Setia Ku Menantimu

Setia Ku Menantimu
#CHAPTER 34


__ADS_3

Mega melihat hyorin dan mazta masuk dengan senyuman wajah mereka berdua.


" cieeeee... yang statusnya udah calon istri... " ucap mega saat mazta dan hyorin berjalan di hadapan nya.


" apaan calon istri... dia kan belum ngelamar gue meg... " hyorin melirik ke arah mazta.


" hmmmm.. jadi gitu yaaa...tenang aja meg... nanti setelah lulus pasti buktiin gue bakal melamar dia.. " mazta yang kemudian duduk di ruang keluarga bersama mega.


hyorin pun hanya tersenyum mendengar jawaban mazta dan bergegas menuju dapur membuatkan mazta minuman.


" heeehhh... awas lo yaa.. kalau lo bikin hyorin sedih lagi.. " mega mencoba mengingatkan mazta.


" tenang aja...percaya aja sama gue... " mazta menjawab nya dengan santai.


" awas lo yaa... !!" mega melotot menatap mazta


" lo sendiri gimana sama rendi... jangan jangan dia nggak serius sama lo.. " mazta mencoba meledek mega.


" gue serius kok sama rendi... " jawab mega singkat.


" yakin lo..??? jangan jangan rendi nggak serius sama lo.. " mazta kembali meledek mega.


" hiiiihhhh mazta.. emang bener yaa kata ametta.. lo itu aslinya nyebelin banget.. " mega mulai emosi di buatnya.


hyorin pun kembali dengan segelas lemon water di tangan nya.


" kenapa dia...??? " tanya hyorin pada mazta yang melihat mega sedikit cemberut.


" nggak tau.. tanyain gih... " mazta menarik tangan hyorin agar duduk di sampingnya.


" duuuhhhh kenapa gue jadi kayak obat nyamuk gini sii... " ucap mega yang mulai risih melihat hyorin dan mazta.


maztapun keluar sebentar ke ruang tamu.


mengambil ponselnya dan menelfon rendi.


Dimazta : ren.... dimana lo...????


Rendi : di rumah... kenapa..???


Dimazta : ke rumah hyorin cepet gue tunggu...


Rendi : sekarang banget gitu..???


Dimazta : ya iya lahhh.. masa tahun depan..


Rendi : ohhhh oke oke


mazta pun kembali bersama hyorin dan mega.


" kenapa...??? " tanya hyorin.


mazta hanya tersenyum dan mengangkat alisnya.


" dihhhh nggak jelas banget jadi orang.. udah ahhh.. gue ke kamar ya bebp... ngapain juga gue disini jadi obat nyamuk kalian berdua.. " mega beranjak meninggalkan mazta dan hyorin.


tinggal lah mereka berdua di ruang keluarga.


" apa...???? " tersadar hyorin saat mazta menatapnya.


" bahagia aja bisa kayak gini sama kamu... " jawab mazta

__ADS_1


" halahhhh.. dusta banget jadi orang...ehhh ada yang mau aku omongin sama kamu ta.. " hyorin bergeser menghadap mazta


" kenapa...???? " mazta pun kali ini serius menanggapi hyorin


" kamu serius mau kuliah di luar negeri...??? " tanya hyorin


" kamu tau dari mana..??? pasti bang andra.... " mazta menebak nebak


" yaudah sii tinggal jawab aja iya apa nggak... " hyorin memanyunkan bibirnya.


mazta pun tersenyum melihat tingkah hyorin yang menggemaskan.


" iyaaa sayangg.. iya iya... dari dulu aku memang punya cita cita kuliah di luar negeri... " jawab mazta.


" terussss....????? " sahut hyorin


" terus apa...???? " mazta malah balik tanya.


" ihhhhh.. kamu mah.. emang nyebelin tau nggak sii.. " hyorin tambah cemberut di buatnya.


" yaa terus gimana sayangg...kita kan bisa nikah dulu sebelum aku kuliah ke luat negeri... " jawab mazta dengan santai.


" siapa juga yang mau nikah... hahahah" sambar hyorin.


mazta pun kaget mendengar ucapan hyorin.


" lhoooo.. bukannya nanti kita lulus SMA ..aku melamar kamu terus kita nikah... " mazta mengerutkan dahinya.


" hahahahaha... apaan sii.... " hyorin terkekeh melihat ekspresi mazta.


" aku serius sayangg... " sahut mazta.


" aku juga lebih serius... " ucap hyorin.


" kita nikah setelah aku lulus kuliah.... " jawab hyorin.


" sayangg... kamu serius..???? " mazta masih tidak percaya dengan kata kata hyorin.


hyorin hanya tersenyum menganggukkan kepala nya.


" yaa ampun yangg... kenapa kamu seneng banget sii buat aku menunggu...untuk moment seperti ini aja aku nunggu hampir 4 th sayangg... terusss aku harus nunggu kamu lagi sampai lamu lulus kuliah... " mazta mulai frustasi dengan keputusan hyorin.


" mazta kita masih terlalu muda untuk menikah... se enggaknya aku juga ingin mewujudkan impian ku dulu... " hyorin memberi penjelasan kepada mazta.


" itu bisa kita capai bareng bareng setelah kita menikah sayang... " mazta terus mencoba membujuk hyorin.


" tapi aku nggak mau seperti itu... " hyorin pun memelas kepada mazta.


dan akhirnyapun mazta luluh melihat hyorin memelas seperti itu. berdebatpun seperti nya percuma karena hyorin type perempuan yang keras kepala dan tidak mau mengalah. mazta sudah paham dengan sifat hyorin membuatnya harus sering mengalah dengan hyorin.


" okeee... apapun akan aku lakukan demi kamu.. kalaupun aku harus nunggu sampai 10 th lagi.. aku bakal lakukan demi kamu... " mazta sembari meminum lemon water nya.


" thankiss emmmmmm.. " hyorin memanyunkan bibirnya.


" sini kalau berani... jangan cuma manyun manyun kayak gitu... " mazta mulai gemas melihat hyorin.


" ogahhhh banget.... " hyorin berjalan keluar karena mendengar suara mobil di luar.


"dasar cewek.. giliran di tantangin nggak berani kan... " mazta yang tersenyum melihat hyorin menjauh dari pandangan nya.


hyorin pun keluar dari rumahnya.

__ADS_1


mobil rendi sudah berada di halaman rumah hyorin.


" haiii rin.... " sapa rendi saat keluar dari mobilnya.


" heeeeiiiii.... tumben...??? di calling mega yaaa... " hyorin menghampiri rendi.


" haaahhh.. bukan.. tadi mazta telefon gue.. gue di suruh kesini... " jawab rendi.


" ohhh yaudah masuk yuk... " hyorin mengajak rendi masuk kerumah nya.


" ehhh... tunggu tunggu.... " rendi menghentikan langkah hyorin sejenak.


" lo udah baikan sama mazta..??? " sambung rendi.


hyorin pun hanya tersenyum


" ahhhh sudah gue duga.. bagus lah kalau mereka udah baikan... " gumam rendi.


rendi pun mengikuti langkah hyorin masuk ke rumah nya.


rendi melihat mazta sedang duduk di ruang keluarga.


dan duduk langsung duduk di dekat mazta.


" woyyyy... lancar nihhh rupa rupanya... " rendi melirik ke arah mazta.


" ren... tunggu yaa.. gue panggilin mega.. " hyorin pun bergegas menuju kamarnya.


" gimana jadinya...???? " tanya rendi


" apanya yang gimana..???? " mazta balik tanya.


" udah nggak usah sok sok an pura pura deh...." rendi kesal dengan mazta.


" ceritanya panjang.. lo tanyain aja sama mega nanti.. dia udah tau kok... " jawab mazta dengan santai.


rendi pun menghela nafas panjangnya.


" yangg.. kamu ngapain...??? " tanya mega saat melihat rendi bersama mazta.


" aku juga kangen sama kamu yangg... " jawab rendi.


" naaaahhhh kan udah ada rendi nihhh... lo temenin mega yaa.. gue mau keluar dulu sebentar sama hyorin.. " mazta menepuk pundak rendi.


" lhooo kalian mau kemana...??? " tanya mega pada hyorin.


hyorin pun menggelengkan kepalanya karena dia pun tak tau menahu tentang rencana mazta.


hyorin pun mengganti baju nya sebentar dan hingga akhirnya mazta dan hyorin pergi bersama.


mereka pergi berdua menaiki motor mazta. angin malam menyapu jalanan dan membuat rambut hyorin terbelai oleh angin. mazta pun menggenggam erat tangan hyorin seolah olah tak ingin lepas dari nya.


" hyorin... aku nggak akan membuat kamu sedih lagi setelah ini... aku akan pastikan itu tidak akan terjadi lagi... aku akan berusaha sebisa mungkin buat kamu bahagia berada di deket aku... aku janji pada diriku sendiri... " batin mazta sembari menggenggam tangan hyorin.


*


*


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2