Singgah Tanpa Sengaja

Singgah Tanpa Sengaja
Akhirnya Bisa Rukun


__ADS_3

Malam ini adalah malam pertama kali selama aku hidup dengan mas Kevin tidur di rumah mertuaku. Ini pertama kalinya juga mertuaku menyuruhku untuk tidur di rumahnya.


rasanya begitu senang sekali setelah bertahun-tahun baru kali ini Aku merasa diterima di keluarga ini. Tiara per monolog pada dirinya sendiri sambil tersenyum dan menatap langit-langit kamar Kevin.


"Ra, kamu kenapa tersenyum sendirian", ucap Kevin.


"Lagi senang saja. Kamu tahu Mas ini adalah malam pertama Aku tidur dirumah kamu setelah hampir tiga tahun menikah", jawab Tiara.


"Apa malam pertama? Ayo kita lakukan sekarang", jawab Kevin sambil menggoda Tiara.


"Nggak Mau Mas, Aku kemaren sama hari ini lupa belum minum Pil K* nanti jika hamil lagi gimana?".


"Ya enggak apa-apa Ra, Biar Azzam punya adek. Enak ada temannya bermain. Yuk sekarang mumpung Azzam sedang tidur pulas, ini juga sudah tengah malam. Ayah sama Mama pasti juga sudah tidur".


"Enggak mau Mas, Besok saja setelah aku minum pil".


"Ayolah mumpung Mas sudah libur lama, pasti ini kualitas terbaik".


"Enggak mauuuuuuu", ucap Tiara sambil menarik selimutnya.


Kevin terus mencoba merayu Tiara malam ini. Terlihat Kevin menatap langit-langit kamarnya, Dia mencoba berpikir bagaimana untuk merayu Tiara.


Kevin akhirnya tidur disamping Tiara dan memeluknya dari belakang. Tangan Kevin mulai kemana-mana, mengel** seluruh tubuh Tiara.


Tiara terus saja meronta-ronta namun apa daya bandanya yang kecil membuat Dia akhirnya pasrah. Kevin mulai mengangkat Tiara dan Tidur dilantai bawah yang beralaskan kasur lipat. Mereka memang sengaja melakukan itu dibawah karena ada Azzam yang sedang tidur diatas kasur.


Kevin mulai melakukan itu malam ini. Tiara masih merasa kesakitan karena Kevin memasukkannya secara langsung.


"Mas..... pelan-pelan donk, sakit tahu", ucap Tiara.


"Iyah Maaf sayang, Aku kira ini malam pertama kita", jawab Kevin.


Kevin mengulang semua dari awal, hingga keduanya mencapai dititik puncaknya. Kevin dan Tiara akhirnya menyatukan milik mereka dan Kevin


mengeluarkan semua miliknya didalam.


"Lo Mas kok dimasukkan didalam?", ucap Tiara.


"Iyah nggak apa-apa donk sayang. Jika kamu hamil kan Mas juga tanggung jawab", jawab Kevin sambil tersenyum puas.


"Tapi Azzam itu masih kecil, Aku juga belum siap. Ah ..... kamu menyebalkan Mas".


Tiara berdiri dan bergegas membersihkan dirinya. Setelah selesai Tiara kembali lagi ke kamar namun ternyata Kevin sudah tertidur lelap.


Dasar laki-laki selalu saja tertidur setelah melakukan itu, menyebalkan, gumam Tiara sambil mengambil nafas dalam-dalam.


Keesokan harinya Tiara terbangun ketika Azzam menangis meminta susu. Tiara menggendongnya dan mengajaknya kedapur.


Ayah mertuanya menghampiri Tiara karena mendengar tangisan Azzam.


"Lo Azzam sudah bangun. Sini ikut kakek", ucap Ayah Rudi.


"jangan Yah, kaki Ayah kan masih sakit", ucap Tiara.


"Enggak apa-apa Nak, sini biar Ayah ajak jalan-jalan kedepan rumah".


"Iyah terima kasih Yah".


"Iyah Nak sama-sama", jawab Ayah Rudi sambil tersenyum.

__ADS_1


Alhamdulillah senang sekali rasanya, Ayah benar-benar bisa menerima kehadiranku dan Kevin.


Tiara bergegas mandi dan membangunkan suaminya yang masih tidur terlelap.


Mendengar ocehan Tiara yang tiada akhirnya Kevin bangun dan bergegas mandi dan sholat.


"Sayang, Azzam dimana? Dari tadi Aku tidak melihatnya", ucap Kevin.


"Tadi diajak ayah jalan-jalan keluar, coba kamu lihat Mas kasihan ayah kan kakinya masih sakit", jawab Tiara.


Kevin berjalan keluar rumah untuk mencari Azzam dan Ayahnya. namun Kevin tidak menemukannya di sekitaran rumah bahkan Mama Aisyah juga tidak ada di rumah.


Kevin kembali di rumah dan melihat sebuah motornya tidak ada.


Mungkin diajak ayah dan Mama jalan-jalan, gumam Kevin sambil menenangkan hatinya.


Tak lama Tiara menghampiri Kevin yang duduk diteras rumah.


"Mana Azzam Mas?", ucap Tiara.


"Enggak tahu Ra, Mama sama Ayah juga tidak ada. Motor digarasi juga tidak ada satu", jawab Kevin.


"Kamu kan punya CCTV Mas, coba kamu lihat. Oh ya kamu mau kopi?".


"Oh ya pinter kamu, Aku aja baru ingat. Iyah buatin kopi susu saja".


Kevin berdiri dan berjalan beriringan dengan Tiara. Mereka saling bercanda bahkan Tiara sempat melompat dipunggung Kevin.


Setelah selesai membuat kopi, Tiara menghampiri Kevin dan mengajaknya duduk diteras rumah. Mereka besrsantai berdua diteras rumah.


"Gimana Mas, kamu lihat CCTV barusan?", ucap Tiara.


"Ayo kita juga kesana Mas, Aku malas masak, kita beli lauk disana. Masih ada motor satu lagi kan digarasi rumah".


"Iyah bentar, Aku habisin kopinya dulu sambil menikmati suasana pacaran sama kamu he.... he...".


"Preeetttt...... Ayo cepetan, kita pacaran naik motor saja Mas. Aku ganti baju dulu".


Beberapa saat setelah Tiara berganti baju, Kevin mulai mengeluarkan motornya dan menutup semua pintu rumahnya. namun tiba-tiba Mama dan Ayah datang dengan menggendong Azzam dan membawa banyak sekali makanan dan mainan.


"Lo Mas Azzam sudah pulang. Gagal donk jalan-jalannya", ucap Tiara.


"Ya Azzam diajak lagi saja". jawab Kevin.


"Lo Kalian mau kemana?", tanya Mama Aisyah.


"Mau cari lauk Ma, sama nyariin Azzam", jawab Tiara.


"Lo Mama sudah beli banyak tapi jika kalian ingin jalan-jalan juga tidak apa-apa. Azzam biar dirumah, kasihan dia tidur".


"Iyah Ma".


Kevin dan Tiara jalan-jalan di pasar pagi. di pasar ini sangat ramai pembeli meskipun bukan hari Minggu. Banyak sekali penjual makanan jadi maupun ikan dan ayam yang masih segar. Setelah membeli beberapa buah dan bakso pinggir jalan. Akhirnya Kevin dan Tiara memutuskan untuk pulang.


Namun sesampainya di rumah Tiara melihat mobil ayahnya sudah terparkir di depan rumah Kevin.


"Lo ini mobilnya Ayah ngapain disini", ucap Tiara.


"Ya nggak tahu lah ayo kita masuk saja, cepat", jawab Kevin.

__ADS_1


Mereka segera masuk kedalam rumah dan mendapati Mama Dian dan Ayah Putra sudah duduk diruang tamu.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam".


"Lo Mama sama Ayah ngapain pagi-pagi kesini", ucap Tiara.


"Mau Ajakin Azzam pergi ke Taman Safari, sekalian jenguk Ayah mertua kamu", ucap Ayah Putra


"Lo Azzam juga mau saya ajak ke kebun binatang Pak", sahut Ayah mertua.


Tiara dan Kevin saling memandang dan tersenyum kecut.


"Kita ke taman safari saja lebih bagus dan banyak hewannya. Pak Rudi sama Aisyah juga boleh ikut naik mobil saya".


"Naik mobil saya saja, kita ke kebun binatang lebih dekat. Kasihan Azzam jika jauh-jauh".


Ah ini bisa-bisa jadi perang dunia lagi, padahal mereka baru saja baikan, gumam Tiara dalam hatinya.


Akhirnya Kevin menengahi mereka. Kevin membuat undian karena mereka berdua tidak mau mengalah. Mereka saling berebut Azzam.


Setelah diundi akhirnya keputusan akan pergi ke taman safari. Semua akhirnya setuju dengan keputusan itu meskipun Ayah Rudi sebenarnya masih tidak rela.


"Kita pakai mobil sendiri-sendiri saja", ucap Ayah Rudi.


"Iyah nggak apa-apa nanti Azzam biar sama saya", jawab Ayah Putra.


"Ya sama saya dong Pak, kan Azzam hari ini tidurnya dirumah saya".


"La justru karena Azzam sudah tidur disini jadi sekarang biar sama saya biar adil".


"Sudah..... sudah..... pakai mobil satu saja cukup", sahut Mama Aisyah.


"Pakai mobil saya saja", jawab ayah Putra dan Ayah Rudi berbarengan.


kok jadi rebutan gini yah, gumam Kevin.


"Pakai mobil saya saja, kan saya sudah jemput kalian", ucap Ayah Putra.


"Ya enggak apa-apa pakai mobil saya lebih bagus dan luas".


"Mobil saya juga bagus, baru tiga tahun yang lalu saya beli".


"Sudah.... ini Ayah-ayah gimana sih dari tadi berebut. gini aja, karena tadi sudah ke taman safari pilihan Ayah Putra, jadi kita pakai mobilnya Ayah Rudi. Adil kan?". sahut Kevin untuk menengahi mereka.


"Iyah Vin gitu saja biar adil", sahut Mama Dian.


"Ya sudah ayo kita bersiap-siap dulu".


Kevin dan Tiara bersiap-siap dan memandikan Azzam terlebih dulu. Setelah selesai memandikan Azzam kini giliran Kevin yang memakaikan bajunya.


"Mas, Aku bahagia deh. Akhirnya orang tua kita bisa sedikit rukun meskipun mereka masih berbeda pendapat. Mereka seperti anak kecil ya berebut Azzam", ucap Tiara.


"Iyah Aku senang sekaligus sumpek ketika melihat mereka berdebat yang tiada henti. Nanti pasti disana mereka juga akan berbeda pendapat lagi, dan berebut lagi", jawab Kevin.


Setelah semua siap, Kevin, Tiara dan Azzam menuju keruang tamu. Namun hal yang tak terduga terjadi. Mereka terlihat begitu rukun dan bercanda bareng.


Alhamdulillah semoga hubungan baik ini akan selamanya, gumam Tiara sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


__ADS_2