
Semua siswa dengan serius mengerjakan ujian hari ini.
suasana masih seperti kemarin sunyi tanpa sorak sorai para siswa yang saling bercanda. semua nya diam menikmati otak yang berputar putar beradu dengan sang waktu.
di tambah dengan pengawas ujian yang killer entah lah kenapa di saat ujian seperti ini semua guru berubah menjadi seorang pengawas ujian yang killer. membuat para siswa tegang di buat nya.
hingga akhirnya 45 menit berlalu para siswa pun keluar ruangan dengan senyum sumringahnya walaupun belum tau seperti apa hasilnya nanti yang pasti satu ujian hari ini telah berhasil mereka lalui.
" Dorrrrrrrrrrr....... " suara ametta mengagetkan reina yang sedang duduk di kantin.
" ametta...!!! lo kenapa sii.. ngeselin banget.. kalau gue tadi keselek gimana... " reina yang membersihkan mulutnya dari sisa sisa orange juice.
namun ametta hanya tertawa rese melihat reina cemberut.
" ketawa ketiwi... ujian masih panjang.. jangan ketawa ketiwi dulu... " sambar diaz pada ametta yang baru saja nimbrung dengan cewek cewek ghibah itu.
mazta pun duduk di sebelah pandhu.hari ini terlihat berbeda mazta yang biasanya duduk di dekat hyorin beralih duduk di sebelah pandhu.
" mau sampai kapan kalian berdua diem dieman begini hahh...??? " mega memberanikan dirinya membuka obrolan diantara mereka.
seketika pandangan mereka tertuju pada mazta.
mazta pun menyadarinya dan sedikit berpaling.
" kenapa lo semua pada ngelihatin gue..??? " tanya mazta saat semua mata tertuju kepada nya.
" riinnnn...????? " tanya mega perlahan menatap mata hyorin
" apaaaaaaa.....???? " ucap hyorin sangat halus.
" ahhhh udah lah... kalian berdua emang susah.. egois semua nya.. nggak ada yang mau mengalah.. " mega mulai emosi
" yangg.. udah lhaaa biarin aja mereka pasti bisa nyelesaiin urusan mereka... " rendi mencoba menenangkan mega.
hyorin bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan mereka. ametta dan reina pun menyusul hyorin.
" ta....???? " mega mencoba menelisik mazta.
" iyaa gue tau.. nanti ada waktunya gue ngomongin ini semua sama dia.. " jawab mazta
" tapi kapan mazta... situasi kayak gini tuh nggak asiik... " sambar mega.
saat mega sedang serius berbicara tiba tiba datang lah milka.
" haiii kak mazta.... " sapa milka
mega pun langsung memalingkan wajah nya saat melihat kedatangan milka.
" bisa nggak.. nggak usah sok akrab.. lo tuh anak kelas satu.. temen lo tuh di sana... !!" ucap mega sambil menunjukkan segerombolan anak kelas satu.
" yeeee... suka suka gue donk.. " jawab milka memanyunkan bibirnya.
" ihhhh n*jis banget lo yaa... " mega menaikkan suaranya satu oktaf.
" milka lo ngapain sii.. gue nggak suka sama cewek model kayak lo..gue mohon banget sama lo..nggak usah deket deket gue... " mazta pun mulai emosi.
jawaban mazta cukup mengejutkan teman teman nya.
" kak.. lo itu jahat banget yaa sama gue.. kenapa sii lo nggak ada baik baik nya sedikitttttttt aja sama gue kak.. kenapa kalau sama kak hyorin lo bisa lembut... perhatian.. kenapa kalau sama gue lo nggak bisa... !! " milka yang sedikit berteriak.
" milka lo denger baik baik ucapan gue.. ini hanya sekali dan nggak akan gue ulangi lagi.. gue tau lo suka sama gue milka.. tapi gue nggak suka sama lo.. kalau gue bersikap baik sama lo.. sama aja gue memberi harapan palsu sama lo... dan itu akan lebih menyakitkan tentunya.. jadi gue mohon lo ngerti apa maksud gue.. " jawab mazta dan langsung pergi meninggalkan teman teman nya.
__ADS_1
mereka pun membubarkan diri ketika bel masuk terdengar.
mereka kembali berkutik dengan soal soal ujian kedua di hari ini masih dengan waktu yang sama 45 menit.
*
*
*
*
sepulang sekolah hyorin langsung menuju mobil jemputan nya tanpa mengkonfirmasi teman teman nya.
disisi lain reina.. mega.. dan ametta mencari keberadaan hyorin.
" duhhh bebp lo kemana sii...???? "gumam ametta
mega tampak sibuk dengan ponselnya berulang kali mencoba menghubungi hyorin.
" gimana...???? " tanya reina pada mega
" nggak di jawab... kita coba ke tempat parkir siapa tau ada disana.. " sahut mega
mereka bertiga pun bergegas menuju parkiran di sekolah.
sesampainya di parkiran mega bertemu mazta dan teman teman nya.
" hyorin nggak kesini....???? " tanya mega dengan nafas sedikit terputus putus
" nggak yangg.. biasa nya kan kalian bareng bareng.. " jawab rendi.
" makanya jadi temen jangan nyebelin.. jadi hyorin nggak kabur.. " ucap diaz yang berada tepat di sebelah ametta.
Plaaaaaakkkkkkkk...!!!!!!
ametta menabok punggung diaz dengan keras.
" aakhhhhhh... lo kenapa sii kalau sama gue suka banget main kekerasan... " diaz yang mengusap punggung nya kesakitan.
mazta yang berada di antara meraka hanya terdiam melihat teman teman nya sibuk mencari hyorin.
" mazta..!! lo nggak khawatir gitu..??? " tanya reina.
" rei.... palingan hyorin udah pulang kerumah... gue yakin 100% dia anak baik baik... nggak mungkin keluar untuk hal yang aneh aneh.. mendingan kalian susulin aja kerumah nya sekarang... " mazta mencoba memberi saran.
tanpa aba aba tiga cewek itu membubarkan diri nya.
" yangg... kita nggak jadi pulang bareng...!!! " teriak rendi yang melihat mega berlari. namun mega hanya melambaikan tangan nya.
" ta...!! lo buruan deh baikan sama hyorin.. kalau kayak gini terus gue yang rugi.. mega jelas lebih mentingin hyorin dari pada gue.. " rendi terlihat kesal karena memang 2 hari ini rendi sering di cuekin mega.
" ya itu mah derita lo.... " mazta sedikit menertawakan rendi.
hingga akhirnya mereka pulang kerumah masing masing.
*
*
*
__ADS_1
Saat mega.. reina.. dan ametta sampai di rumah hyorin dari kejauhan mereka melihat seorang cowok yang sedang duduk di kursi depan rumah hyorin.
" bebp.. siapa bebp..???? " tanya reina
" OMG.... bima bebp....ngapain sii dia.. kenapa sii dia akhir akhir ini mepet hyorin terus.. nggak ada kerjaan aja.. sok kecakepan banget padahal juga enggak.. ihhh sebel deh gue.." ametta terus nyerocos ketika sadar cowok yang di lihatnya adalah bima
" metta...!!!! lo berisik banget sii... " mega sedikit membentak ametta.
" iya iya sorry.... " jawab ametta lirih
begitu lah persahabatan mereka. dengan ametta yang sering di bentak.. reina yang terlalu lempeng.. mega yang tegas.. tapi mereka tetap setia satu sama lain membuat persahabatan mereka terjaga hingga saat ini.
" bima..??? hyorin mana..??? " tanya mega yang mencoba basa basi saat melihat bima.
" ada kok di dalem... " jawab bima singkat.
mereka bertigapun akhirnya masuk kerumah hyorin.
hyorin keluar dari dapur membawakan minuman untuk bima.
" bebp ngapain sii dia...??? " reina yang menghampiri hyorin.
" nggak tau... udah kalian ke kamar dulu.. gue beresin urusan gue sama bima dulu... " ucap hyorin dan bergegas keluar membawa minuman nya.
" nggak usah repot repot rinn... " kata bima saat melihat hyorin meletakkan minuman nya di atas meja.
hyorin hanya tersenyum kecut dan duduk di kursi nya.
" rinn... sebenarnya gue pengen deket sama lo rin... tapi kenapa lo kayak nya berusaha menghindari gue ya rin.. apa itu cuma perasaan gue aja... " bima mulai membuka obrolan diantara mereka.
" maksud lo gimana ya bim...??? " hyorin pura pura tidak paham dengan arah obrolan bima.
" gue suka sama lo rin... " jawab bima.
" hahhhhhhhhh..!!!! " hyorin kaget mendengar ucapan bima dan tak menyangka secepat itu mengungkapkan nya.
" tapi.. gue nggak akan maksa lo buat suka sama gue kok rin...senggak nya gue bisa deket sama lo aja gue udah seneng kok... " kata bima.
" tapi bima.... " ucapan hyorin terhenti sejenak.
" gue tau kok... nggak usah di jawab gue udah tau rin...lo nggak mau pacaran kan...??? " tanya bima.
" lo tau dari mana..??? " hyorin balik nanya.
" gue selalu kepo tentang kehidupan cewek yang gue sukai rin... " jawabnya simple.
hyorin pun terdiam bingung harus bagaimana dengan bima.
melihat hyorin seolah olah sudah tidak nyaman dengan keadaannya saat ini bima pun pamit pulang.
" yaudah... nggak usah di pikirin.. yang penting gue udah jujur sama lo rin.. gue udah lega.. walaupun mungkin perasaan gue nggak mungkin terbalas.. setidaknya gue udah berusaha jujur.... sorry yaa gue udah ganggu waktu lo.. gue pamit pulang dulu ya rin... " bima pun bangkit dari kursinya.
hyorin tak bisa berkata apa apa hanya membalas dengan senyuman nya. hingga akhirnya bima pun pergi meninggalkan rumah hyorin.
*
*
*
*
__ADS_1