
...~Shine SHERO Mary~...
Di hutan Bambu , ada seorang anak perempuan yang baik hati. Mary namanya.
Ia adalah keturunan suku pelindung tanah terakhir yang Masih hidup , setelah pemusnahan yang dilakukan iblis kepada Ibu Mary dan suku tanah lainnya.
Hanya saja setelah itu , Ayah Mary menjadi pemabuk dan suka berjudi. Bahkan ayahnya juga menikahi seorang perempuan muda yang baru dikenalnya, dan sekarang menjadi ibu tiri Mary.
Mary di suruh oleh ibu tirinya mencari makanan dan kayu bakar di tengah hutan.
..." Sudah terkumpul banyak jamur, aku akan segera pulang."...
Ucap Mary gembira. Baginya ,sekeranjang kecil jamur sudah terlihat banyak ,dan lima potong ranting kayu terasa berat .
Ia mendekap ranting kayu di lengannya yang kurus dan kecil.
Berlari kecil meninggalkan hutan ,menuju rumahnya yang berupa gubuk sederhana.
Ibu tirinya berkacak pinggang , menatapnya dari depan rumah. Dengan wajah marah ,berkata ketus .
" Mary! Anak tolol ! Kenapa lama sekali? Mana kayu bakar dan jamur nya?!"
Mari dengan bangga menyerahkan keranjang kecilnya yang berisi enam buah jamur,dan lima potong ranting kayu. " Ini Bu..."
__ADS_1
Wajah Mary penuh peluh, dan kotor. Nafasnya terengah-engah karena berlari ,rambut coklatnya tampak kusut tidak terurus.
Wajah ibu tiri Mary memerah karena marah , dan berteriak membentak. "Apa ini?! Mana bisa jamur sedikit ini untuk makan kita bertiga ha?!!!"
Mary menatap ibu tirinya dengan ketakutan.
Ibu tiri nya melihat Mary ketakutan, dan berusaha berbicara sedikit lunak.
" Baik..baik.. Kau tidak akan ibu hukum. Tapi Kau tidak boleh makan! "
Mary terkejut , dan menjawab dengan sedih. " Tapi , Mary lapar Bu."
Ibu tirinya tidak suka anak kecil , dan juga manusia penganut iblis . Ia tidak memiliki kekuatan apapun , hanya abdi setia iblis. Ia bernama Nakant, diperintahkan oleh iblis untuk mendekati ayah Mary , dan membunuh Mary yang merupakan penghalang bagi iblis sembahan nya.
Segera setelah ibu tiri Mary membawa jamur, dan ranting kayu yang di bawa Mary ke dapur, Ia mengunci Mary di kamar gudang. Mary berteriak memanggil-manggil, minta ampun. Tapi Ibu tirinya tidak mengacuhkannya sama sekali.
Ayah Mary baru saja pulang dan melihat hidangan masakan jamur kesukaannya di atas meja makan dan segera duduk di kursi.
"Ayo makan Ron, aku sudah susah payah menyiapkan masakan ini." Ucap Nakant menyilahkan .Mata Ayah Mary berbinar dan segera mencuci tangannya , kemudian makan dengan lahap.
Setelah perut suaminya kenyang, Nakant mulai berkeluh kesah.
"Kau tahu Ron , aku tidak kuat lagi mengurus Mary. Ia sangat nakal dan tidak mau menuruti perkataan ku."
__ADS_1
Ucap Nakant , dengan air mata palsunya.
"Aku tidak mau tahu tentang itu. Kalau Mary tidak patuh pada mu , musnahkan saja dia! " Ucap Ayah Mary yang kemudian meneguk bir nya.
" Benar-benar mudah di tipu. Manusia bodoh! Aku Nakant , benar-benar beruntung...Hahahaha...."
Nakant tertawa melihat Ayah Mary yang kemudian menatapnya terkejut.
Wajah Ron terlihat ketakutan dan memegang lehernya yang terasa terbakar, Kemudian mati dengan matanya yang terbelalak menahan sakit yang luar biasa.
Nakant kembali tertawa dan sekali lagi memastikan bahwa pemabuk tua itu telah mati.
" Sekarang aku tinggal mengurus penghalang Tuanku. Sebenarnya, ia hanyalah anak kecil yang tidak memiliki kekuatan apapun. Tapi ia di ramalkan akan menjadi penghalang terbesar tuanku. Sungguh anak kecil yang sial." Ucap Nakant yang bergegas pergi ke kamar tempat ia menguncikan Mary , setelah menyingkirkan mayat Ron .
Nakant membuka kamar, dan menyapa Mary dengan senyuman tidak berdosa nya.
" Halo Mary , ayo ikut ibu bersenang - senang sayang."
Mary yang kelaparan , gembira melihat akhirnya pintu kamar yang menguncinya terbuka.
" A..apa Mary juga boleh makan Bu? Perut Mary sangat lapar.." Ucap Mary lirih yang kemudian di susul bunyi perutnya "Kruyuk..Kruuuk" .
Nakant tertawa kencang.
__ADS_1
" Ho..ho...ho......Tentu saja boleh! Makan sepuasnya sayang!" Ucap Nakant dengan tawanya .
...To be continued......