Singgah Tanpa Sengaja

Singgah Tanpa Sengaja
Wisuda


__ADS_3

Setelah beberapa tahun berjuang, akhirnya besok siang, Tiara akan melangsungkan wisuda. Malam ini orang tuanya akan datang dari Surabaya untuk menyaksikan acara wisuda besok pagi.


Setelah lelah seharian mencari baju untuk wisuda besok. Kevin dan Tiara malam ini memutuskan untuk mampir disebuah angkringan.


"Mas, boleh minta tolong untuk jemput orang tuaku di stasiun malam ini", Ucap Tiara.


"Iyah Ra, jam berapa?", tanya Kevin.


"Nanti sekitar jam delapan malam Mas".


"Ya sudah sekalian dari sini saja, kamu habiskan makanannya setelah itu kita berangkat".


"Iyah Mas. oh ya orang tuaku mungkin tiga hari akan berada diJogja, gimana jika kita pertemukan mereka dengan orang tuamu Mas", ucap Tiara.


"Iyah ide bagus, mungkin malam saja yah. Soalnya Ayahku masuk pagi".


"Okay Mas, nanti Aku tunggu dirumah makan saja sekalian Aku syukuran".


Kevin dan Tiara bergegas menuju ke stasiun Lempuyangan untuk menjemput orang tua Tiara. Selama perjalanan Kevin dan Tiara merencanakan untuk pertemuan orang tua mereka. Mereka sudah tak sabar untuk meresmikan hubungannya kejenjang yang lebih serius.


Sesampainya diStasiun ternyata orang tua Tiara sudah menunggu. Mereka tersenyum melihat kedatangan Kevin dan Tiara. Mereka memeluk Tiara begitu erat karena memang sudah lama Tiara tidak pulang kampung.


"Apa kabar Nak ", ucap Pak Putra


"Alhamdulillah baik Pak. Mari langsung saya antar ke kosnya Tiara", ucap Kevin.


Perjalanan menuju kost Tiara memakan waktu sekitar 45 menit. Selama perjalanan mereka saling mengobrol dan bercanda.


"Nak Kevin, Orang Tua kamu tinggal diJogja juga kan", tanya Pak Putra.


"Iyah Om, Jika berkenan rencananya besok malam setelah wisuda saya mau mengajak orang tua saya bertemu Om dan Tante. Sudah lama sebenarnya saya ingin melamar Tiara namun orang tua saya ada waktu longgar ketika lebaran saja", jawab Kevin.


"Iyah nggak apa-apa, Om juga pengen kenal orang tuamu Nak. Mumpung masih disini".


Sementara itu Tiara terlihat tersenyum-senyum tersipu malu mendengar obrolan Kevin dan Ayahnya itu.


"Om dan Tante sudah makan?", ucap Kevin.


"Pasti belumlah Mas, tadi kan mereka berangkat siang, Kita makan dulu saja yah", sahut Tiara


"Iyah terserah kalian saja", ucap Pak Putra dan Bu Dian.


Kevin menghentikan laju mobilnya dan berhenti di sebuah warung makan di pinggir jalan.


Kevin bahagia sekali karena hubungannya dengan Tiara direstui oleh kedua orang tuanya.

__ADS_1


...****************...


Pagi ini Tiara dan keluarganya bersiap-siap untuk menuju ke kampus untuk menyaksikan anaknya wisuda. Sementara itu, Kevin tidak bisa ikut menemani Karena harus bekerja.


Tepat jam sebelas Tiara dan kedua orang tuanya sudah sampai di kampus. Tiara memang kebagian sesi 2 dalam wisuda ini.


Mereka berfoto dulu sebelum memasuki sebuah gedung. Didepan gedung wisuda sudah banyak sekali stand- stand foto.


Sayang sekali Mas Kevin tidak bisa ikut menyaksikan dan berfoto bersamaku, gumam Tiara.


Namun Kevin masih berusaha membuat Tiara bahagian. Kevin melakukan panggilan video untuk mengucapkan selamat kepada Tiara.


Meskipun hanya lewat telepon namun Tiara begitu bahagia ketika Kevin melakukan panggilan video.


Sebenarnya Tiara tak begitu ingin mengikuti acara wisuda ini karena setelah ini dia juga harus melanjutkan sekolah lagi untuk bisa jadi dokter muda dan spesialis.


Kedua orang tua Tiara sangat mendukung keinginan anaknya itu. Setelah puas berfoto Tiara masuk bersama Sinta menuju ke tempat duduk mahasiswa. Sementara itu orang tuanya duduk dibagian atas


Acara dimulai jam satu siang dan berakhir hingga jam empat sore. Acaranya memang cukup lama karena banyak sekali mahasiswa yang tahun ini wisuda.


Sore ini Kevin menyepatkan untuk menjemput Tiara dan kedua orangtuanya ditempat wisuda. Setelah pulang kerja Kevin langsung berangkat memberikan sebuah kejutan kecil untuk Tiara.


beruntung saat sampai dikampus Tiara belum pulang. Kevin yang melihat Tiara dari kejauhan, segera menelponnya.


"Lo kamu sudah pulang kerja?", tanya Tiara.


"Sudah, ini dari tempat kerja langsung kesini. Kamu siap-siap yah. Aku antri lima mobil dari tempatmu berdiri".


"Mas kamu sudah ganti seragam kan?".


"Astaghfirullah Aku lupa Ra. Bentar Mas pakai kaos dalaman saja sama jaket".


"Ayo Mas cepat kamu ganti".


Kevin segera melepas bajunya dan segera berganti dan memakai jaket. sementara itu Tiara dan Kevin begitu deg deg an karena takut ketahuan.


Ah.... apa cinta itu seperti ini. Ini semua gara-gara idenya Tiara. Emang ada yang salah dengan Polisi, gumam Kevin.


Kevin membuka jendela mobilnya dan memanggil Tiara.


"Tiara, Om Tante, Ayo masuk", ucap Kevin.


"Lo kamu Nak Kevin, Kata Tiara kamu kerja", jawab Pak Putra.


"Iyah Om, ini baru pulang kerja".

__ADS_1


Kevin mengarahkan kaca spion yang berada diatasnya. Dia melihat Tiara yang tersenyum sambil menatapnya.


"Om Tante, saya minta maaf malam ini orang tua saya tidak bisa bertemu karena Mama harus menemani Ayah karena ada acara ditempat kerjanya. Jadi diundur besok tidak apa-apa kan?", ucap Kevin.


"Nggak apa-apa Nak, Tante rasanya juga capek sekali. Melihat orang begitu banyak jadi ikutan bingung", jawab Bu Dian.


"Mas, kita mampir makan dulu nggak apa-apa kan?", sahut Tiara.


"Iyah Ra".


Kevin melajukan mobilnya dan mengajak orang tua Tiara kesebuah rumah makan langganan Mamanya.


Sesampainya dirumah makan, Mama Dian pergi untuk ketoilet. Namun disana Dia tak sengaja berpapasan dengan Mama Aisyah. Namun mereka tak saling bertegur sapa karena masih merasa asing.


Sementara itu Kevin dan Tiara yang sedang memesan makanan. Tak sengaja melihat Mama Aisyah berjalan menuju keparkiran.


Mas, itu bukannya Mama kamu?", ucap Tiara.


"Oh .... Iyah, mungkin mampir bungkus makanan, karena ini warung langganan Mama. Bentar Aku panggil Ra".


"Nggak usah Mas, udah mau pergi gitu".


Kevin berlari menuju keparkiran, namun orang tuanya pergi tanpa tahu jika Kevin mengejarnya.


Tiara kembali duduk bersama Ayah dan Mamanya. Namun tiba-tiba Ayahnya bertanya kepada Tiara.


"Ra, orang tuanya Kevin kerja apa?", ucap Pak Putra.


Sejenak Tiara terdiam, Dia bingung harus menjawab apa. Karena jika berbohong terlalu jauh, Tiara takut suatu hari ornag tuanya akan kecewa.


"Ayah Mas Kevin seorang Polisi, Yah", ucap Tiara.


Tiba-tiba suasana menjadi hening. Ayah Tiara tak lagi bertanya apapun. wajahnya yang ceria berubah.


Aku tahu pasti Ayah ingin sekali marah, tapi dia berusaha tetap tenang didepanku, gumam Tiara.


Tak lama Kevin kembali dan mulai makan bersama. Namun Susananya sudah begitu beda.


Setelah makan mereka memutuskan pulang. namun tiba-tiba Ayah Tiara bertanya kepada Kevin.


"Nak Kevin, apa Ayahmu seorang Polisi?", ucap Pak Putra.


Kevin sejenak terdiam dan memandang Tiara. Tiara mengganggukkan kepalanya.


"Iyah Om", jawab Kevin.

__ADS_1


__ADS_2