Setia Ku Menantimu

Setia Ku Menantimu
#CHAPTER 49


__ADS_3

Jarak antara rumah hyorin dengan ametta cukup dekat. tak butuh waktu lama untuk mereka sampai di rumah ametta.


dari kejauhan hyorin sudah melihat ametta yang berdiri di depan gerbang rumahnya.


mobil mazta berhenti tepat di hadapan ametta.


" haiii ametta cantikkkkk.... " sapa hyorin membuka kaca pintu mobil mazta.


" passs banget gue belum lama berdiri disini..." jawab ametta


" yaudah buruan masuk.... " ajak hyorin


" itu kenapa sebelah lo bebp... jutek amat... " tersadar ametta melihat muka jutek mazta pagi ini.


" apa lo... mau masuk nggak nih.. kalau nggak gue tinggal lo...! " sambar Mazta.


" dihhhh iya iya gue masuk....pagi pagi salah sarapan lo ya ta... " ametta langsung masuk ke mobil mazta.


hyorin hanya terkekeh menahan senyum melihat tingkah mereka berdua yang tidak pernah berubah dari dulu.


" ehhh lo bawa apaan tuh.. ??? " tanya hyorin melihat ametta menenteng kotak bekal.


" ohh iya bebp.. ini tadi di buatin sandwich sama mami.. tapi maaf ya ta.. ini cuma dua.. gue kira yang jemput gue hyorin bukan lo.. jadi gue cuma bawa dua dehhh... " ametta sembari menyodorkan sandwich untuk hyorin.


" gue udah sarapan... " mazta menjawabnya dengan ketus


" sarapan apa ta... sarapan cinta ya ta..??? " ametta menggoda mazta.


" songong juga ni anak... " mazta yang selalu pusing dengan ucapan bucin ametta.


di sepanjang jalan mereka saling ngobrol untuk menghilangkan kejenuhan karena macetnya jalanan di ibu kota. dengan celotehan ametta yang songong menurut mazta.tapi bukan ametta namanya kalau tidak mampu membuat mazta emosi.


hingga akhirnya mereka sampai di kampus dan mobil berhasil parkir dengan sempurna. terlihat teman teman mereka sudah menunggu di taman depan kampus.


" kalian lama banget sii... " ucap mega yang sudah menunggu hyorin dan ametta


" nih.. nih.. ini nih.. salahin supirnya lelet bgt bebp... " sambar ametta sembari mengarahkan jari nya ke mazta.


" heh... tau gitu gue turunin di jalan lo.. nggak ada terimakasih nya jadi orang... " jawab mazta.


" udah udah... kalau ketemu begini terus.. " reina pun ikut geram melihat ametta dan mazta yang selalu ribut.


" yang lain mana..?? " tanya mazta yang tidak melihat keberadaan rendi dan yang lain.


" siapa...??? " tanya mega


" rendi maksud gue meg... " jawab mazta santai


" ya emang kita nggak ada janjian sama mereka... cuma kita aja yang hari ini ke kampus... " jawab mega.


mazta pun hanya mengangguk anggukkan kepalanya mendengar jawaban mega.


" kamu mau disini aja atau mau ikut masuk...??? " tanya hyorin pada mazta.


" aku sini aja deh... nggak lama kan..??? "mazta memastikan kembali pada hyorin.


" yaelah ta... cuma sebentar kok... " sahut reina

__ADS_1


mazta pun menunggu di taman depan kampus. merekapun masuk.


tak butuh waktu lama buat mereka hanya kurang lebih 15 menit mereka pun keluar. saat mereka keluar tiba tiba seorang cowok menghentikan langkah mereka.


" heyy.... kuliah disini juga..??? " tanya cowok tersebut.


hyorin tertegun dengan pertanyaan cowok di hadapan nya karena hyorin benar benar tidak mengenalnya.


" sorry nih.. lo tanya ke kita..??? emang kita pernah ketemu gitu..??? " tanya mega yang sedikit illfeel melihat cowok tersebut.


" masa kamu lupa... kenalin gue eky.. fotografer di butik ibu agness... " jawabnya sambil mengulurkan tangan nya di hadapan hyorin.


" ohhhh fotografer... " kali ini ekspressi ametta begitu antusias mendengar kata fotografer.


Namun hyorin hanya diam saja dan pandangan nya fokus ke depan.


" kenalin.. gue ametta kak... " ametta yang langsung menyambar uluran tangan eky.


mega dan reina pun menahan tawa melihat tingkah sahabatnya.


hyorin langsung melangkahkan kaki nya pergi meninggalkan eky di ikuti mega dan reina.


" ehhh tunggu.. tunggu.. kenapa gue di tinggalin.. " teriak ametta yang masih bersalaman dengan eky.


ametta pun tersadar dan sedikit malu karena masih menggenggam tangan eky.


" ma.. maaf kak.. gue pergi dulu yaa.. " perlahan ametta melepaskan tangan nya dan langsung pergi menyusul hyorin.


melihat hyorin tanpa sepatah katapun saat eky menyapa nya membuat eky semakin penasaran. baru kali ini dia melihat cewek begitu jutek kepadanya.


" gokil itu cewek... " gumam eky.


hyorin pun berjalan ke arah mazta.


" ehemmm.... " suara hyorin mengagetkan mazta yang sedang fokus dengan ponselnya.


" ehh... udah selesai..??? ini tadi bang andra telefon suruh dateng ke kantor sesai nganter kamu... " jawab mazta.


" emang kalian habis ini mau kemana..??? " tanya mega


" gue mau ke butik tante agness meg... " jawab hyorin


tiba tiba ametta datang setelah berlarian menyusul hyorin.


" ehhh gila kalian yaa.. gue di tinggalin... lagian pada songong banget yaaa jadi orang.. ada cowok ganteng yang mau kenalan ehh kalian diem aja... terutama lo rin... dia tuh kenal sama lo.. tapi kenapa lo nylonong gitu aja hahhh...!! " suara ametta nyerocos tanpa rem dan sulit di hentikan.


hyorin pun memejamkan matanya sejenak.


" aduh ametta.. selalu begini... " batin hyorin.


mega dan reina pun di bikin gelisah dengan kedatangan ametta.


" siapa..??? cowok ganteng..??? " tanya mazta.


mendengar pertanyaan mazta ametta langsung diam seribu bahasa.


" ohhh itu tadi orang songong... " jawab mega mencoba mengalihkan pertanyaan mazta.

__ADS_1


" ametta... jawab gue.. siapa cowok ganteng yang ketemu kalian tadi...??? " mazta bertanya kembali mencoba mengulik dengan nada suara yang halus dan menatap mata ametta dengan serius.


" fotograferbutikibuagness.. " ametta menjawab nya dengan cepat dan lantang


" ametta...!!!! " bentak mega.


" yaaa sorry... gue nggak bisa bohong kalau di tatap kayak gitu sama mazta... " jawab metta yang melting melihat mazta.


hyorin pun terkekeh mendengar jawaban ametta.


" udah udah... nggak ada yang salah sama dia.. dia jujur kok.. " ucap hyorin yang membela ametta.


mazta pun kemudian menoleh kearah hyorin.


" iya iya.. nanti aku jelasin kok... jangan gitu ahhh.. nanti aku juga ikut melting lagi... " hyorin juga merasa gerogi saat mazta menatapnya dengan serius seketika langsung teringat ucapan kak Nadya " Mazta itu tatapannya devil.. tapi sayangnya dia terlalu cool untuk jadi devil... "


" Lo beruntung mazta ada ametta yang nggak bisa bohong sama lo... " ucap reina


" gue nggak ngapa ngapain rei.. dia aja yang terlalu tergila gila sama gue... " jawab mazta dengan ciri khasnya yang bodo amat sama ametta.


" udah stop... gue mau ke butik tante agness.. terus kalian mau pulang naik apa..??? " tanya hyorin.


" ikut...!!!! " teriak ametta.


" nggak.. nggak.. nggak..!! enak aja ikut.. nggak boleh..!! gangguin orang pacaran aja... " umpat mazta yang tidak setuju dengan permintaan ametta.


" plisssss boleh ya rin... kita kan kepengin lihat aktivitas di sana kayak apa rin.. boleh ya rin... " permohonan ametta sulit di tolak hyorin.


" yanggg..???? " mazta menangkupkan kedua telapak tangan nya sebagai kode untuk menolak permintaan ametta.


" ya udah sii ta... anggep aja ini tuh sebagai ucapan terimakasih lo sama ametta... karena ametta udah jujur sama lo... " sergas reina.


" yaudah kalian boleh kok ikut... " jawab hyorin


mazta seketika lemas mendengar jawaban hyorin.


sebaliknya ametta girang karena permintaan nya di kabulkan hyorin.


" tapi...gue nggak bisa bawa kalian ke kantor bokap gue.. dari tempat tante agness gue ke kantor soalnya... " sanggah mazta.


" iya iya.. nanti kita pulang pakai taxi online... " jawab mega.


mazta pun lega mendengar jawaban dari mega. merekapun pergi ke butik ibu agness bersama sama.


*


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2