Singgah Tanpa Sengaja

Singgah Tanpa Sengaja
Kedatangan Orang Tua Kevin


__ADS_3

Beberapa bulan setelah menikah dan pindah ke rumah Kevin di Jogja, Tiara dan Kevin belum juga dikaruniai seorang anak. Tiara dan Kevin yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing, membuat mereka jarang sekali melakukan hubungan.


Jikalau bertemu mereka langsung saja tidur. Meskipun selalu menyempatkan waktu berdua namun, rasa lelah membuat mereka enggan melakukan hubungan. Mungkin ini juga salah satu faktor yang menyebabkan mereka belum juga memiliki keturunan.


Hari ini Kevin libur kerja, namun Tiara tetap masuk untuk praktek diklinik sore hari. Kehadiran Tiara memang selalu ditunggu pasiennya.


Sore ini Kevin mengantarkan Tiara pergi ke klinik. Selama perjalan Kevin hanya diam saja tak seperti biasanya, bahkan Ketika malam hari saat Kevin menjemput Tiara, Kevin masih tetap diam.


"Mas, kamu kenapa dari tadi hanya diam saja", tanya Tiara.


"Nggak apa-apa Ra", jawab Kevin.


"Aku ini istri kamu Mas, tapi kenapa kamu tidak pernah terbuka denganku. Kamu selalu saja menyimpannya sendiri".


"Aku hanya tidak ingin kamu kepikiran Ra, Aku sayang denganmu".


"Justru sikap kamu ini malah membuatku semakin kepikiran Mas".


"Sebenarnya besok Ayah dan Mama akan kesini Ra, Aku takut jika kamu akan sakit hati dengan perkataan mereka".


"Biarlah Mas, mereka sekarang kan sudah jadi orang tuaku juga".


Kevin hanya tersenyum, Dia hanya memikirkan perasaan Tiara ketika ditanya soal anak. Sebenarnya hingga saat ini wanita yang dulu pernah dijodohkan dengan Kevin juga masih sering menghubunginya.


Sesampainya di rumah Kevin mengajak Tiara untuk segera tidur. Sebelum tidur mereka bercakap-cakap terlebih dahulu.


"Mas apakah kamu tidak ingin mempunyai seorang anak?. Sudah beberapa bulan kita menikah, tapi Aku belum juga hamil", ucap Tiara.


"Yah pastinya pengen sayang tapi jika belum dikasih masa' harus marah-marah.

__ADS_1


"Iyah, maksudku ayo kita program hamil Mas".


"Kamu yakin Ra?. Nanti dokter pasti menyuruh kamu untuk bedrest apa kamu sudah siap. Selama jni yang terlalu capek kan kamu?".


"Iyah juga sih Mas. udah ah ayo kita tidur".


Tiara memutuskan untuk tidur namun Kevin sibuk menggoda Tiara. Kevin yang tiba-tiba sedang pingin akibat melihat Tiara yang sedang memakai baju se**, akhirnya Dia memutuskan untuk melakukan hubungan itu malam ini.


Sebenarnya Tiara tak ingin melakukannya malam ini. Namun ternyata Dia ikutan tergoda akibat Kevin yang mengelus-elus seluruh tubuhnya.


Awalnya Tiara menolaknya namun apalah daya Tiara yang memiliki tubuh kecil akhirnya menyerah juga ketika Kevin mulai memasukkan miliknya.


Kevin yang sudah merasa puas dan melepaskan sp***ma miliknya akhirnya dia berbaring di atas tempat tidur sambil tersenyum.


"Ah lega sekali. enakan sayang, sudah tidak terasa sakit lagi", ucap Kevin


"Dasar kamu itu memang nyebelin Mas", jawab Tiara.


Keesokan harinya Tiara bangun ketika mendengar suara adzan subuh dan segera untuk mandi, sholat dan memasak di dapur. Hari ini Tiara memasak lebih banyak karena orang tua Kevin akan datang.


Kring.... kring.... kring.....


Suara handphone Kevin yang berbunyi begitu keras, ternyata Mama Aisyah.


Tiara mulai mengangkat handphonennya karena Kevin masih sedang berada dikamar mandi.


"Assalamualaikum Bu, maaf Tiara sedang mandi", ucap Tiara.


"Waalaikumsalam Nak. nggak apa-apa, nanti tolong kamu suruh Kevin jemput jam dua belas siang. Ini Mama sudah didalam kereta", jawab Mama Aisyah.

__ADS_1


"Iyah Ma, Biar Mas Kevin menjemput Mama setelah ini".


kedua orang tua Kevin memang sengaja untuk datang ke Jogja karena Nindi adik Mas Kevin akan melahirkan. Sebenarnya ini anak yang kedua Nindi sempat keguguran.


Setelah semua selesai Tiara memutuskan untuk ikut menjemput Kevin pergi ke stasiun. sebenarnya Tiara juga merasa takut dengan Ayah Rudi karena hingga detik ini beliau masih belum merestui hubungan kita.


Kita sampai di stasiun tepat waktu karena kedua orang tua Kevin barusan juga turun dari kereta.


Tiara mencium tangan Mama Aisyah namun Mama Aisyah membalasnya dengan sebuah pelukan. Tiara juga mengajak Ayah Rudi untuk bersalaman namun beliau menolaknya.


Astaghfirullah sebenci itulah Ayah denganku hingga sampai saat ini masih juga belum bisa menerimaku, gumam Tiara.


Tiara tetap mencoba tenang dan tetap tersenyum melihat perilaku Ayah Rudi. Kevin yang melihat kejadian barusan mencoba untuk menggandeng Tiara. Kevin tahu jika hati Tiara saat ini pasti sedang sakit sekali.


Sepanjang perjalanan mereka hanya diam saja. Hanya terdengar suara musik yang terdengar begitu lirih. Namun tak lama Mama Aisyah memulainya percakapan.


"Vin, kalian kapan punya anak? Ibu sudah tak sabar memiliki cucu", tanya Mama Aisyah.


"Ya pengennya secepatnya Ma, namun belum dikasih yah sudah ditunggu saja Mas", ucap Kevin.


"Coba deh kamu sama Tiara periksa dan mencoba program hamil".


"Meskipun program hamil ya percuma jika orangnya mandul", sahut Ayah Rudi.


"Husss...... kalo ngomong sembari saja kamu itu Yah", ucap Mama Aisyah kepada suaminya.


Astaghfirullah tega sekali Ayah Mas Rudi bilang seperti ini. Sakit sekali rasanya hatiku, gumam Tiara dalam hatinya.


Kevin sesekali melihat dikaca spion diatasnya. Dia sepertinya tahu jika Tiara sedang sedih dan sakit hati.

__ADS_1


Tiara mencoba tetap tersenyum untuk menutupi rasa sedihnya akibat perkataan Ayah Mas Rudi barusan.


__ADS_2