
malam harinya mazta sedang bersiap - siap di kamarnya. saat andra melewati kamarnya dan kebetulan pintu kamar mazta sedikit terbuka. andra kembali memundurkan langkahnya dan masuk ke kamar mazta.
" mau kemana lo...??? " tanya andra
" keluar sebentar bang... " jawab mazta yang sedang memakai sepatunya
" sama hyorin...??? " andra yang mulai penasaran dengan mazta.
mazta hanya menganggukkan kepalanya
" awas kalau aneh - aneh... " andra mencoba memperingati mazta
" tenang aja... gue bukan cowok brengs*k bang... " jawab mazta meyakinkan abangnya.
mazta pun keluar dari kamarnya dan berpamitan dengan mama nya.
*
*
*
sementara di rumah hyorin cewek - cewek itu sedang bersiap - siap. sesuai perjanjian mereka tidak boleh memakai baju sexy. hyorin yang sedang duduk di tepi ranjang pun mulai sedikit bosan melihat teman - teman nya yang sedari tadi mondar mandir berganti pakaian.
" non.. ditunggu den mazta di depan... " mbok sumi yang tiba - tiba masuk ke kamar hyorin.
hyorin pun keluar menemui mazta seketika hyorin terkejut melihat mazta duduk di kursi depan rumah nya sambil menghisap vape di tangan nya..
" eheeemmm.. " suara hyorin mengangetkan mazta.
mazta hanya tersenyum kaku seperti orang sedang kepergok dengan selingkuhannya.
" good... " hyorin mengacungkan jempolnya sambil menganggukkan kepala nya
" nggak yangg.. cuma dikit banget kok... " mazta menarik tangan hyorin dan mendudukkan hyorin di sampingnya.
hyorin hanya menarik nafasnya kasar.
" udah donk jangan ngambek..." mazta membujuk hyorin
tiba - tiba rendi.. pandhu dan diaz datang.
" ehhhh dua sejoli... mesra banget... " kata pandhu yang melihat mazta dan hyorin sedang duduk berdua.
" udah mesra gini tapi bukan pacar... " diaz tertawa dengan bebas
hyorin pun beranjak dari lingkaran mereka dan kembali masuk ke dalam rumah. saat hyorin melangkahkan kakinya mazta menarik tangan hyorin.
" mau kemana sii.. udah nggak usah dengerin diaz... " ucap mazta
" siapa juga yang dengerin omongan diaz... gue cuma mau manggil teman - teman gue... " jawab hyorin dan bergegas meninggalkan mereka berempat.
__ADS_1
hyorin pun memanggil teman - teman nya kemudian menemui mbok sumi.
" mbok hyorin pergi dulu yaa.. nanti kalau papa atau mama telfon nyariin hyorin.. bilang aja pergi malam mingguan.. gitu yaa mbok yaa.. " pesan hyorin.
mbok sumi pun hanya menganggukkan kepala nya.
mereka pun berangkat ke acara riko. rendi satu mobil dengan mega.. hyorin dengan mazta.. sementara reina dan ametta bersama diaz dan pandhu.
" daerah mana sii tempatnya...??? " tanya hyorin saat berada di mobil dengan mazta.
" nihhh coba aja buka di chat nya bang riko disana ada share location nya.. " mazta menyodorkan ponselnya kepada hyorin.
" yaudah tinggal di buka aja sii... kenapa harus gue.. " hyorin yang mencoba menolaknya.
" gue lagi nyetir yangg... ada lo di samping gue aja gue nggak fokus.. apa lagi di tambah main ponsel... " sahut mazta melirikkan matanya dengan senyuman menggodanya.
" dihhhh apaan sii.. " hyorin pun meraih ponselnya mazta.
saat hyorin meng swipe up layar ponselnya muncul fotonya dengan mazta saat wisuda masa SMP. dan kemudian masuk ke layar password . hyorin hanya tersenyum
" ini apa passwordnya...??? " tanya hyorin sambil menunjukkan layar ponsel mazta.
" coba buka pake tanggal lahir lo... " jawab mazta
" maztaaaa... gue serius... " hyorin yang sedikit tidak percaya
" iyaaa gue juga serius... " mazta yang menatap lurus ke jalan di hadapan nya
hyorin pun mencoba nya dan benar saja saat dia perlahan memasukkan password dengan number sesuai tanggal lahir nya ponsel mazta langsung terbuka membuat hyorin terkejut.
di bukanya chat dari bang riko . saat hyorin membuka aplikasi chat di ponsel mazta , hyorin melihat begitu banyak chat dari cewek - cewek dan terhenti di dua nama yaitu nama nya yang di beri emoticon 💕 dan satu nama yang membuat hyorin lebih terkejut. ada nama Milka Di barisan chat tersebut. hyorinpun menoleh ke arah mazta.
" kenapa...???? " mazta yang menyadari tingkah hyorin
" buka aja chat nya kalau penasaran... nggak ada yang gue bales kok.. kecuali yang penting.. " ucap mazta.
" ngapain juga gue kepo sama urusan lo.. " sahut hyorin yang mulai cemberut.
" udah gue bilang.. cuma lo yang ada di hati gue.. gue nggak akan kasih kesempatan buat cewek lain masuk ke hati gue.. " mazta menggoda hyorin.
" dihhh gombal banget.... " ucap hyorin yang malu - malu
" tapi lo suka kan..??? gue mah mau nungguin lo sampai kapan pun.. sampai nanti lo yakin sama gue... kalau gue emang bener - bener cinta sama lo yangg.. " mazta mencoba meraih tangan hyorin dan menggenggam erat tangan hyorin.
hyorin hanya diam mematung melihat tingkah mazta. merekapun akhirnya sampai di tempat riko setelah berputar - putar mengikuti arahan maps di ponsel mazta.
merekapun turun dari mobil masing - masing. betapa terkejutnya mereka saat melihat tempat riko yang besar dan berad di kawasan elit.
" ini tempatnya...??? " tanya rendi
mazta hanya menganggukkan kepalanya
__ADS_1
" gila ini sii gede banget men... " sahut pandhu
" diaz.. pandhu... inget.. kalian berdua bertanggung jawab sama cewek yang kalian bawa... " mazta mencoba mengingatkan kembali teman - teman nya
" iya iya gue tahu.. " sahut diaz
" ametta.. reina... jangan rewel kalian.. " mazta nenambahkan nya
" yaelah ta.. lo pikir kita berdua anak TK apa.. yang sering rewel minta permen... " jawab ametta.
hyorin hanya menahan senyum melihat reina dan ametta.
mereka semua pun masuk ke dalam club. saat melangkahkan kaki mereka masuk terdengar suara musik dj yang sangat kencang rasanya seperti mau pecah gendang telinga mereka. dan lampu disco yang berada di dalam cukup membuat mata mereka sedikit berkunang - kunang.
" gila.. harus hati - hati nih... " ucap hyorin dalam hatinya saat melihat orang - orang di sekitarnya.
mazta pun menggenggam erat tangan hyorin dan menjaga nya dari pandangan cowok - cowok di sekitar nya.
" tunggu.. tunggu.. " ucap ametta menghentikan langkahnya.
" kenapa lo..??? " teriak diaz.
" ahhh gue sedikit pusing diaz... " jawab ametta dengan teriakan nya. yaa karena suara musik sangat kencang membuat mereka saling berteriak.
merekapun duduk di tempat duduk di dalam sana.
berada di dalam tempat itu untuk pertama kalinya untuk cewek - cewek ghibah itu membuat mazta dan teman - teman nya harus ekstra hati - hati.
" ini sii kayak orang lagi njagain anak TK beneran men.. " kata pandhu
" apa lo bilang...!!! " teriak reina
pandhu hanya tertawa.
melihat orang di sekeliling nya berjoged seolah - olah tanpa beban dan tak sedikit dari mereka sambil memegang gelas minuman dan satu stick rokok di sela - sela jarinya membuat hyorin bergidik melihatnya.
" dimazta... akhirnya lo mau datang juga ke acara gue... " sapa riko yang menghampiri mazta.
mazta pun meraih uluran tangan riko.
tubuh kekar dan kulit sedikit gelap bahkan banyak memiliki tatto di kulitnya itu tepat di hadapan hyorin membuat dirinya sedikit risih melihatnya.
" ini siapa..??? " tanya riko melihat ke arah hyorin yang duduk di samping mazta.
" ini pacar gue bang... " jawab mazta dan seketika membuat hyorin terkejut.
" gue akuin lo pinter kalau urusan cewek... dimana lagi ada cewek secantik ini dengan body goal nya.. gue rasa cuma lo yang punya.. " ucap riko dengan tawa nya yang cukup keras.
riko pun menyapa teman - teman mazta
" oke selamat menikmati acara di tempat gue... gue speachless lo mau datang di acara gue... so.. thankyou.. thankyou so much.. " ucap riko yang tidak berhenti berterima kasih kepada mazta.
__ADS_1
mazta pun hanya tersenyum dengan santai nya kemudian meninggalkan mazta dan teman - teman nya.
melihat riko dengan mazta hyorin sedikit penasaran sedekat apa sebenarnya mazta dan riko.mengapa mazta bisa punya teman orang seperti riko.