
"Belum tahu mas tapi saat ini aku merasa sangat bahagia dan nyaman di dekatmu" ucap Veena
"Aku sangat menyayangimu dan tidak akan pernah melepasmu" ucap Reyhan
"Terima kasih mas....." ucap Veen tersenyum bahagia
Dan akhirnya Reyhan memeluk Veena, ini pertama kali Veena dipeluk oleh laki-laki yang bukan ayahnya. Reyhan melepas pelukannya dan mencium kening Veena.
"Kamu istirahat dan besok hati-hati bawa motornya. atau sekarang kamu aku antar jemput saja yaa" ucap Reyhan
"Tidak usah mas, aku besok naik motor saja" ucap Veena
"Hmmm.... jangan nakal yaa calon ibu dari anak-anakku" ucap Reyhan mengacak acak rambut Veena
"Iyaa mas, pulang sana nanti kemalaman" ucap Veena
"Okee sayang...." ucap Reyhan mengulurkan tangannya agar Veena salim padanya
Veena pun salim pada Reyhan dan melihat Reyhan memasuki mobilnya.
"Assalamualaikum" ucap Reyhan
"Walaikumsalam" ucap Veena
Setelah Reyhan menjalankan mobilnya untuk pulang, Veena masuk kedalam rumah dan melihat Tita masih diruang tamu dan masih sibuk dengan ponselnya.
__ADS_1
"Kak.... belum ngantuk?" tanya Veena
"Sebentar lagi masuk kamar Veen, ini lagi WhatsApp ibu kasih tahu obrolin kita tadi" ucap Tita
"Iyaa kak.... besok aku juga tlp ibu. aku masuk kamar duluan kak, mau bersih-bersih istirahat" ucap Veena
"Iyaa Veen.... selamat istirahat" jawab Tita
Veena menuju kamar dan tidak lama disusul Tita yang masuk kamar juga. Tita masih memikirkan apa yang akan harus dia jawab dua hari kedepan. sedangkan Veena saat ini merasa hidupnya lebih berwarna karena kehadiran Reyhan.
Pagi pun tiba Veena siap-siap untuk aktivitas hari ini kerja dan kuliah, karena Veena sudah hampir 3 hari tidak ke kampus. tetapi karena saat ini Veena sedang semester akhir dan menyiapkan skripsi jadi bisa lebih santai datang ke kampus.
"Pagi kak...." ucap Veena melihat kakaknya dimeja makan sedang menyiapkan roti dan susu untuknya
Veena memakan roti dan meminum susu yang disiapkan oleh Tita. Tita memang terbiasa menyiapkan sarapan dirumah karena cuma Tita yang tidak bekerja.
Veena pun berangkat melajukan motor matic miliknya dan sesampainya dikantor Ririn dan Puput sudah menunggunya di lobby.
"Veen....." ucap Ririn memanggil Veena dilobby
"Tumben amat kalian berdua di lobby, kenapa gak keruangan?" ucap Veena
"Ada yang mau kita tanyain sama loe Veen" ucap Puput
"Kita ke kantin saja yuk" ucap Ririn
__ADS_1
"Ada apa sih kalian berdua, aneh banget pagi-pagi gini?" ucap Veena
Sesampainya dikantin mereka mencari tempat duduk yang jauh dari keramaian, agar tidak didengar orang lain.
"Veen.... ada hubungan apa loe sama pak Reyhan?" ucap Puput
"Apaan sih kalian !!!" ucap Veena
"Kemarin loe gak jadi jalan sama kita karena jalan sama pak Reyhan dan keluarganya kan?" ucap Ririn
"Tahu dari mana kalian?" ucap Veena kaget
"Karena kita ada di mall yang sama. sejak kapan loe dekat sama pak Reyhan?" ucap Ririn kepo
"Intinya gue sama pak Reyhan lagi dekat" ucap Veena
"Akhirnya teman kita yang satu ini buka hatinya untuk pria" ucap Puput
"Tapi kalau loe jadi sama pak Reyhan loe risegn dong, kan gak boleh ada pasangan suami istri dikantor ini" ucap Ririn
"Begitulah.... tapi belum mikirin ke hal serius kok, masih jalanin saja" ucap Veena berbohong padahan minggu depan mau menikah dengan Reyhan
..…...............…................................................
Terima kasih sudah membaca novel ini 🙂
__ADS_1