Setia Ku Menantimu

Setia Ku Menantimu
#CHAPTER 40


__ADS_3

Pulang sekolah mazta mengantarkan hyorin ke rumah nya. saat berada di parkiran tiba tiba Bima menghampiri mazta dan hyorin.


" fans kamu tuhhh... " kata mazta yang melihat bima berjalan menghampiri hyorin.


mazta pun langsung masuk kedalam mobil terlebih dahulu. sekarang mazta lebih bisa mengendalikan dirinya saat bertemu dengan Bima untuk apa dia cemburu. cemburu hanya istilah kata tidak yakin pada dirinya sendiri.


di dalam mobilnya mazta mengamati hyorin dan bima yang sedang sedikit ngobrol.


" hai bim... " sapa hyorin saat bima menghampiri nya.


" haiii rin... selamat yaa.. lo udah baikan lagi sama mazta.. " kata bima yang sedikit ternsenyum kecut.


hyorin hanya tersenyum mendengarkan kata kata itu.


" gue nggak akan ganggu lo lagi rin.. meski gue tahu status lo belum jadi pacar mazta.. tapi sekarang gue sadar rin... lo emang nggak bisa berpaling dari mazta... " raut wajah bima sedikit teduh.


" thanks ya bim... lo udah mau ngertiin gue.. tapi tenang aja bim.. kita bisa kok jadi teman baik.. " hyorin yang masih berdiri di hadapan bima.


" lo yakin... nanti mazta cemburu lagi deh sama gue... " bima melirikkan mata nya ke arah mazta yang sedang menunggu hyorin di dalam mobil.


" nggak laaahhhh.... dia pasti bisa ngerti kok... " jawab hyorin


" its okay... yaudah yaa.. gue cuma mau ngomong itu aja kok sama lo.. sekali lagi terima kasih rin... " pamit bima.


hyorin pun mengangguk dan bima langsung pergi meninggalkan hyorin sembari melambaikan tangan nya.


hyorin pun langsung masuk ke mobil mazta saat bima sudah lagi tidak terlihat dari pandangan nya.


" udah....???? " tanya mazta sembari memakainya seat belt pada hyorin.


" kenapa...???? cemburu...???? " hyorin sedikit terkekeh melihat raut wajah mazta.


" nggak.... aku kali ini nggak seperti waktu itu... kali ini aku lebih percaya diri... " jawab mazta sembarin melajukan mobilnya.


" ohhh yaaaa....??? " hyorin yang sedikit tidak percaya dengan ucapan mazta.


mazta melirik hyorin dengan tajam tiba tiba tangan nya yang satu berhasil menggelitiki hyorin yang berada di sampingnya membuat hyorin tertawa tak kuasa menahan rasa geli pada dirinya.


" stooppp...!!! oke oke.. aku percaya.. stooopp..!! aku percaya sama kamu... " ucap hyorin dengan nafas yang terengah engah.


mazta pun kembali fokus menyetir.


beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah hyorin.


mereka berdua masuk kedalam rumah hyorin.


mazta duduk di ruang keluarga hyorin masuk ke kamarnya dan mengganti baju seragamnya.


setelahnya hyorin menuju dapur membuatkan mazta minum sejenak mazta mendongakan kepalanya sembari menyenderkan tubuhnya di sofa.


hyorin membawakan minuman untuk mazta di lihatnya mazta memanjamkan mata nya hingga dia tak menyadari kedatangan hyorin.


" taaaa...???? " suara lembut hyorin menyusup di telinga mazta.

__ADS_1


mazta pun membuka mata nya dan langsung membenarkan duduk nya.


hyorinpun duduk di sebelah mazta. mazta menundukkan kepala nya seperti sedang ada yang mengganjal di pikiran nya.


" kenapa....???? " hyorin yang tiba tiba memegang tangan mazta sembari mengusap ngusap dengan jari nya.


sentuhan itu terasa lembut di tangan mazta membuat mazta tersenyum khas senyuman cool nya dengan sejuta misteri. yaaa senyuman itu yang mampu meluluhkan setiap cewek yang bertemu dengan mazta sebab itu mazta jarang tersenyum saat dia berhadapan dengan lawan jenis nya karena bisa membuat para cewek salah mengartikan senyuman nya.


cukup lama mazta menatap hyorin sembari tersenyum.


" apa siiii aaaahhhh... " hyorin langsung salting dan melepaskan tangan nya.


namun mazta gerak cepat kembali menarik tangan hyorin dan menggenggam erat tangan hyorin.


" aku bingung.... " jawab mazta dengan wajah sendu nya.


" bingung kenapa... cerita aja.... " sambar hyorin.


" bang andra bilang... cita cita ku untuk kuliah di luar negeri itu hanya ambisi... " terlihat sedih saat mazta mengutarakan hal itu.


" yaaaa... emang sii cita cita sama ambisi itu beda nya tipissssss banget... " hyorin agak ragu ragu mengucapkan nya.


" maksudnya..???? jadi kamu ikut pasukan yang nggak ngedukung aku nihhhh... " mazta menyindir hyorin.


" iya lah... " jawab hyorin yang kali ini tanpa basa basi.


" katakan apa yang membuat kamu nggak ngedukung aku... jujur.. siapa tahu alasan mu mampu merubah niatan ku... " mazta kali ini serius dengan ucapan nya.


hyorin pun sejenak berfikir mungkin ini waktunya sesuai permintaan bang andra hyorin mencoba membujuk mazta dengan cara nya.


" Ooo... jadi ada yang nggak mau di tinggalin nihhhh... " mazta menggoda hyorin.


" iyaaaa...!! kenapa...!! salah gitu..???! " kali ini hyorin bersikap ketus karena benar benar gengsi mengakui itu baginya.


" jadiii... kamu lebih milih aku jadi orang yang sibuk di kantor dari pada aku kuliah di luar negeri..orang kantoran sibuk lho yangg..nanti kalau intensitas kita ketemu cuma satu minggu sekali emangnya kamu mau...???" mazta kembali menggoda hyorin.


hyorin tertunduk sejenak dan kemudian menatap mazta.


" mazta.. dengerin aku sayang... aku lebih baik ketemu kamu satu minggu sekali.. dari pada aku cuma lihat kamu dari layar ponsel... " jawab hyorin yang untuk pertama kalinya memanggil mazta dengan sebutan sayang dengan matanya sedikit berkaca kaca.


mendengar ucapan hyorin mazta langsung menarik hyorin dan memeluknya yang masih duduk di sofa.


" oke oke... aku tau apa yang kamu inginkan...aku nggak akan pergi jauh... " mazta mengecup puncak kepala hyorin mencoba membuat hyorin tidak khawatir lagi.


tiba tiba ponsel hyorin berdering membuat mereka berdua melepaskan pelukan nya.


Aunty Agness


Calling...


begitu terlihat dari layar ponsel hyorin.


hyorin pun mengswipe up tombol hijau di layar ponselnya

__ADS_1


Aunty Agness : haaayyy sayangg....


hyorin : hallo tan...


Aunty agness : hari ini tante transfer uang ke kamu sayangg...tadi tante coba tanya ke mamah kamu nomer rekening kamu.. kalau tante tanya sama kamu.. pasti kamu nggak mau nerima.. sooo tante calling your mom...


hyorin : sorry tan.. uang apa yaaa...


Aunty agness : ohhh itu sedikit honor kamu udah mau ikut di acara nya tante sayang..


hyorin : aduhhh tan.. hyorin cuma mau bantuin tante kok.. nggak usah repot repot..


Aunty Agness : no problem hunny... anggap aja itu rasa terimakasih tante sama kamu.. sooo... next time kita collabs lagi yaa sayangg... byeee...


mazta pun mendengar semua percakapan antara hyorin dan tante agness karena kebetulan hyorin meng speaker panggilan nya.


" Cieeeee... yang baru dapet honorrr... udah kayak model profesional aja nihhhh... " mazta seolah olah menunjukkan wajah tak suka nya.


" kenapa mukanya....??? " tanya hyorin sedikit aneh melihat raut wajah mazta.


" yaaa nggak kenapa kenapa.. apa rencana mu kedepan..??? " tanya mazta.


" maksudnya.... ??? " hyorin balik tanya.


" yaaa... kamu kan sekarang udah.... yaaaa gitu lahhh... " jawab mazta.


hyorin tau apa maksud mazta namun mazta enggan untuk mengutarakan nya.yaaa..!! begitulah mazta yang selalu menjaga perasaan hyorin.


" iyaaa aku tau... aku nggak tau ke depan mau gimana ta.. tapi entah kenapa ini pengalaman pertama ku.. tapi aku merasa nyaman... " ungkap hyorin.


" pasti nyaman lahhh... ada aku yang setia jadi body guard kamu... " jawab mazta.


" ooohh iyaaa.. berati aku juga harus bayar kamu donk... " hyorin terkekeh menatap mazta.


" nggak usah.. apa sii yang enggak buat kamu..apapun yang kamu pilih.. selagi itu baik buat kamu.. aku pasti akan ngedukung kamu.. dan satu lagi.. untuk selanjutnya kalau kamu ada acara seperti ini lagi..kamu ngomong sama aku.. biar aku temani kamu kemanapun kamu pergi... " karena mazta lebih tenang jika dia menemani hyorin dan menjaga hyorin.


" siapp.. bosskuuuuhhhh... " sambar hyorin.


senja sore hari sudah mulai menampakkan sinarnya. maztapun pamit pulang. saat mazta keluar dari rumah hyorin bersamaan dengan mega yang baru datang.


" gila.. ngapain aja lo.. dari tadi baru mau pulang... " tanya mega.


" kepppoooo.... " jawaban mazta membuat mega melotot sebal di buatnya.


hingga akhirnya mazta pun meninggalkan rumah hyorin.


*


*


*


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2