
Hari ini Tiara ijin tidak masuk kepada dokter Andi. Tiara merasa tidak enak badan beberapa hari ini. Beruntung ada dokter magang yang bisa menggantikannya sementara waktu.
Seharian Tiara hanya berbaring diatas tempat tidur. Dia enggan untuk bangun, karena setiap bangun rasanya pasti ingin muntah.
Tiara dirumah hanya sendirian karena Kevin harus bekerja hingga sore hari. Tiara tidak menceritakan keadaannya hari ini kepada Kevin.
Sementara itu Kevin hari ini berencana untuk pulang terlambat karena setelah pulang kerja dia dan temannya akan pergi ke sebuah cafe terlebih dahulu.
Kevin juga memberi kabar kepada Istrinya jika hari ini Dia akan pulang terlambat.
Tiara hanya membaca saja sebuah pesan dari Kevin tanpa membalasnya.
Kevin tidak tahu jika Tiara hari ini sedang sakit, Dia hanya mengira jika Tiara sedang berada diklinik.
Hingga sore hari Tiara belum juga makan dan Minum obat, Dia masih berada didalam kamar tanpa keluar sedikitpun. Badannya sungguh sangat lemas sekali.
Tiara mencoba untuk berdiri dan sholat namun, Kepalanya semakin terasa pusing dan mual.
Tiara berbaring lagi didalam kamar, mencoba memejamkan mata sejenak.
Tlilit..... tlilit..... tlilit......
Sebuah pesan masuk dihandphone Tiara namun Tiara hanya menatap Handphone yang terletak dimeja sebelah tempat tidurnya.
Sementara itu Kevin sedang asik berada disebuah kafe bersama Kania. Mereka mengobrol hingga malam hari. Akhir-akhir ini Kania memang sering sekali mengobrol dengan Kevin.
Semenjak Kania gagal menikah dengan Kevin. Dia memutuskan untuk menerima perjodohan dengan salah satu teman Kevin. Kevin memang sengaja menjodohkan Kania dengan temannya agar Dia tidak jadi menikah dengan Kevin. Beruntung waktu itu, Kania sama-sama suka dengan Pak Bayu. Hingga akhirnya Dia membatalkan perjodohan dengan Kevin.
Kania dan Pak Bayu menikah lebih dulu daripada Kevin dan Tiara. Namun saat ini hubungan Kania dan Pak Bayu sedang diuji, mereka sedang diambang perceraian.
Malam ini Kevin masih menemani Kania untuk menunggu Pak Bayu. Kevin berniat untuk mendamaikan mereka.
Sementara itu, Tiara dirumah sedang tertidur menahan rasa sakit. Bahkan handphonennya terus saja berbunyi, namun Tiara enggan mengangkatnya.
Seluruh tubuhnya meriang dan tubuhnya mulai demam. Tiara tak sanggup berjalan untuk mengambil kotak obat yang berada diruang tengah.
Karena tak sanggup lagi menahan sakit, akhirnya Tiara berjalan merangkak menuju ruang tengah. Tiara mengambil obat yang berada dikotak P3k. Tiara tak kuat menahan tubuhnya hingga semua obat-obatan terjatuh dilantai.
Tiara menemukan sebuah test pack. Sejenak Tiara berpikir.
__ADS_1
Apa mungkin Aku hamil yah? tapi kenapa kepala dan seluruh tubuhku begitu meriang, gumam Tiara.
Tiara berjalan menuju dapur untuk mengambil air putih. Setelah berhenti sesaat, Tiara mengambil testpack itu dan membawanya ke kamar mandi. Setelah menunggu beberapa saat, Tiara sungguh terkejut dengan hasilnya.
Alhamdulillah akhirnya Aku hamil juga. Setelah menunggu hampir setahun, akhirnya Allah memberiku keturunan, ucap Tiara sambil tersenyum bahagia.
Tiara bergegas berjalan perlahan menuju kamar. Badannya masih begitu lemas meskipun sudah meminum obat.
Ditengah perjalanan menuju kamar tiba-tiba mata Tiara menjadi remang-remang. Tiara masih berjalan perlahan menuju kamar namun sesampainya dikamar, Dia tersandung sebuah karpet yang membuatnya terjatuh.
Bruaaaaakkkkk........
Dan tiba-tiba semua gelap. Tiara pingsan disebelah tempat tidurnya.
Sementara itu Kevin masih berada disebuah kafe. Namun satu jam setelah kedatangan Pak Bayu Kevin mengobrol sebentar untuk menengahi setelah itu Kevin memutuskan untuk pulang terlebih dahulu.
Selama perjalanan pulang Kevin juga menelpon Tiara namun tak kunjung diangkat. Kevin menghampiri Tiara diklinik ditempat biasa Dia praktek. Namun sesampainya diklinik Kevin bertemu dengan Mbak Sari.
"Mbak, Dokter Tiara masih ada praktek kah?", ucap Kevin.
"Lo Pak, hari ini mbak Tiara libur. Tadi ijin katanya sedang sakit", jawab Mbak Sari.
"Oh ya mbak terimakasih, saya nggak tahu soalnya saya dari pagi belum pulang kerumah".
Gimana sih istrinya sakit tapi nggak tahu, gumam Mbak Sari.
Kevin bergegas pulang kerumah. Dia melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Sesampainya dirumah Dia segera berlari mencari Tiara.
Dan benar saja, Tiara memang sedang sakit. Badannya panas dan Dia pingsan dilantai dekat dengan tempat tidurnya.
Kevin tersenyum bahagia ketika akan mengangkat tubuh Tiara dan memindahkan diatas kasur. Dia sungguh kaget melihat apa yang digenggam Tiara ditangannya.
Alhamdulillah terimakasih Ya Allah, akhirnya Aku memiliki keturunan, ucap Kevin sambil tersenyum bahagia. Kevin seakan lupa jika Tiara saat ini sedang pingsan.
"Sayang bangun..... Ayo Ra bangun.....", ucap Kevin sambil menciumkan minyak kayu putih dihidung Tiara.
Astaghfirullah badanmu panas sekali Ra, Ayo kerumah sakit saja, ucap Kevin.
Kevin segera menggendong Tiara dan membawanya kerumah sakit.
__ADS_1
Sesampainya dirumah sakit Tiara langsung ditangani oleh dokter di IGD. Tiara memang pernah menjadi dokter magang disini, hingga saat Tiara dibawa kesini, masih ada beberapa dokter yang mengenalnya.
Setelah beberapa jam akhirnya Tiara dipindahkan keruang perawatan. Tiara masih belum sadar, karena memang efek obat yang barusan diberikan.
Sementara itu Kevin masih setia menunggu disamping Tiara hingga tertidur pulas.
Ketika adzan subuh berkumandang, Tiara mulai terbangun dari tidurnya. Dia melihat Kevin yang tertidur disampingnya.
Tiara memandang langit-langit kamar rumah sakit dan tangannya yang sudah diberikan cairan infus.
Tiara mengangkat tangannya dan mengelus-elus kepala Kevin sambil tersenyum.
"Mas.... bangun....Mas..... ayo bangun", ucap Tiara.
Kevin terbangun dan menatap wajah cantik Istrinya.
"Gimana sudah enakan sayang", ucap Kevin.
"Kenapa kamu membawaku kerumah sakit Mas, Aku hanya demam biasa dan sedikit pusing. Mungkin karena Aku punya riwayat darah rendah. Ayo kita pulang saja", tanya Tiara.
"Kamu semalam pingsan Ra, makannya Aku bawa ke rumah sakit saja, soalnya tadi waktu Aku ke klinik sudah tidak ada dokter jaga", jawab Kevin.
"Iyah Mas kemaren sore rasanya tubuhku lemas sekali, kepalaku juga pusing hingga Aku tak kuat untuk berjalan".
"Mungkin efek kamu sedang hamil sayang. Terimakasih yah sudah memberiku keturunan", ucap Kevin sambil tersenyum bahagia.
"Kamu tahu darimana Mas?", tanya Tiara penasaran.
"Waktu kamu pingsan semalam, tangan kamu menggengam testpack yang sudah bergaris dua".
"Iyah Mas, Alhamdulillah akhirnya Aku hamil juga. Semoga anak kita membawa kebaikan untuknya dan untuk kita".
"Amin sayang. Sudah kamu tidur saja. Aku mau sholat subuh dulu".
"Besok kamu dites lab, semoga keadaan kamu baik-baik saja".
"Mas, Handphoneku kamu bawa?".
"Tidak Ra, soalnya semalam Aku panik dan buru-buru. Setelah ini Mas pulang dulu dan sekalian ambil baju untuk kamu".
__ADS_1
Setelah sholat Kevin bergegas pulang kerumah mengambil beberapa pakaian dan membeli sarapan. Hari ini terpaksa Kevin mengajukan libur dan bertukar hari dengan temannya.
Kevin segera kembali kerumah sakit karena Dia takut sekali dengan Keadaan Tiara saat ini, apalagi Dia sedang hamil anak pertamanya.