Setia Ku Menantimu

Setia Ku Menantimu
#CHAPTER 58


__ADS_3

Mentari telah menampakkan sinarnya.hangatnya sinar mentari mampu menusuk jiwa Mazta yang sedang menghadap jendela kamar di hotel nya.


Tuxedo warna putih melekat sempurna di tubuhnya. Rambutnya pun sudah tertata rapih menambah tampilan nya semakin good looking.


Saat Mazta membuka pintu kamar nya tiba - tiba terkejut dengan kemunculan Hyorin di hadapan nya.


" yangg.... Dari kapan disini.. Kenapa nggak ketuk pintu... " ucap Mazta yang terpesona dengan kecantikan kekasih nya.


" ini mau ketuk pintu sebenarnya tadi.. Cuma keduluan kamu nya keluar aja... " jawab hyorin dengan santai .


Wanita di hadapan Mazta berdiri dengan gaun modern ala ala brides maid dengan warna dusty pink. warna kulit Hyorin yang cerah semakin cantik dengan balutan gaun di tubuhnya. Tak lupa pula make up tipis yang simple selalu menjadi andalan nya dan style rambut yang tak begitu berlebihan membuat Hyorin semakin mempesona.Yaaaa... Begitu lah sosok Hyorin yang simple namun selalu terlihat elegant dimata orang - orang yang melihat nya.


" Mazta...????? kenapa..??? Ada yang aneh yaa sama aku.. Atau nggak cocok..?? Kamu kok ngliatin aku aneh banget sii... " Hyorin menyerbu Mazta dengan pertanyaan nya.


" nggak.. Nggak ada yang aneh kok.. Kamu cantik.. cantik banget... " Mazta yang mengusap pipi kanan hyorin.


" tuhan.....melihatnya membuat ku tak sabar ingin segera menghalalkan nya.. " batin Mazta bergumam


Mazta dan Hyorin pun berjalan bersama menuju tempat acara akad di mulai. Ada rasa sedih terharu bahagia semua campur aduk dalam hatinya.


Suasana yang tenang nan syakral mulai terasa saat Hyorin memasuki tempat akad yang sudah di penuhi tamu undangan.


Kursi putih di tengah dengan berhiaskan bunga - bunga segar telah disiap kan untuk kedua mempelai beserta penghulu dan para saksi.


Hyorin pun berjalan menuju kursi yang di siapkan untuk keluarga dari mempelai wanita dan begitu juga Mazta yang duduk di kursi keluarga dari pengatin pria.


Pagi ini Hyorin sengaja tidak menemui kak Nadya ketika sedang make up sebelum akad.


Pengantin pria di persilahkan menempatkan diri di depan penghulu di ikuti dengan Mazta dan Papa nya yang ikut mendampingi.


Sementara sang pengantin wanita yang masih belum keluar sebelum akad di mulai.


lantunan ayat ayat suci Al - Qur'an terdengar sangat merdu sebagai tanda akad akan segera di mulai.


Tak terasa air mata menetes saat Hyorin mendengar merdu nya suara Qory yang melantunkan ayat suci Al - Qur'an.


Hyorin pun akhirnya beranjak dari tempat duduk nya dan beralih menuju kamar Kak Nadya.


Di kamar Kad Nadya tersedia sebuah layar LCD besar untuk menyaksikan proses akad nikah.


" bebp... Lo kesini...??? " tanya Mega yang melihat Hyorin tiba tiba masuk.


" aaahhhhh gue terharu banget disana nggak kuat nahan air mata.... " sambil memeluk kak Nadya yang sudah siap dengan riasan sunda siger nya.


Kak Nadya pun berkaca kaca matanya melihat hyorin yang memeluknya erat.


" eehhhh sudah mau mulai... Plisssss semoga bang Andra lancar yaaaa ijab kabul nya... " ucap reina.


Mereka pun semua memantau dari sebuah layar LCD yang ada di kamar pengantin yang secara langsung terhubung dengan suasana di tempat akad.


penghulu membacakan khutbah sebelum akad di mulai.

__ADS_1


Semua nya tenang dan khidmat mendengarkan khutbah nikah yang di bacakan penghulu.


" sudah siap...??? " tanya penghulu setelah selesai membacakan khutbah nikah.


" insyaallah siap... " jawab bang Andra dengan yakin.


" dihhh kenapa gue jd ikut deg deg an gini sii... " batin Mazta.


Pengulu pun menjabat tangan Bang Andra setelah lafadz dua kalimat Syahadat di ucapkan.


“Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Giandra ady wijaya bin Ady wijaya dengan seorang wanita yang bernama Nadya Nawang Kusuma binti Hilman kusuma almarhum dengan maskawin berupa emas Logam mulia 23 gram dan Uang tunai sebesar 99 juta rupiah di bayar Tunai.”


"Saya terima nikah dan kawinnya Nadya Nawang kusuma binti Hilman Kusuma almarhum dengan maskawin tersebut, tunai.”


" SAHHHHH.... " semua saksi yang menyaksikan bersama sama menyatakan ke Sah an pernikahan bang Andra dan kak Nadya.


Mazta pun memeluk bang Andra dengan mata yang menahan air mata nya.


Mazta pun menoleh ke arah mama nya yang berada di belakangnya. Melihat mama nya yang meneteskan air mata bahagia saat mendengar anak nya telah melepas masa lajang nya.


Moment ini lah yang selalu di nanti - nanti di keluarga Mazta melepas anak sulung nya menuju keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.


Mira mama Hyorin yang duduk di sebelah Tyas ikut bahagia menyaksikan pernikahan Nadya dan Andra walaupun Nadya bukan anak kandung nya namun Mira sudah menganggap Nadya seperti anak kandungnya.


dan beberapa saat kemudian tiba saat yang di tunggu - tunggu Nadya pun keluar dengan di iringi brides maid di belakangnya ada Orang tua Hyorin yang menggandeng Nadya menuju kursi akad untuk mempertemukan kedua mempelai.


Nadya pun duduk di sebelah Andra dan mencium tangan Andra setelah ijab kabul selesai di ucapkan.


" bagaimana...??? Udah ada planing belum buat kita nanti...??? " tanya Mazta kepada Hyorin yang duduk di sampingnya.


" kamu ihhhhh... " Hyorin mencubit pinggang Mazta.


" kenapa sii yangg...ada yang salah gitu..??? " Mazta kembali menggoda Hyorin.


" udah dehhhh nggak usah ngledekin terus... Aku masih mau menikmati masa - masa kita kayak gini dulu yangg... " jawab Hyorin dengan manja.


" ngebet banget sii lo Ta... " sahut diaz


" biasa men....udah kepingin unboxing tuhhhh.. " celotehan Pandhu membuat mereka saling tertawa


" heehhhh... Unboxing apaan sii...??? " tanya Ametta dengan polosnya.


" yaaaelah... Gue kira lo ikut ketawa ketiwi tau maksud gue..ternyata lo oon banget yaa Metta... " sambar Pandhu.


" bebp........ " Ametta mencari pembelaan kepada Hyorin.


" udahhh makan aja makan... Mumpung lagi banyak makanan.. Nggak usah dengerin omongan Pandhu... " hyorin mengusap wajah Ametta yang cemberut.


*


*

__ADS_1


*


*


*


*


*


*


Malam hari nya Resepsi masih berlanjut di isi dengan party untuk para rekan kerja dan teman teman lama Andra.


" Dimazta...... Lama banget gue nggak pernah lihat lo... Kemana aja men...??? " tanya seorang pria yang tiba - tiba mendekati Mazta.


Pria tersebut adalah Rangga teman lama Andra yang memang bekerja di kantor bersama Andra sebagai Manager Keuangan.


" Lo yang kemana aja.. Gue sering ke kantor akhir - akhir ini.. Tapi gue nggak pernah lihat batang hidung lo... " jawab Mazta sengau.


" biasa... Gue sibuk... Ohhh ya kapan Lo mulai masuk ke kantor..." tanya Rangga yang nggak sabar dengan kedatangan Mazta di kantor.


" sabar dulu donk....nggak sabaran banget jadi orang..." Mazta sembari menepuk bahu Rangga.


" ehhh kata Andra Lo udah punya calon istri... Mana calon istri Lo Ta...??? " Rangga yang sangat penasaran dengan sosok wanita yang berhasil menaklukan hati Mazta


" tuhhh yang berdiri di sebelah mama gue... " Mazta dengan bangga menunjukkan jari nya ke arah hyorin.


Rangga pun memfokuskan pandangan nya ke arah sosok wanita yang berdiri di sebelah tante tyas. Matanya terus melihat dari bawah hingga atas sungguh membuat Rangga terspesona melihat kecantikan Hyorin.


" woyyy... Kenapa Lo...??? " pertanyaan Mazta membuyarkan pandangan Rangga.


" gila....cari dimana Lo cewek kayak dia Ta... Gue mau donk... " ucap Rangga meledek Mazta.


" nggak... Nggak ada lagi stok cewek kayak dia... Dia tuh limited.. Dan hanya ada buat gue... " bisik Mazta penuh penekanan.


Rangga pun tertawa melihat reaksi Mazta yang begitu posesive. Rangga yang sudah sangat memahami karakter adik sahabat nya yang tak mau miliknya tersenggol siapa pun tanpa terkecuali.


*


*


*


*


*


...Haaaaaiiiii sal dari author... Mohon maaf nih kalau dalam teks akad ada kesalahan atau kekurangan.. Karena Author masih belajar.. Jangan lupa tinggalkan like nyaa yaaaa... ...


...Terimakasih🥰💫...

__ADS_1


__ADS_2