
Pagi hari hyorin terbangun karena suara alarm terdengar begitu nyaring di telinganya. seperti biasa mega masih membalut tubuh nya dengan selimut tebalnya. hyorin perlahan membuka gordyn di kamarnya.
" bebp.... plissss dehhh... jangan di buka dulu... " ucap mega dengan suara serak khas bangun tidur.
mega perlahan mengerjapkan mata nya samar samar terlihat hyorin berjalan menuju kamar mandi.
" kebiasaan... bangun tidur langsung buka gordyn.. " mega yang menggerutu.
hyorin memulai ritual mandi nya. gemercik suara shower terdengar dari luar pintu kamar mandi. mega pun bangun dengan membawa handuknya. sengaja dia duduk di lantai di depan pintu kamar mandi menunggu hyorin yang sedang mandi.
20 menit kemudian hyorin keluar dari kamar mandi. betapa terkejutnya dia melihat mega yang duduk di lantai dengan rambut masih acak acakan dengan handuk berada di pundak nya.
" mega...!! lo gila yaa... gue kira lo suster ngesot yang ada di film horror itu ihhh... " hyorin menyambit mega dengan handuk kecil.
mega pun sontak mengangkat kepala nya.
" enak aja kalau ngomong..." gumam mega berjalan masuk ke kamar mandi.
hyorin pun masih sibuk mengeringkan rambutnya dengan hair dryer.
" deeekkkk.... " panggil Nadya yang tiba tiba masuk ke kamar hyorin.
hyorin pun menoleh melihat Nadya yang tiba tiba masuk.
" ini apa...??? kamu joint di butiknya tante agness...??? " tanya Nadya sembari menunjukkan layar ponsel nya.
pagi ini Nadya cukup terkejut melihat postingan di medsos dengan Nama akun Agness_Elyza yang memposting kegiatan launching produk baru nya di butik dan ada hyorin di barisan para modelnya. Nadya pun bergegas menghampiri hyorin pagi ini.
" dekkk....???? " tanya Nadya kembali
" ohhh itu... iya kemarin aku ikutan kak... tante agness ngajakin aku collabs ya udah aku ikut aja... " jawab hyorin yang masih sibuk dengan hairdryer nya.
" cie cie... sekarang jadi model.... " Nadya yang meledek hyorin
" nggak kok.. cuma iseng aja kak... " jawab hyorin.
mega pun keluar dari kamar mandi dan siap untuk kesekolah.
" Hai meg... " sapa nadya
mega tersenyum melihat keberadaan nadya.
" oke.. kakak siapin sarapan dulu buat kalian... " nadya keluar dari kamar hyorin membantu mbok sumi membantu menyiapkan sarapan.
Sore ini rencananya kedua orang tua hyorin pulang karena nanti malam mereka akan menghadiri launching usaha barunya Andra. hyorin pun berencana mengajak Nadya menghadiri acara tersebut namun dia akan mencoba menanyakan pendapat mazta terlebih dahulu.
__ADS_1
20 menit kemudian Nadya kembali ke kamar hyorin.
" haiii girls... di depan sudah ada two boys yang sedang menunggu kalian... " kata Nadya yang melihat hyorin dan mega sedang menyiapkan tas sekolah nya.
" Sore ini papa sama mama pulang kak... apa rencana kakak hari ini...??? " tanya hyorin
" aku belum tau dek... kayaknya hari ini aku mau di rumah aja dulu.. nanti sore aku akan coba tanya sama om dan tante apa yang harus aku lakukan kedepan nya... " jawab Nadya
mereka pun akhirnya keluar dari kamar dan menemui dua cowok yang sudah menjemput mereka.
" sarapan dulu hayuk.... " ajak hyorin menghampiri mazta.
" udah sayang..." mazta yang tiba tiba meraih pinggang hyorin
hyorin pun kaget di buatnya.
" morning sunshine.... " bisik mazta tepat di telinga hyorin membuat hyorin langsung bergidik merinding di buatnya.
hyorin pun diam sejenak menatap wajah mazta yang tepat di hadapan nya. tangan mazta masih melingkar di pinggang hyorin. pagi ini entah mengapa rasanya rindu sekali dengan hyorin membuat mazta langsung menarik hyorin dalam dekapan nya.
" kenapa nggak bales chat ku pagi ini...??? " tanya mazta menatap wajah cantik pujaan hatinya.
" mulai bucin dehhhh.... " sambar mega yang melihat mazta bertingkah bucin.
" aku belum sempat buka ponsel pagi ini...." jawab hyorin yang sedikit gerogi karena mazta terus menatap nya.
tiba tiba Puuuukkkkkkkkkk sebuah strawberry kecil mendarat di wajah mazta membuat mazta melototkan matanya. dan menoleh kearah datang nya strawberry itu ternyata Nadya yang berada di pintu membuat mazta menghela nafasnya kasar.
" heehhh devil... sekolah dulu yang bener...are you crazy...??? " tanya Nadya.
" yeahhhh.... adik lo yang membuat gue gila... " jawab mazta melepaskan tangan nya dari pinggang hyorin.
hyorin pun tersenyum kikuk melihat Nadya yang memergoki dirinya. rendi dan mega masuk ke dalam rumah begitu juga hyorin.
" Lo nggak sarapan dulu...?? " tanya Nadya menghampiri mazta.
" nggak usah kak.. gue udah sarapan tadi di rumah.. ehhh ngobrol sebentar yuk... " mazta duduk di kursi depan rumah hyorin.
Nadya pun duduk berhadapan dengan Mazta.
" Gimana...???? " tanya mazta
" Gimana apa nya..??? " Nadya bingung dengan pertanyaan Mazta.
" yaaa... Lo sama abang gue ... " jawab mazta.
__ADS_1
" yaa nggak gimana gimana... " sambar Nadya
mazta merasa tidak puas dengan jawaban Nadya dan masih menunggu jawaban lain dari Nadya .
" udah lahhh gue sama dia udah berakhir lama ta... nggak usah di bahas lagi... kita udah punya jalan hidup masing masing... " Nadya menunduk mencoba menyembunyikan wajah sedihnya.
" Lo yakin...??? setau gue diantara Lo dengan abang gue berakhir tanpa ada kata putus.. ibarat orang bilang cinta lama belum kelar... " mazta tertawa dengan wajah meledek.
Nadya pun hanya melirik melihat mazta yang tertawa meledeknya.
" Nanti malam datang yaa... " ucapan mazta seketika membuat Nadya menoleh
" Maksudnya...???? " Nadya pun bingung apa maksud ucapan mazta
" Nanti malam launching resto bang andra... Lo dateng yaa... " mazta mencoba membujuk Nadya.
" Lo apaan sii.. itu nggak mungkin mazta.. gue belum siap buat ketemu abang Lo... " Nadya mencoba menolaknya karena dia memang belum siap bertemu dengan andra. Nadya merasa dirinya banyak melukai hati andra rasanya malu jika dia bertemu dengan andra.
" kenapa...??? " pertanyaan mazta membuyarkan lamunan Nadya.
" yaaa nggak enak hati aja.. dulu gue pergi ninggalin dia.. dan sekarang masa gue tiba tiba dateng di hadapan dia.. yang siapa tau dia udah ada yang------" ucapan Nadya terhenti
" nggak lahhhh... dia free.. nggak ada cewek... " mazta menyela ucapan Nadya.
Nadya pun terkejut mendengar omongan mazta.
tiba tiba hyorin keluar dengan membawa tas sekolah nya di ikuti mega dan rendi.
" serius banget... ngobrolin apa sii...??? " tanya hyorin yang bergelayutan di tubuh Nadya dan menciumi pipi nya. mungkin karena rindu lama tak bertemu membuat hyorin tak mau lepas dari Nadya.
" nggak ngobrolin apa apa dek... cuma ngobrol biasa... " jawab Nadya yang mengusap usap rambut hyorin dengan manja.
mazta pun tersenyum melihat hyorin yang tak biasanya terlihat manja. mungkin hanya dengan kehadiran Nadya lah hyorin bersikap seperti adik perempuan yang sangat manja terhadap kakak nya.
mereka pun akhirnya berangkat ke sekolah bersama setelah berpamitan dengan Nadya.
*
*
*
*
*
__ADS_1
*