
Rasanya memang lelah sekali hari ini, setelah kemaren acara resepsi pernikahan berlangsung hingga malam hari. Badanku rasanya seperti meriang karena perbuatan Mas Kevin tadi pagi.
Aku berbaring dikasur, mencoba untuk istirahat sejenak. Tubuhku lemas sekali, rasanya tak kuat untuk berdiri, gumam Tiara.
Tak lama Kevin menghampiri Tiara yang sedang rebahan dikamar. Kevin tersenyum dan berbaring disamping Tiara.
"Lo sayang badanmu kok panas yah, sepertinya kamu mau demam ini", ucap Kevin.
"Iyah Mas. Sepertinya karena ketusuk pedang milikmu tadi pagi. Rasanya seluruh tubuhku terasa capek dan meriang", jawab Tiara
Kevin menatap Tiara dengan senyuman. Tiara hanya meliriknya sambil cemberut.
"Ra nanti malam lagi yah, tadi belum tuntas". ucap Kevin sambil memijat kaki Tiara.
Spontan Tiara bangun dan berkata, "Kamu nggak lihat Mas tadi dilantai dan sprei sudah penuh dengan darah. Kamu bilang nggak tuntas. tega kamu Mas", jawab Tiara.
"Yang tadi pagi itu hanya mencari jalan sayang. Jika sudah tahu yah pasti nggak akan sakit lagi. Tadi itu proses melubangi saja. Mungkin yang ketiga sudah enak dan pasti kamu nambah lagi".
"Berarti nanti yang kedua masih terasa sakit donk Mas. Yaudah nunggu Aku siap lagi saja".
"Ya sudah, Aku nunggu kamu tidur saja". (sambil tertawa)
Tiara hanya diam dan menatap Mas Kevin dengan sinis.
Acara dirumah memang sudah selesai namun masih ada saja beberapa tamu yang datang. Tiara dan Kevin memutuskan untuk kembali ke Jogja Lusa. Besok mereka pergi kerumah Mama Aisyah terlebih dahulu.
Tiara sholat dulu sebelum tidur. Tiara menuju menuju kamar dan berbaring disebelah Kevin yang sedang asyik menonton TV dikamar.
Kevin yang tahu Tiara mulai tidur, tiba-tiba bangun dan segera keluar kamar. Kevin segera mengambil wudlu dan sholat. Kevin bergegas kembali ke kamar.
Sementara itu Tiara setelah meminum obat penurun panas Dia memutuskan untuk segera tidur.
__ADS_1
Namun Tiara yang setengah sadar terbangun kaget ketika Kevin sudah berasa diatasnyatanpa memakai ****** *****.
"Mas, Kamu mau ngapain?", ucap Tiara.
Kevin hanya tersenyum, hingga membuatku Tiara sedikit takut.
"Mas, ini kamu kan? Bukan setan yang menyamar jadi kamu", ucap Tiara
"Emang ada setan seganteng Aku", Jawab Kevin
"Mas, minggir berat tahu kamu".
Kevin tersenyum dan menutup mulutku dengan tangannya.
"Diam sayang, kali ini tak akan sakit", bisik Kevin ditelinga Tiara
Tiara terus saja meronta-ronta namun apa daya bandanya yang kecil membuat Dia akhirnya pasrah. Kevin mulai melepaskan semuanya.
Tiara menangis dan memukul Kevin. Namun Kevin hanya tersenyum dan meminta maaf sambil memeluknya.
Tiara dan Kevin membersihkannya namun masih ada darah yang tersisa. Tiara menangis lagi, namun Kevin tetap tersenyum.Tiara mengerutkan dahinya dan berkata-kata.
"Lo kan Mas, berdarah lagi. Kamu memang menyebalkan", ucap Tiara.
"Maaf Sayang, mungkin itu sisa tadi pagi yang belum bersih", jawab Kevin.
"Masih sakit Mas, apanya sih yang enak. Aku nggak mau lagi, tunggu saja sampai Aku benar-benar pingin".
"Iyah-iyah maaf sayang. Besok jadi balik jogja kan Ra?".
"Iyah jadi Mas, mumpung masih ada libur tiga hari kita muter-muter Jogja yah?".
__ADS_1
"Iyah Ra, besok pagi kita pamit ke rumahku dulu yah".
"Iyah Mas, Ayo tidur saja".
Pagi ini sebelum berangkat ke Jogja Kevin dan Tiara pergi menuju ke rumah kedua orang tuanya.
Mereka membawa banyak sekali kue dan makanan. Sesampainya di sana, Mama Aisyah menyambut mereka dengan baik. Bahkan Mama Aisyah mendoakan mereka agar segera mendapatkan keturunan.
Terlihat Ayah Rudi yang sedang sibuk menonton Televisi, Beliau memang sengaja tidak memperdulikan Kevin dan Tiara. Namun Mama Aisyah menyuruhku agar tetap mengalah dan tetap meminta doa restu agar pernikahan kita bahagia.
Tiara dan Kevin datang menghampiri Ayah Rudi. Tiara begitu takut hingga menggenggam tangan Kevin begitu erat.
"Yah, nanti sore Aku akan balik ke Jogja bersama Tiara. Aku akan menempati rumah diJogja. Aku dan dan Tiara memohon restu Ayah agar kita bisa menjalani rumah tangga dengan bahagia", ucap Kevin.
Ayah Rudi hanya diam saja dan memandang ke arah TV.
"Yah maafkan saya jika, Mas Kevin akhirnya tetap menikahi saya. Saya memang sangat mencintai Mas Kevin Yah", ucap Tiara.
"Sebaiknya kalian pergi dari sini, sebelum ayah Marah dan Jika kamu memilih Tiara untuk menjadi istrimu, pergilah Vin tapi jangan jangan pernah kembali kerumah ini. Ayah hanya punya anak satu yaitu Nindi", jawab Ayah Rudi.
"Yah kamu ngomong apa sih. Kevin itu anakmu, tega sekali kamu berkata seperti itu", Sahut Mama Aisyah.
"Pergilah Vin, ini bukan rumahmu lagi".
"Yah maafkan Aku jika pernikahanku sangat melukaimu. Tapi sekarang Tiara istriku, Aku yang bertanggung semua".
"Sudahlah Vin, kalian pergi saja. Mama selalu merestui kalian.Tinggalah bersama Kevin diJogja dan tinggalah dirumah kita Vin. Tiara tolong kamu jaga anak Mama, ya?".
"Iyah Ma saya pamit".
Mama Aisyah memeluk Kevin dan Tiara sambil menangisi kepergian mereka untuk tinggal diJogja, Namun Ayah Rudi malah pergi menghindari mereka. Ayah Rudi benar-benar tak merestui hubungan mereka.
__ADS_1
Tiara dan Kevin bergegas pulang ke rumah Tiara. Mereka mempersiapkan barang bawaan mereka. tepat jam dua siang mereka segera berangkat menuju Jogja.