Setia Ku Menantimu

Setia Ku Menantimu
#CHAPTER 13


__ADS_3

Rendi melambaikan tangan nya saat melihat mazta berjalan mencari nya. maztapun duduk di kursi yang kosong diantara mereka.


" Lama banget kayak anak perawan... " sahut diaz


" gue nganter hyorin dulu yaazzz.... " jawab mazta


" niihhhh pesanan lo... " pandhu menyerahkan liquid vape pesanan mazta.


" Dimazta adi wijaya... " suara itu terdengar dari telinga mazta saat seseorang menghampiri nya


" dari mana lo...??? " tanya nya. dia adalah riko pemilik vape store yang menjadi tempat nongkrong mereka.


" dari rumah aja bang... " jawab mazta dengan santai


" ehhhh sat night kalian free nggak...??? tanya riko pada mereka berempat


" kenapa bang..kalau gue sii free... " sahut rendi


" dateng ke opening club gue yaa... kalian bisa donk.. " riko serius menatap mazta


" emmm.. gue nggak main ke tempat gituan bang.. sorry ya.. " mazta yang menolak riko secara halus


" lo serius...??? gue kira dengan tampang lo yang cool begini lo seorang bad boy... ternyata lo anak rumahan... " ekspressi wajah riko sedikit kaget saat mazta berusaha menolaknya


" sialan nii orang... " gumam mazta


" serius nihhhh kalian nolak undangan dari gue..???? " riko yang memastikan kembali


" gue sii terserah mazta aja bang... " jawab rendi


" ayolah ta... suatu kehormatan kalau lo dateng ke tempat gue... " riko kembali merayu mazta


" gue nggak bisa bang... " mazta kembali menolaknya


" masa lo nolak permintaan gue sii ta.. lo nggak harus minum di tempat gue... lo dateng aja gue udah seneng banget ta.. " riko terus membujuk mazta


" yaudah lihat nanti aja deh... " mazta yang mulai menyerah dengan riko.


rikopun merasa lega dengan jawaban mazta


"naahhhh gitu donk... gue tunggu kedatangan kalian.. nanti gue share location oke..??? " riko yang menepuk pundak mazta.


mazta hanya memperlihatkan senyum devilnya


" yaudah.. gue cabut dulu.. jangan lupa sat night.. " riko pun berlalu meninggalkan mereka


" asiiikkkk... di club pasti banyak cewek - cewek cantik.. sexy.. " pandhu yang membayangkan suasana di club


Tiiickkkkkkk


Rendi yang menyentil kening pandhu


" akhhhhhh.... " pandhu mendesis

__ADS_1


mazta hanya tersenyum melihat teman - teman nya. mereka kembali menikmati suasana di caffe tersebut. hingga tersadar senja telah menampakkan sinar jingga nya membuat mereka membubarkan diri dari caffe.


*


*


*


malam hari nya di rumah hyorin.


hyorin dan teman - teman nya sedang duduk di ruang tengah rumah hyorin dengan berbagai jenis camilan menambah asiik nya mereka saat berghibah.


" sejauh apa hubungan lo sama rendi meg..??? "hyorin membuka obrolan di antara mereka


" hayoooo lhoooo.... " reina menaik turun kan alisnya


" apaaaaa.... " sahut mega yang kikuk dengan pertanyaan hyorin


" ahhhhh jangan - jangan lo sering mesum sama rendi yaaa... " ametta dengan santai nya meledek mega


dan Buuugggggg sebuah bantal sofa mendarat di muka ametta


" gila lo yaa... lo pikir gue cewek apaan huhhhh.. " mega yang mulai kesal dengan teman - teman nya


hyorin pun menatap mega menelisik tersenyum geli saat mendengar ametta yang menerka - nerka tentang mega dan rendi seketika membuat hyorin menaik turunkan pundak nya.


" apa...!! lo jangan ikut - ikutan berfikir gue yang aneh - aneh deh... " sahut mega yang menatap hyorin tajam.


hyorin hanya menahan tawa nya melihat ekspresi wajah mega.


" emmmmm.. " hyorin hanya berdehem


" terus.. setelah itu pulang... " sahut reina kembali


" emmmmm.. " hyorin lagi - lagi hanya berdehem


reina hanya memutar bola matanya saat melihat hyorin yang sedang fokus dengan ponselnya


" pantas saja.... " gumam reina


tiba - tiba ametta mendekati mega sambil menunjukkan ponselnya. dilihatnya instagram nya terlihat seseorang yang men tag nama Milka


" ini milka yang adik kelas kita bukan sii... ??? " tanya ametta yang sedikit tidak percaya


" ehhh iya.. coba lihat... beuhhhhh gila ni anak.. " sontak mengagetkan mega saat melihat foto milka dengan pakaian sexy.


hyorin dan reina pun medekati ametta dan mega. lalu ametta yang kepo banget mencoba melihat postingan di instagram milka. para gadis itu cukup tercengang melihat isi instagram milka.


" asli gue nggak nyangka.. gue pikir dia gadis cilik yang polos gitu bebp.. " ametta yang bergidik melihat postingan milka


" ati - ati lo rin.. milka itu suka sama mazta lho.. "reina melirikkan mata nya pada hyorin.


hyorin hanya tersenyum seketika jari lentiknya menyisir rambut panjangnya.

__ADS_1


hyorinpun sebenarnya terkejut namun dia seolah - olah biasa saja di depan teman - teman nya.


*


*


*


sementara di rumah mazta..


mazta sedang duduk di balkon bersama diaz dan rendi


" gimana..??? mau dateng nggak ke acara bang riko..?? " tanya diaz


mazta hanya duduk diam bersandar di kursinya jari nya yang sedari tadi mengetuk - ngetuk meja di depan nya.


mazta sedikit ragu tapi ada perasaan tak enak hati pada riko.


" ta....??? " rendi mencoba menelisik mazta


" hmmmm... " mazta hanya berdehem


" gimana yaa... " mazta menarik nafasnya kasar


" dateng aja lah... sebentar aja nggak usah lama - lama.. " sahut rendi


" lo yakin rend..??? nanti kalau lo ketahuan mega gimana..??? " suara diaz tiba - tiba menyadarkan mazta dan rendi.


" huuuuuhhhhhhhh.....bener juga yang lo bilang... " rendi sejauh ini cukup menjaga perasaan mega jangan sampai mega berfikiran kalau dia sering main di club


" kalau mega tau... otomatis hyorin juga tau... " mazta semakin bingung


" yaudah nggak usah dateng... dari pada pusing.. " pandhu yang tiba - tiba dateng


" nggak enak hati gue sama bang riko... " sahut mazta


" yaudah kita ajak aja cewek - cewek ghibah itu... " ide konyol itu terlontar dari mulut diaz


" enak aja lo...!!! bahaya disana banyak orang nggak jelas men...gue nggak setuju... " sahut rendi


maztapun berfikir nggak mungkin membawa cewek - cewek itu ke club. ada rasa tak rela kalau dia membawa hyorin ke tempat hiburan malam di tambah dengan hyorin yang cantik dan fisik yang sempurna bisa - bisa nanti hyorin menjadi pusat perhatian cowok - cowok brengs*k disana.


" gue juga nggak setuju... kita cari alasan lain... " mazta mencoba berfikir kembali sembari menghisap vape nya.


" makan malam dulu yuk... " tyas datang menghampiri mazta dan teman - teman nya


merekapun beranjak dari dari tempat duduk nya dan berjalan mengikuti mama mazta.


setelah selesai acara makan malam teman - teman mazta pamit pulang


malampun terasa sunyi angin malam terasa dingin menusuk menemani mazta yang terus terkunci perasaan nya terhadap hyorin. entah mazta pun tak tahu mengapa dia sekekeh ini untuk menanti hyorin. terkadang ada rasa ingin berpaling namun hatinya memang tak bisa di pungkiri bahwa dirinya tak sanggup berpaling dari hyorin.


banyak hasrat tersimpan untuk gadis yang selalu ada di hati nya.

__ADS_1


" hyorinnn.... kenapa lo bisa se ajaib ini sii... magic apa yang ada di diri lo sebenarnya huhhhh... kenapa gue hanya terpaku sama lo...bahkan gue sampai setengah gila saat lo bersikap cuek sama gue..." mazta mengusap wajah nya kasar.


__ADS_2