Setia Ku Menantimu

Setia Ku Menantimu
#CHAPTER 11


__ADS_3

Mazta dan hyorin meninggalkan sekolah


di sepanjang jalan hyorin masih tetap diam, entah mengapa rasanya masih sedikit kesal terhadap mazta.


mazta pun sengaja memperlambat laju motornya, tersadar dengan sikap hyorin yang tidak seperti biasanya.


mazta meraih tangan hyorin yang berada tepat di pinggangnya. digenggamnya tangan hyorin dengan erat dan tiba tiba Byuuurrrrrrrrrrrrr hujan datang tanpa memberi aba aba. mazta pun menepi dan mencari tempat meneduh.


sampai akhirnya mereka menemukan sebuah halte bus.


hyorin langsung turun dari motor mazta dan berlari menuju halte.merekapun berteduh di sebuah halte, hujan begitu deras di sertai angin yang membuat air hujan terbawa angin tiba tiba mazta menutupi hyorin dengan tubuhnya.


" mau ngapain lo..??? " tanya hyorin yang kaget karena mazta tiba tiba berdiri di hadapan nya


" hujan.. angin nya kenceng.. gue takut badan lo kena hujan.. " jawabnya dengan santai


namun dengan posisi seperti itu membuat hyorin gerogi


" udah nggak apa apa.. lagian gue juga udah basah juga kok.. " hyorin yang mencoba menyingkirkan tubuh mazta dari hadapan nya tetapi mazta tetap kekeh di hadapan hyorin.


" kenapa..??? gerogi...??? gue tahu lo sebenernya lo cinta kan sama gue..??? "tanya mazta yang sangat percaya diri


" Mazta plisss dehhhh... nggak usah mulai lagi... " hyorin dengan ekspresi wajah kesal nya.


mazta tiba tiba membuka jaket nya


" ehhhh ngapain lagi lo...??!!! " sahut hyorin


" seenggaknya ini bisa buat lo hangat walaupun sedikit.. "jawab mazta yang memakaikan jaketnya di pundak hyorin.


hyorin hanya terdiam.


beberapa menit kemudian hujan sedikit reda.


" mampir kerumah gue dulu aja ya yangg... " tanya mazta, namun hyorin hanya memperlihatkan ekspresi wajah kaget nya.


" bentar aja.. nggak lama.." mazta menggandeng tangan hyorin menuju motornya.


*


*


*


sesampainya di rumah mazta mereka langsung masuk dengan keadaan sedikit basah. mazta berlari menuju kamarnya dan hyorin menunggu di ruang keluarga.

__ADS_1


" hyorin.....???? " suara mama mazta terdengar di telinga hyorin


" haiii tante.... " sapa hyorin yang langsung bersalaman mencium punggung tangan mama mazta


" hyorin kemana aja sayang.. kenapa lama banget nggak main kesini... tante kangen banget lhooo.. " mama mazta memeluk hyorin yang memang sangat rindu dengan hyorin.


" tante.. maaf baju hyorin sedikit basah... " hyorin yang pelan pelan mencoba melepaskan pelukan tyas mama mazta


" kamu tuhhh yaa.. masih sama kayak dulu.. cantikkkk.. " tyas yang sambil membelai rambut hyorin. hyorin hanya tersipu malu melihat tyas yang memperlakukan dia sangat manis.


tiba tiba mazta keluar dari kamarnya membawakan sebuah handuk dan menaruh nya dikepala hyorin.


"thanks... " ucap hyorin lirih


" Mazta... anak orang di ajak hujan - hujanan... nanti kalau sakit gimana... " tyas yang menatap tajam pada anak nya


" nggak gitu ma... mazta lupa nggak bawa jas hujan... " selalu mazta membela dirinya sendiri


" yaudah.. mama bikinin kalian teh anget dulu yaa nak.. " tyan yang mengelus pundak hyorin


" eng.. enggak usah repot - repot tante.. nanti hyorin bisa bikin sendiri kok.. " hyorin yang tidak mau merepotkan tyas. tyas pun tersenyum melihat hyorin dan berlalu meninggalkan mereka berdua.


" mau ganti baju nggak nihhh...??? " mazta yang duduk di dekat hyorin.


" nggak usah... masa gue pakai baju lo.. " jawab hyorin sambil mengeringkan rambutnya


serasa mulai dingin yang hyorin rasakan membuat hyorin beranjak dari duduknya dan berjalan menuju dapur.


" dapurnya masih di tempat yang sama kayak dulu kan.. "


gumam hyorin. karena cukup lama hyorin tidak menginjakkan kakinya di rumah mazta membuat dia sedikit lupa.


saat mazta kembali dari kamar nya dia terkejut mendapati hyorin tak ada di sofa ruang keluarga.


mazta pun bergegas mencari hyorin dan benar saja mazta melihat hyorin berada di dapur. mazta berdiri dengan menyandarkan kepala nya di tembok . melihat hyorin dari belakang sedang membuat minuman membuat mazta rasanya ingin memeluk hyorin dari belakang.


" duuuhhh mazta.. stop jangan punya pikiran aneh.. dia baru aja maafin lo.. jangan sampai dia ngambek lagi.. " mazta berkata dalam hatinya sendiri.


" kenapa diem disitu.. ??? " tanya hyorin yang tiba - tiba berbalik dari posisinya.


" engggaakkk.... nih lo ganti baju yaa... "mazta yang sedikit terkejut melihat hyorin memergoki dirinya sedang mengamati hyorin.


" ogah ah... masa gue pakai baju lo sii.. " hyorin berjalan berlalu melewati mazta sambil membawa teh panas di tangan nya.


" sayang... ini kaos belum pernah gue pake sama sekali... " mazta yang menyusul hyorin.

__ADS_1


" dustaaaa... " sahut hyorin


" apa nya yang dusta sii... nggak percaya nih lihat.. masih ada price tag nya yang... " mazta terus menyakin kan hyorin


hyorin menelisik ke arah mazta dilihatnya kaos berwarna putih yang mazta bawa untuknya dan benar saja kaos itu belum mazta pakai sama sekali terlihat masih ada price tag nya dari sebuah brand kaos terpopuler di kalangan anak muda.


hyorinpun tersenyum lega melihat mazta yang mengulurkan kaosnya di hadapan hyorin.


" eeehhhhh ada hyorin... " tiba - tiba abang andra muncul di hadapan hyorin dengan seorang cewek cantik yang lebih muda usia nya di banding abang andra.


" haiii bang... " sapa hyorin yang masih memegang secangkir teh di tangan kirinya.


" kemana aja lo.. lama bingit nggak pernah main..?? " abang andra memang seperti itu gaya bicara nya dengan hyorin masih sama tidak ada yang berubah sedikit pun.


" ini siapa bang..??? cantikkss bingitttt... tumben bisa cari yang bening.. " hyorin meledek abang andra. yaa memang terakhir kali hyorin bertemu dengan andra di taman bersama cewek yang menurut hyorin kurang pas dengan andra.


mazta sedikit menahan senyumnya saat hyorin melontarkan kata - kata itu kepada abangnya.


" lo masihhh sama yaaa.. suka bingitttt ngledekin gue.. " abang andra yang melirikkan matanya kepada hyorin


" ohhh iya.. intan.. ini hyorin.. calon pacarnya mazta yang dari SMP sampai sekarang belum jadi pacarnya... " kata - kata abang andra membuat hyorin blushing


" hyorin... "


" intan... "


mereka berdua bersalaman " hyorin... kak intan ini pacarnya abang andra yang sampai sekarang belum mau di nikahin sama abang.. " kata mazta yang seolah - olah balas dendam dengan perbuatan abang nya.


abang andra membelalakkan mata nya ketika kata - kata itu keluar dari mulut mazta.


" ohhhhhh jadi yang ini... terrusssss yang kemarin kemana..??? " tanya hyorin yang terus meledek abang andra.


sial..!!! berada di lingkaran mereka berdua membuat abang andra semakin terpojokkan saja.


" udah.. udah ahh... kalian berdua emang nyaa... " ucap abang andra yang mulai kesal.


" kak... maaf ya.. kita bercanda kok...jangan di masukin hati ya ka.. " kata hyorin sambil mengusap lengan intan.


intan hanya membalas dengan senyuman.


" mama dimana ta..???? " tanya abang andra yang sedang mencari - cari keberadaan mama nya.


" ada di taman mungkin... " mazta menjawabnya dengan santai


intan dan andra pun berjalan menuju taman.

__ADS_1


" udaahh buruan ganti.... " mazta menaruh kaosnya di pundak hyorin.


hyorin pun mengambil kaos yang di berikan mazta dan berjalan menuju kamar mandi.


__ADS_2