
...~Chapter 15~...
Lucia!! Lucia !!
Lucia kumohon bangunlah Lucia!!
Marry yang ketakutan mendekap Lucia erat. Air matanya membendung di matanya ,mengaburkan penglihatannya. Ia merasa bersalah.
"Maaf Mary... Aku masih belum terbiasa dengan perubahan wujud ku..." Ucap Lucia lirih.
Mary terkejut dan menatap Lucia ,kemudian menangis karena gembira.
" Syukurlah... syukurlah... Lucia... maafkan aku... ini salahku..maafkan aku." Ucap Mary tertahan. Airmata membanjiri pipinya.
" Aku tidak apa-apa. Hanya perlu beberapa menit untuk memulihkan kembali tenagaku. Mary...Kamu tidak salah apa-apa." Ucap Lucia berbisik.
Mary menghapus air mata di pipinya dan kembali memeluk Lucia.
"Ayo kita pulang ke rumah. Aku akan memapahmu." Ucap Mary lagi.
" Beri aku waktu untuk tertidur. Aku tidak punya tenaga sama sekali." Bisik Lucia. Mary mengangguk dan menunggu Lucia yang kemudian tertidur pulas.
...***...
Setelah 30 menit tertidur, Lucia di bantu Mary untuk berganti pakaian dan kemudian berjalan keluar dari area kolam renang.
Mereka berjalan lambat, menapaki jalan yang di tumbuhi pepohonan di kanan kiri jalan .
Lucia menoleh kebelakang, merasa seseorang mengikutinya.
" Ada apa Lucia?" Tanya Marry.
Mary bingung, melihat Lucia berkali-kali menengok ke belakang, dan tidak ada siapa-siapa di belakang mereka.
"Sepertinya ada yang mengikuti kita." Jawab Lucia berbisik.
Sementara itu , Cana yang bersembunyi di semak-semak gelisah , menyadari dua gadis di depannya merasakan bahwa ia menguntit mereka.
" Semoga tidak ketahuan.." gumam Cana .
" KELUARLAH!!! JANGAN PENGECUT!!" Seru Lucia lantang.
Cana terkejut mendengar ucapan Lucia. " Agh!! cewek barbar itu tahu aku disini! padahal aku cuma mau ngintip bidadari saja!" Gumam Cana kesal.
Tiba-tiba sekelebat bayangan melesat dan seorang pria dengan tanda segitiga di pipinya sudah berdiri menghadang Mary dan Lucia.
__ADS_1
"Huh! Ketahuan ya? Kalau begitu..."
Pria itu tersenyum sinis.
Kaki pria itu tidak memijak tanah .
Iblis?!!!
Mary tidak percaya bahwa keberadaannya di ketahui oleh iblis secepat itu.
Apakah Seira, gadis yang memiliki tanda planet itu bersekutu dengan Iblis?
Mary masih tidak bergeming.
Pria itu mengeluarkan sabitnya dan dan bersiap menerjang Mary dan Lucia. " Izinkan aku membunuh kalian berdua!!!"
Cana yang menyadari bahwa pria yang menghadang dua perempuan itu adalah orang jahat segera membisikkan kepada tanaman di sekitarnya.
Akar-akar pohon dan tanaman rambat bergerak mengikuti perintah Cana.
Mary dan Lucia berusaha lari , dan pria itu mengejar Mary juga Lucia .
" Cepat Mary, jangan lihat kebelakang!!" Seru Lucia yang hampir pulih tenaganya, berusaha lari.
Tapi Mary terkejar oleh pria itu, Dan pria iblis itu menendang Mary dengan keras.
Cana dengan segera menangkap Mary.
" Huft..hampir saja aku terlambat!
Apakah kamu tidak apa apa bidadari?" Ucap Cana sembari menahan tubuh Mary agar tidak roboh.
Pria bertanda segitiga itu telah terlilit oleh sulur dan akar pohon yang di perintahkan Cana.
" Mary!!" Seru Lucia yang menyadari Mary tidak bersamanya.Lucia segera kembali menghampiri Mary .
Lucia menatap pria berambut hijau di samping Mary. " Lho?! Bukannya kamu si kingkong?! Kemana kumisnya dan jenggotnya??" Cetus Lucia tanpa rasa bersalah.
" Kingkong?" Tanya Mary bingung.
Cana seketika itu juga meledak amarahnya.
" DASAR CEWEK SIALAN!!! SINI LU!!!"
Lucia tertawa dan kemudian menjulurkan lidahnya." KINGKONG!!"
__ADS_1
" SINI KALO BERANI!!!" Teriak emosi Cana.
Mary tertawa , dan kemudian membungkukkan badannya.
" Terimakasih atas bantuanmu tuan Anthony.." Ucap Mary formal.
" Hehehe..jangan panggil tuan ah...
Panggil Anthony saja." Ucap Cana yang langsung berubah dari marah jadi senang dan penuh percaya diri.
Saat itu , Aura Cana keluar... Aura berwarna hijau.
Mary menatap kening Cana. Tanda daun Maple.
Daun Maple?
Ia adalah SHERO PLANT!!!
Mary menatap Cana dengan gembira.
" Apakah kamu baik-baik saja bidadari?" Tanya Cana , mengejutkan Mary yang masih tidak percaya bisa menemukan SHERO secepat ini.
"Iya , aku baik-baik saja. Terimakasih."
Jawab Mary .
"yeah..dan...kita akan apakan bajingan ini?" Tunjuk Cana pada pria bertanda segitiga yang telah terikat erat akar pohon dan sulur tumbuhan seperti kepompong. Menggantung di dahan pohon.
Mary mengangkat tangannya ke depan dan meremas dengan kuat batu di genggamannya.
Dan tiba-tiba tanah di bawah pria iblis itu bergerak.
Tanah tersebut menghisap pria iblis yang meronta-ronta dan berteriak ketakutan juga kesakitan itu.
"AAAGH!!! TOLONG AKU!!! AMPUNI AK...."BLUP..BLUP..BLUP.....
Lucia dan Cana terkejut tidak percaya menatap kematian pria di depan mereka.
Kekuatan apa itu??! Batin Cana ngeri.
Lucia menatap Mary dengan pandangan tidak percaya.
" Maafkan aku. Ia adalah Iblis, bukan manusia biasa." Ucap Mary yang kemudian mengeluarkan tongkat dari tangannya.
Mengetukkan permata besar berwarna coklat di tongkatnya, ke tanah yang menelan pria iblis tadi ,dan mengetuknya sebanyak tiga kali .
__ADS_1
" Sacrified Earth Seal .... Release!!!!"
...To be continued.......