
#Flashback On
yaaa Mazta memang sejak SMP menyukai Hyorin bahkan sudah berkali2 dia mengungkapkan rasa cinta nya untuk hyorin..namun Hyorin sampai sekarang masih menggantungkan hubungan mereka...di terima enggak dan di tolak juga enggak..entah apa yang membuat Hyorin seperti itu kepada Mazta..hingga detik ini mereka berada di kelas XII SMA...tandanya Mazta hampir 4 th menunggu jawaban Hyorin.bikin ngenes kan yakk..eeehhhh
#Flashback off
__ADS_1
Upacara selesai...pintu gerbang di buka siswa siswi yang terlambat pun mulai masuk ke dalam sekolah menuju kelas masing masing
" Ohhhh tuhan....berikan Hyorin hidayah plisss...sampai kapan Lo setiap senin upacara di depan gerbang sekolah terus sii Riinnnn..???" Kata mega dengan Suara khas cempreng nya " yaaa...gue nggak tau...takdir mungkin..." jawabnya sambil meletakan tas nya di meja " gue tau..gue tau...pasti Lo sengaja kan biar bareng Mazta..." sambar Reina salah satu teman Hyorin " Dihhhhh kayak nya enggak juga dehh rei...mungkin kalau Lo bisa begitu...hyorin kayak nya enggak deh...Lo tau kan sampai sekarang Hyorin masih belum nerima Mazta jadi pacar nya...kayak nya kalau sengaja biar bareng Mazta rasanya nggak mungkin dehhh..." jawab Mega " Rinnnn lagian Lo kenapa sii...sampai kapan Lo mau ky gini sama Mazta..kasian tau Rinnnn...kalau Lo nggak mau yaa udah sii jawab aja enggak...biar gue bisa gitu PDKT sama Mazta " sahut ametta dengan tertawa bebas nya " Heiiii jangan mimpi Lo...belum tentu Mazta mau sama Lo metta..!! " ketus mega.Namun Hyorin hanya senyum melihat teman2 nya berargumen tentang dirinya dan Mazta.Hyorin..Mega..Reina dan Ametta mereka adalah sahabat dekat sejak di SMP hingga saat ini mereka masih berteman baik sampai di SMA.
" Mazzzzzzz....." Hampir saja ametta teriak memanggil Mazta " Kenapa Ametta...????!" suara ibu guru dina mengagetkan Ametta " Engg...enggak apa-apa bu maaf " jawabnya " Lo kenapa sii...???" tanya Reina yang sebangku dengan Ametta " tadi ada Mazta lewat depan kelas kita " bisik Ametta dengan senyum terpesona "Apa katanya...????" sahut mega yang berada di belakang Reina " Ametta lihat Mazta lewat depan kelas kita..." jawab Reina perlahan mengecilkan suaranya " Kenapa..????" Sambar Hyorin yang merasa kepo " Ituuuuu...Ametta tadi lihat Mazta lewat depan kelas kita..." jawab mega dengan senyum manis nya " yaa ampun kirain apaan..." Hyorin mengehela nafasnya " Alaaahhh kalau Lo yang Lihat pasti Lo juga terpesona kan..udah dehhh nggak usah gengsi buat ngakuin kalau Lo sebenernya juga cinta kan sama Mazta..." suara Ametta membuyarkan konsentrasi belajar Hyorin " Ametta...!!! " teriak Hyorin membuat semua mata di kelasnya menatap Hyorin "Hyorin...Lo apa2an sii" bisik Mega sambil menepuk keningnya " Kalian ber-4 keluar dari kelas saya..kemudian berdiri di depan kelas sampai bel istirahat berbunyi..." suara ibu dina naik satu oktaf.
__ADS_1
Rasanya sudah 2 jam pelajaran mereka berdiri di depan kelas nampak lusuh dan capek dari raut wajah mereka berempat...akhirnya yang di tunggu2 terdengar di telinga mereka...Teeeettttt...Teeeetttt...
bel istirahat pun berbunyi.mereka bergegas menuju kantin.sesampainya di kantin " Mega...!!!!" teriak salah seorang cowok di sudut kantin.terlihat sekelompok cowo berada di sudut kantin.yaa...mereka adalah Mazta..Rendy..Pandhu..dan Diaz
Mega pun melambaikan tangan nya.Mega berjalan menghampiri mereka disusul Hyorin..Ametta..dan Reina. "Kenapa..kusut banget itu muka..senyum donk sayang..." suara lembut Rendy terdengar menyapa Mega.yaaa...dari mereka semua hanya Mega dan Rendy lahh yang berstatus jelas sebagai Pacar."Gara2 Mazta nihhhh..!!!" jawab Mega dengan memanyunkan bibirnya " Gue..????emang gue ngapain...perasaan gue anteng2 aja..." Mazta dengan Santai nya membela dirinya." Gara2 Lo tadi lewat depan kelas kita...kita ketahuan ngobrolin Lo...di keluarin deh dari kelas..dan parahnya kita di suruh berdiri di depan kelas .." Reina mencoba menjelaskan sambil mengambil gelas yang ada di depan nya " Eehhhh..ehhhh..apa2an Lo...main minum punya orang sembarangan.." pandu menarik gelas yang sedang di minum Reina " Sooo..sorry..sorry..habisnya gue haus bgt..nanti gue ganti dehhhh " balas Reina menangkupkan kedua tangan nya " Hmmmmmm jadi diem2 Lo semua sering ghibah'in gue yaaaa..." kata Mazta memainkan alisnya " yaelahhh ta..tiap hari juga kita2 Ghibahin Lo kali..mau yg ketemu..mau yang online itu sama topiknya Lo..!!." Sahut Ametta "Ametta....!!!!! " teriak Mega dan Reina.memang diantara mereka Ametta lah yang paling sering keceplosan.Mazta pun terkejut saat Mendengar jawaban Ametta.Hyorin terlihat menepuk keningnya tertunduk saat Mazta menatapnya dengan rasa ingin tahu nya.suasana pun hening sekejap" Dasar yaa..emang cewek dimana aja mau ketemu kek..mau online kek..isinya Ghibah mulu..." kata Diaz memecahkan keheningan di antara mereka " Ehh yaz...Lo pikir kita emak2 rumpi gitu...???beda kali yaz...lagian yg kita omongin juga gimana tentang hubungan Hyorin sama Mazta..Pacaran Enggak..temenan..tapi Sweet.." Ametta kembali keceplosan "Ametta.......!!!! " suara Mega naik satu oktaf.Hyorin kembali tertunduk malu "Aduhhhh ametta...Lo hari ini kesambet setan mana sii...bikin gue malu aja " batin Hyorin " iyaaaa Riinn..Lo kenapa sii sampai sekarang belum kasih kepastian sama Mazta...???" tanya Rendy "heeehhhh...???" Hyorin terkejut dengan pertanyaan Rendy.Melihat Hyorin yang menegang Mazta mencoba mencairkan suasana "Udah sii..nggak usah di bahas...lagian ini tentang gue dan Hyorin..biar jd urusan kita berdua...gue juga santai kok..." Jawaban Mazta membuat temen2nya kagum.bayangkan saja hampir 4 th Mazta menanti kepastian Hyorin banyak cewek yg deket yang naksir tetap saja hati Mazta terpaku dengan Hyorin.Entah lahhh walaupun Mazta tipe cowok yang gentle Men dengan postur tubuh yang sempurna tapi masalah Hati dia tak sempurna seperti fisiknya.hanya Mazta yang tau alasan dirinya terpaku dengan satu cewek yaitu Hyorin.
__ADS_1