Singgah Tanpa Sengaja

Singgah Tanpa Sengaja
DiRumah


__ADS_3

Setelah pulang kerja Kevin bergegas menuju ke rumah sakit namun sesampainya di sana Kevin sudah tidak menemukan Tiara lagi. Kevin mencari-cari Tiara hingga bertanya-tanya kepada perawat dan dokter yang berjaga.


Mereka tersenyum dan kasihan melihat Kevin mencari Istrinya. Sangat lucu sih, Masa' istrinya pulang sendirian padahal habis sakit, badannya juga belum fit.


Kevin menelpon Tiara sambil berjalan keluar sambil menuju keparkiran.


Sementara itu, Tiara yang sudah beristirahat dirumah, menatap telepon dari Kevin. Handphonennya terus berdering namun Tiara sengaja enggan mengangkatnya.


Tiara hanya menatap handphonennya sambil sesekali bergumam, Pasti kamu lagi dirumah sakit kan, dan nyariin Aku, sukurin kamu Mas.


Tiara meninggalkan handphonennya diruang makan, Dia berjalan menuju kamar untuk beristirahat.


Tiga puluh menit berlalu, terdengar suara motor suaminya datang. Tiara menutup telinganya dengan bantal. Namun setelah beberapa menit tiba-tiba Kevin sudah berada dibelakangnya.dan mengomel.


"Ra, kamu itu, sudah dibilangin jika jadi pulang kamu telepon Aku. eh kok malah pulang duluan. Aku kan malu sama petugas rumah sakit. Lalu siapa yang bayar rumah sakit tadi?. Trus Kamu tadi pulang sama siapa?", ucap Kevin.


"Panjang sekali jika ngomong, kayak naik kereta. Mangkanya jika Istrinya ngomong itu dengerin Mas, jangan dengerin curhatan istri orang melulu, nanti kuwalat tau", jawab Tiara.


"Mulai.... mulai lagi diungkit aja terus. Kamu tadi naik apa?".


"Naik mobil dianterin Abang ganteng".


"Siapa itu Ra, kamu selingkuh??".


Kevin ngotot dan menganggap perkataan Tiara barusan itu benar terjadi.


"Apa sih Mas, curigaan. Tadi supir taksi onlinenya itu ganteng banget dan baik pula. Aku dibantuin membawa barang hingga kerumah. Enggak kyak suamiku, saking perhatiannya hingga istrinya pulang dari rumah sakit tidak tahu".


"Iyah-iyah maafkan Aku Ra. Eh Ra, ikut kerumahnya Nindi yah, disana sedang ada syukuran anaknya Nindi.


"Nggak mau Mas, udah tahu Istrinya sakit malah keluar".


"Iyah Ra, nanti kita kesana naik mobil saja biar kamu nggak kecapekan".


"Tahu ah Mas, mendingan Aku tidur saja Mas, Kepalaku masih pusing. Badanku juga pegel semua".


Setelah berdebat dengan Tiara, akhirnya Kevin memutuskan untuk pergi mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke rumah Nindi.

__ADS_1


Sementara itu Tiara masih asyik berbaring menikmati waktu Istirahatnya.


Kevin setelah sholat langsung datang menghampiri istrinya.


"Sayang, ayo kamu ikut apa tidak?", ucap Kevin.


"Tapi badanku masih lemas sekali Mas", jawab Tiara.


"Nggak apa-apa kamu nanti tidur dikamar yang Mama tempatin atau dikamar tamu saja".


"Apa ada Ayah disana?".


"Sepertinya ayah tidak datang Ra".


"Ya sudah Aku ganti baju dulu Mas. Kamu tungguin yah".


Setelah berganti baju Tiara dan Kevin bergegas menuju kerumah Nindi.


Sesampainya disana ternyata sudah banyak sekali tamu yang datang. Namun acara ini adalah nanti malam setelah sholat Isya'.


Astaghfirullah kenapa kepalaku pusing lagi, gumam Tiara.


Tiara berjalan menuju ke kamar Mama Aisyah. Dia mencoba untuk tidur sejenak. Setelah beberapa saat dia memejamkan matanya, terdengar suara orang datang dan mengobrol begitu keras.


Sepertinya Aku pernah mendengar suara wanita ini, gumam Tiara.


Tiara bangun dan segera buka matanya lebar-lebar. Tiara membuka pintu kamar sedikit dan mencoba mengintip keluar.


Astaghfirullah ternyata Kania juga datang, Sejak kapan Kania akrab dengan keluarga Mas Kevin.


Tega sekali Mas Kevin. mengajakku kesini hanya untuk melihat kedatangan Kania, gumam Tiara.


Astaga kenapa Pak Bayu mengajak, Kania juga kesini, gumam Kevin saat melihat Pak Bayu dan Kania datang bersamaan.


Sebenarnya Kevin juga ikut senang melihat Pak Bayu dan Kania akhirnya bisa bersama lagi dan memutuskan untuk mencabut gugatan cerainya.


Pasti nanti jika Tiara melihat Kania, diia akan berpikir yang tidak-tidak, gumam Kevin.

__ADS_1


Sementara itu Tiara yang sedang berada dikamar Mama Aisyah, mencoba untuk memejamkan mata dan tidur sejenak namun suasana yang begitu rame membuatnya susah sekali untuk istirahat. Dia hanya mampu menatap langit-langit di kamar Mama Aisyah.


Setelah acara tahlil bapak-bapak selesai, suara Kania masih terdengar samar-samar. Tiara enggan sekali untuk keluar.


tok.... tok..... tok...


"Ra, ini Mama", ucap Mama.


"Iyah Ma, masuk saja", jawab Tiara.


"Ini nak kamu makan dulu. kamu pasti belum makan".


"Iyah Ma tapi Saya lagi malas untuk makan. Rasanya lidah ini begitu pahit".


"Kamu paksa Ra, biar cepat sembuh. Apa perlu Mama suapin".


"Tidak usah Ma, saya makan sendiri saja. Mas Kevin mana Ma?".


"Kevin masih ngobrol diluar, ikut nemenin tamu yang belum pulang".


Tiara tersenyum kecut saat Mama Aisyah pergi meninggalkannya. Dia seakan tahu jika tamu itu adalah Kania.


Setelah satu jam menunggu dikamar, akhirnya Kevin datang menghampiri istrinya dikamar Mama Aisyah.


"Sayang, Ayo apa kamu tidak makan. Setelah makan nanti kita pulang", ucap Kevin.


"Udah kenyang melihatmu asyik mengobrol dengan Kania. Kok bisa Kania sekarang datang kesini, sejak kapan Dia akrab dengan Nindi".


"Aku juga nggak tahu Ra, Kania tidak datang sendirian. Mungkin Tiara dikasih tahu suaminya. Aku memang sengaja mengundang suaminya. Sudahlah Ra kamu jangan cemburu-cemburu gitu. Mereka kini sudah saling mencintai dan tidak jadi bercerai".


"Ya sudah kita pulang saja Mas, rasanya ingin sekali berbaring dikasurku sendiri dan tidur hingga pagi".


Tiara dan Kevin berpamitan kepada Mama Aisyah dan Nindi. Mama Aisyah membungkuskan banyak sekali makanan untuk Tiara.


Alhamdulillah besok tidak perlu memasak, cukup hangatkan saja makanan ini, gumam Tiara.


Selama perjalanan pulang Tiara hanya diam saja. Dia memundurkan kursi mobilnya sedikit agar Dia bisa tiduran. Tiara masih merasa pusing ketika terlalu banyak bergerak.

__ADS_1


Sementara itu Kevin yang sedang asyik menyetir, sesekali Dia memandang wajah cantik Tiara dan memegang tangannya.


Tiara hanya menatap Kevin dengan wajah datar. Sebenarnya Tiara masih marah atas kedatangan Kania tadi namun Tiara merasa jika saat ini membahas masalah Kania dengan Kevin mungkin hanya akan menambah beban pikirannya dan pasti akan kalah.


__ADS_2