Singgah Tanpa Sengaja

Singgah Tanpa Sengaja
Menunggu kehadiran Kevin junior


__ADS_3

Tujuh bulan sudah berlalu, hari ini Mama Dian akan datang ke Jogja untuk menemani Tiara melahirkan cucu pertamanya.


Kevin menjemput Mama Dian di Stasiun Tugu sore ini. kali ini yang ikut hanya mama dan saja sedangkan Ayah Putra tidak ikut karena banyak pekerjaan yang belum bisa ditinggal.


HPL (Hari perkiraan lahir) Tiara sudah di depan mata. Jika mengikuti perkiraan tanggal Tiara akan melahirkan delapan hari lagi, namun jika mengikuti hasil USG maka diperkirakan lima hari lagi. Semua perkiraan itu bisa maju bisa juga mundur.


Tiara memutuskan untuk melahirkan secara normal di klinik tempat dia bekerja. Tiara memilih dokter Indri rekan kerjanya untuk membantunya selama persalinan.


Meskipun keadaan Tiara dan bayinya semua sehat dan normal tanpa masalah apapun, Dokter Indri tetap bersiap untuk merekomendasikan dirumah sakit besar.


Sementara itu diperkiraan tanggal kelahiran anaknya Kevin sudah mengajukan cuti, Dia ingin menghabiskan waktu liburnya untuk menemani istrinya selama proses persalinan.


Sesampainya dirumah Kevin segera berganti baju dan memutuskan untuk berangkat bekerja. Semenjak kehamilan Tiara, Kevin selalu menghibungi Tiara setiap jam, namun kali ini Kevin sedikit tenang karena di rumah sudah ada Mama Dian.


Sebenarnya Kevin sudah menyuruh Mama Aisyah untuk membantu menjaga Tiara namun Ayah Rudi tidak memperbolehkannya kecuali jika Tiara sudah melahirkan anaknya.


"Mas, besok jika pulang tolong kamu belikan sate kelapa yang ada didepan pasar", ucap Tiara.


"Iyah Sayang, Aku berangkat dulu", jawab Kevin sambil menyalakan motornya.


"Hati-hati Mas".


Selama kehamilannya, Kevin memang selalu menuruti kemauan Tiara, meskipun ngidamnya Tiara terkadang aneh-aneh.


...****************...


Pagi ini Tiara mulai merasakan sedikit mulas dan keluar sedikit flex, padahal HPLnya masih tiga hari lagi. Kevin yang sedang dirumah panik karena Mama Dian sedang pergi kepasar.


Tiara mencoba menelpon Dokter Indri namun tak juga diangkat.


"Ayo kita kerumah sakit saja Ra", ucap Kevin.


"Nggak usah Mas, kita nunggu Mama saja", jawab Tiara.


"La nanti jika kamu lahiran disini gimana? Ayo kita berangkat saja".

__ADS_1


"Nggak mau Mas, Aku tiduran saja Mas sambil nunggu Mama datang. Paling ini hanya pembukaan satu".


Kevin yang panik mencoba terus menelpon Mama Dian meskipun ternyata handphonenya ketinggalan di kamarnya. Kevin keluar masuk ke dalam dan keluar lagi karena bingung tak tahu apa yang harus dilakukannya.


Tak lama Mama Dian datang dari pasar. Dia yang Melihat Kevin sedang panik mencoba bertanya kepada Kevin. Setelah Kevin menjelaskan tentang Tiara Mama Dian malah ikutan lebih panik.


Mama Dian menuju kekamar Tiara dan melihat kondisi anaknya itu.


"Sayang, Ayo kita kerumah sakit saja", Ucap Mama Dian.


"Nggak Ma, ini mungkin masih pembukaan pertama. Barusan temanku menelponku. Nanti malam saja Aku ke klinik, temanku nanti ada jadwal praktek diklinik", Jawab Tiara.


"Ya sudah kamu buat jalan-jalan biar pembukaannya semakin banyak tapi jika sakit mending kamu istirahat saja Ra".


"Iyah Ma, Aku buat tiduran saja Ma".


Setelah Mama Dian keluar, Kevin segera masuk ke kamarnya. wajahnya terlihat begitu panik ketika melihat Tiara. Kevin menelpon ke kantornya dan meminta cutinya hari ini.


Hingga malam hari, Tiara masih berada dirumah. Tiara menunggu jam sembilan malam untuk berangkat ke klinik. Karena disaat jam sembilan malam, pasien mulai sepi sehingga Dokter Indri bisa memeriksanya.


Sesampainya diklinik Kevin bergegas menuntun Tiara menuju keruang persalinan. Teman Tiara menyambut kedatangannya dengan gembira.


Dokter Indri yang mengetahui kedatangan Tiara, segera datang dan memeriksanya.


"Mbak, ternyata masih pembukaan satu. mungkin tadi siang hanya terjadi kontraksi palsu, dibuat jalan-jalan santai saja sambil olahraga sedikit. Besok pagi jam sembilan saja kesini lagi. Sekarang lebih enak tidur dirumah, biar bisa lebih santai dna nggak terlalu tegang tapi nanti jika ada apa-apa telepon saja yah, nanti biar saya saja yang kerumah kamu mbak", ucap Dokter Indri.


"Iyah Mbak jadi sekarang boleh pulang nih?", tanya Tiara.


"Iyah pulang saja, InsyaAllah nggak apa-apa".


Kevin, Tiara, dan Mama Dian Bergegas pulang. Namun ditengah-tengah perjalanan Tiara mengajak mampir kesebuah angkringan. Dia ingin sekali membeli nasi kucing dan aneka sosis bakar.


"Kamu tunggu sini saja Ra sama Mama", ucap Kevin.


"Nggak mau, Aku mau milih sendiri dan dimakan disini saja", jawab Tiara.

__ADS_1


"Tapi ini sudah malam Ra, kamu juga udah mau lahiran nanti masuk angin".


"Sudahlah Vin, kamu turutin saja. Kasian itu ngidam. Mama tunggu disini saja. pesankan jeruk hangat saja", sahut Mama Dian.


"Iyah Ma".


Setelah puas makan diangkringan Tiara meminta suaminya untuk berputar-putar mengelilingi kota Jogja dimalam hari.


"Ra, kasihan Mama, ini sudah malam", ucap Kevin.


"Udah kamu turutin saja, Mama nggak apa-apa kok. Mama tiduran dimobil saja", sahut Mama Dian.


Akhirnya setelah beberapa saat Tiara mulai tertidur pulas. Kevin bergegas menuju pulang kerumahnya.


Kevin membangunkan Mama Dian. Namun Tiara susah sekali dibangunkan.


"Jika kuat kamu gendong saja Vin", ucap Mama Dian.


"Iyah Ma", jawab Kevin.


Akhirnya Kevin menggendong Tiara menuju ke kamarnya. Kevin memutuskan untuk ikut tidur karena hari ini dia merasa begitu lelah.


Terdengar Adzan subuh sudah berkumandang. Tiara terbangun dan bergegas mandi dan sholat. Namu sesampainya dikamar mandi dia melihat begitu banyak darah ada di celana da**mnya.


Tiara segera menyelesaikan mandinya dan bergegas membangunkan Kevin.


"Mas, Aku keluar begitu banyak darah tapi aku hanya mulas sedikit", ucap Tiara.


"Ayo ke klinik saja, sebentar Aku sholat dulu".


Tiara mencoba menelpon dokter Indri dan ternyata Tiara langsung disuruh untuk menuju ke klinik.


Selama perjalanan Tiara mulai merasa kontraksi kecil. Mama Aisyah mencoba menenangkan Tiara. Namun semakin lama perutnya semakin mulas.


"Sepertinya sudah saatnya kamu lahiran Nak", ucap Mama Dian.

__ADS_1


"sabar sayang. sebentar lagi sampai", ucap Kevin kepada Tiara.


__ADS_2