Setia Ku Menantimu

Setia Ku Menantimu
#CHAPTER 46


__ADS_3

Semua tamu undangan datang bergantian bersalaman dengan Andra yang berada di depan resto.


sebuah mobil berhenti tepat di hadapan andra. semua pintu terbuka dan satu persatu orang keluar keluar.


andra pun berjalan menghampiri hyorin dan keluarga nya.


" terimakasih sudah berkenan hadir om.... " sapa andra sembari menyalami papa hyorin.


betapa terkejutnya andra saat mata nya melihat Nadya menyembul keluar dari pintu mobil. rasanya seketika jantung nya berhenti berdetak beberapa detik melihat sosok wanita yang pernah mengisi hatinya. 4 th lama nya mereka tak saling bertemu dan menyapa. malam ini andra kembali merasakan getaran getaran yang kembali muncul di hatinya. ada segudang rindu tertahan di hati nya ketika mereka saling memandang dari jarak yang dekat.


" selamat yaa atas launching resto nya... " ucap mira yang membuyarkan tatapan andra pada Nadya.


" makasih banyak tan.. udah mau hadir.. andra kira om dan tante masih di luar kota... " andra menyalami tangan mira.


" om sengaja atur jadwal agar om bisa pulang dan menghadiri acara kamu.. " jawab andri


" silahkan masuk om... tante... " andra mempersilahkan mama papa hyorin masuk.


" gue kasih lo kesempatan malam ini... sebaiknya lo pertimbangkan untuk saling menyapa.. untuk moment ini gue berusaha sangat keras untuk mewujudkan nya.. " bisik hyorin tepat di telinga andra.


hyorin pun melangkah masuk mengikuti langkah orang tua nya begitu pun Nadya yang lari mengikuti hyorin.


Andra POV


4 tahun lama nya aku tidak melihat wajah nya... sekarang dia kembali di hadapan ku.. mengapa hati ini bahagia sekali rasanya melihat dia kembali... apakah dia kembali untuk ku..apa yang harus aku katakan padanya.. akan kah ku katakan segala penyesalan saat dia tak berada disisi ku...


Atau aku harus diam saja tapi hati ku tak ingin melihat dia pergi lagi dari hidup ku. ohhhh tuhaann... jika ini memang jalan ku untuk kembali bersama dia.. berikan aku keberanian untuk mulai menyapa nya kembali.. tapi jika Engkau tak merestui.. aku mohon jauhkan dia dari hidup ku...


Acara inti


semua tamu menyaksikan peresmian usaha baru andra dengan di potong nya sebuah pita sebagai simbol peresmian.


Mazta sengaja berada di sebelah hyorin dan mama nya.


semua mata tertuju pada Mazta. karena ini pertama kalinya pewaris kedua keluarga adi wijaya muncul di hadapan orang banyak dan di hadapan para kolega dari orang tua nya.


setelah selesai pemotongan pita mereka duduk di sebuah meja yang khusus di sediakan oleh andra untuk keluarga hyorin.


" hayyy mira...???? " sapa tyas saat melihat mama hyorin sedang menikmati hidangan yang tersedia.


" haaayyy... ya ampun lama banget nggak ketemu kamu... " mereka saling berpelukan melepas rindu.


" yaaaa... kamu selalu sibuk dan nggak punya waktu untuk bertemu dengan ku... " jawab tyas


" sorry... aku nggak bisa jadi wanita kalem seperti kamu... " ucapan mira membuat mereka tertawa.

__ADS_1


" ndrii... lihat mereka... " adi wijaya mengarahkan jarinya pada mazta dan hyorin yang sedang bercanda sembari menikmati hidangan.


" aku tau.... apa rencana mu untuk mereka berdua.. ??? " tanya andri.


" apa aku boleh meminta anak perempuan mu untuk anak kedua ku...??? " tanya adi wijaya sembari tersenyum.


" mas... kami sebagai orang tua tidak pernah membatasi hyorin berteman dengan siapa pun... justru aku sebagai ibu... merasa aman jika anak ku bersama mazta... " jawab mira.


" aku sangat menyayangi hyorin seperti anak gadis ku mira... entah lah mungkin karena aku dekat dengan nya sudah lama..." ucap tyas.


" aku akan coba tanyakan hal ini pada hyorin... karena semua keputusan ada di hyorin... " celetuk andri.


" pastikan dia menerima anak ku sebelum kedatangan kita kerumah mu... " adi wijaya kembali tersenyum.


" lalu bagaimana dengan wanita yang di sebelah hyorin...??? " tanya tyas


" Nadya maksudmu..??? " mira balik tanya.


tyas hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum berharap mira tau apa maksud dari senyuman tyas.


mereka telah mengetahui hubungan andra dan Nadya yang tak seharusnya berakhir.


" dia pulang 2 hari yang lalu.. study nya sudah selesai.. aku berharapa dia bisa bergabung dengan ku di perusahan... jadi kalau kamu ingin mendekatkan kembali andra dengan Nadya... perintahkan dia untuk sering berkunjung ke perusahaan ku... " pinta andri.


mazta melihat andra yang masih sibuk dengan para tamu yang mengajaknya ngobrol. mazta pun menghampiri andra.


mazta tiba tiba menarik andra keluar dari lingkaran para tamu yang masih saja mendiskusikan bisnis mereka.


" lo apaan sii.. nggak sopan kayak gini caranya taa... " andra mulai mengerutkan dahi nya.


" gue nggak peduli bang... disini kita buat seneng seneng.. bukan melulu ngurusin bisnis..." jawab mazta.


andra pun tau maksud adiknya.


" lo nggak mau menyapa kak Nadya...??? " tanya mazta.


Andra diam sejenak mendengar ucapan mazta. hingga akhinya andra memutuskan untuk menghampiri Nadya.


tersadar Andra berjalan menuju arah nya hyorin langsung berpura pura ingin pergi ke toilet.


" kakk.. gue ke toilet sebentar yaaa... " pamit hyorin belum sempat Nadya menjawabnya hyorin langsung ngibrit pergi dari hadapan Nadya.


" Ehemmmm... boleh duduk disini...??? " tanya andra yang membawa gelas di tangan nya.


" sialan.. gue di kerjain mazta sama hyorin nihhh... " gumam Nadya dalam hati nya.

__ADS_1


" boleh...???" tanya andra kembali karena Nadya diam saja.


" Ohhh silahkan.... " jawab Nadya yang terlihat gugup.


mereka sama sama diam karena ini pertemuan pertama kalinya mereka setelah 4 tahun lama nya tidak bertemu.


" Empat tahun kita nggak ketemu... Lama juga yaa... " andra mencoba membuka obrolan di antara mereka.


suasana canggung begitu terasa Nadya hanya diam berusaha mencerna obrolan mereka. sejenak mereka saling menatap dan kemudian saling berpaling muka.


" Hal yang paling aku sesali adalah tidak mau menerima keputusan mu saat kau ingin menggapai impian mu dan itu membuat hubungan kita berakhir seiring berjalan nya waktu.. " imbuh Andra membuat Nadya kembali menatap manik mata andra.


Andra menghela nafasnya sejenak untuk meminimalisir rasa gerogi nya.


" perasaan ku ke kamu masih sama. . meskipun hubungan kita sudah berlalu lama... " namun Nadya masih saja diam mendengar ucapan andra.


" Apakah kamu saat ini sedang menjalin hubungan dengan seorang pria..??? " pertanyaan andra begitu mengejutkan.


Nadya hanya menggelengkan kepala nya perlahan membuat senyum terpancar dari wajah andra.


" mari kita saling bertukar cerita saat raga kita berjauhan... " andra kembali memperlihatkan senyuman nya.


disisi lain hyorin mencari keberadaan mazta kepalanya menoleh kesana kemari namun tidak menemukan mazta.


" nyariin aku...???? " bisik mazta dari belakang hyorin.


membuat tubuh hyorin tersentak kaget.


" apaan sii... " hyorin sedikit cemberut.


" sayangg.... jangan cemberut donk... aku kan cuma bercanda.... " ucap mazta merayu hyorin.


" keluar yukssss... berasa tua banget nggak sii disini... " mazta mengajak hyorin meninggalkan resto.


" pamit dulu donk sama orang tua aku... " jawab hyorin.


mereka berdua pun pamit keluar meninggalkan resto.


*


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2