merenung akan nasibnya kedepan bagaimana setelah berpisah dengan mas Bram sedangkan Veena didalam kamar merenung bagaimana besok dan aku harus jawab apa ke mas Reyhan.
Tak terasa pagi pun tiba
"Assalamualaikum" ucap Reyhan didepan rumah Veena
"Walaikumsalam" ucap Tita menghampiri Reyhan
"Veena ada mba?" tanya Reyhan
"Ada, silakan masuk. aku panggilkan dulu" ucap Tita
Reyhan duduk diruang tamu dan Tita memanggil Veena dikamarnya. karena pintu Veena tidak dikunci, Tita langsung masuk Veena.
"Veen sudah dijemput tuh" ucap Tita
"Iyaa kak.... aku jawab apa yaa nanti?" ujar Veena bingung
__ADS_1
"Jawab sesuai hati kamu saja" ucap Tita
"Iyaa kak... semoga ucapan aku gak bikin aku salah jalan" ucap Veena
"Aamiin, temuin sana nanti kesiangan" ujar Tita
Veena dan Tita keluar kamar menghampiri Reyhan diruang tamu.
"Sudah siap Veen?" tanya Reyhan
"Sudah mas, ayo berangkat" ucap Veena
"Kami berangkat yaa kak" ucap Reyhan ke Tita
"Berangkat dulu ya kak" ucap Veena sambil mencium tangan Tita
"Assalamualaikum" ucap Veena dan Reyhan
"Walaikumsalam" jawab Tita
Sepanjang perjalanan otak Veena penuh ragu untuk menjawab saat ini dan Veena bingung apa yang harus dia lakukan kalau Reyhan menagih jawabannya.
"Veen... pasti kamu sedang memikirkan pertanyaanku kemarin yaa?" ucap Reyhan
"Tidak mas" jawab Veena berbohong
"Kamu jawabnya nanti sore saja setelah pulang kerja" ucap Reyhan
__ADS_1
"Iyaa mas" ucap Veena lega
Sesampainya mereka dikantor seperti biasa semua mata manaruh curiga kepada Reyhan dan Veena yang sudah dua hari ini selalu bersama.
Reyhan dan Veena mengabaikan mereka semua yang melihatnya dengan aneh, mereka menuju ruangan kerja dan memulai pekerjaan seperti biasa. Reyhan yang tidak sabar ingin cepat-cepat sore hari karena ingin mendengar jawaban Veena tetapi beda hal nya dengan Veena, Veena tidak ingin cepat-cepat sore hari karena Veena belum siap untuk menjawabnya.
"Veen.... loe sudah jadian sama pak Reyhan?" ucap Ricko berbisik ke Veena
"Apaan sih loe Ric !!" ujar Veena
"Selamat saja dech buat kalian berdua" ucap Ricko meninggalkan Veena
Hari menuju sore, hati dan pikiran Veena sudah tak karuan.
"Veen.... ayo kita pulang" ucap Reyhan menghampiri Veena
Puput, Ririn dan Ricko langsung melihat kearah mereka berdua, Veena yang diperhatikan oleh teman-temannya merasa tidak enak dan teman-temannya pasti akan bertanya-tanya kenapa aku dan pak Reyhan selalu bersama.
"Iyaa pak" jawab Veena gugup sambil merapikan berkas-berkas dimejanya
"Saya tunggu dimobil yaa Veen" ucap Reyhan
"Baik pak" jawab Veena
..…...............…................................................
Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂
__ADS_1